RADAR SURABAYA – Spanyol dan Belgia akan saling berhadapan dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Sabtu (11/7) pukul 02.00 WIB.
Duel sesama kekuatan Eropa ini menjadi salah satu pertandingan paling dinanti karena mempertemukan dua tim yang sedang berada dalam performa terbaik.
Pemenang laga ini akan melaju ke semifinal dan menghadapi Prancis yang pada laga perempat final lainnya, Jumat pagi WIB mengalahkan Maroko dua gol tanpa balas.
Spanyol datang dengan modal yang sangat meyakinkan. Tim asuhan Luis de la Fuente belum sekalipun kebobolan sepanjang Piala Dunia 2026.
La Roja juga mencatat enam clean sheet beruntun di Piala Dunia, sebuah rekor yang menunjukkan kokohnya lini pertahanan mereka.
Perjalanan Spanyol menuju perempat final berlangsung mulus. Setelah menjadi juara Grup H, mereka menyingkirkan Austria sebelum mengalahkan Portugal pada babak 16 besar.
Gol dramatis Mikel Merino pada menit-menit akhir memastikan kemenangan atas rival sesama Semenanjung Iberia tersebut.
Kini, Spanyol hanya membutuhkan tiga kemenangan lagi untuk mengulang sejarah manis saat menjuarai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Tak hanya tampil solid di lini belakang, Spanyol juga memiliki rekor impresif di bawah Luis de la Fuente.
Juara Euro 2024 itu selalu lolos dalam enam pertandingan fase gugur turnamen besar yang dijalaninya bersama sang pelatih.
Secara historis, La Roja juga lebih dominan atas Belgia. Mereka memenangi sembilan dari 11 pertemuan terakhir melawan Setan Merah sejak Euro 1980.
Namun, kedua tim terakhir bertemu hampir satu dekade lalu sehingga rekor tersebut belum tentu menjadi jaminan.
Di sisi lain, Belgia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah bangkit dari keterpurukan beberapa tahun terakhir.
Setelah gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2022, banyak pihak menilai era generasi emas Belgia telah berakhir.
Namun, di bawah arahan Rudi Garcia, Setan Merah justru menjelma menjadi salah satu tim paling konsisten dengan catatan belum terkalahkan dalam 18 pertandingan.
Belgia menutup fase grup sebagai juara Grup G sebelum menyingkirkan Senegal 3-2 melalui gol dramatis kapten Youri Tielemans pada masa injury time.
Mereka kemudian tampil luar biasa saat menghancurkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor 4-1 pada babak 16 besar.
Keputusan Rudi Garcia mencadangkan Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, dan Romelu Lukaku sempat mengundang kritik.
Namun, strategi tersebut terbukti efektif. Charles De Ketelaere mencetak dua gol, Hans Vanaken menyumbang satu gol, sementara Lukaku kembali mencetak gol setelah masuk dari bangku cadangan.
Produktivitas Belgia juga patut diperhitungkan. Mereka rata-rata mencetak lebih dari 2,5 gol per pertandingan sepanjang turnamen.
Meski demikian, Belgia menghadapi masalah di lini tengah setelah Amadou Onana mengalami cedera ligamen lutut anterior (ACL).
Kehilangan gelandang bertahan tersebut bisa menjadi keuntungan bagi Spanyol yang dikenal sangat dominan dalam penguasaan bola.
Kabar Tim
Luis de la Fuente diperkirakan mempertahankan mayoritas pemain yang tampil saat mengalahkan Portugal.
Baca Juga: Norwegia vs Inggris: Menurut Haaland Semua Tekanan Ada di The Three Lions, Norwegia Santai
Persaingan hanya terjadi di lini tengah antara Marcos Llorente, Fabián Ruiz, dan Mikel Merino untuk memperebutkan satu posisi starter.
Nico Williams kemungkinan kembali memulai pertandingan dari bangku cadangan karena belum sepenuhnya pulih dari cedera otot adduktor.
Di lini depan, Mikel Oyarzabal menjadi andalan setelah mencatat 23 kontribusi gol dalam 17 kali menjadi starter bersama tim nasional Spanyol.
Sementara itu, Belgia diprediksi tetap mengandalkan Charles De Ketelaere sebagai penyerang utama.
Romelu Lukaku kemungkinan kembali dimainkan sebagai supersub setelah mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut sebagai pemain pengganti.
Kevin De Bruyne berpeluang kembali masuk ke starting XI setelah diistirahatkan pada laga sebelumnya.
Prediksi Susunan Pemain
Spanyol (4-2-3-1):
Unai Simón; Pedro Porro, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Álex Baena; Mikel Oyarzabal.
Belgia (4-2-3-1):
Thibaut Courtois; Timothy Castagne, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper; Hans Vanaken, Youri Tielemans; Dodi Lukebakio, Kevin De Bruyne, Leandro Trossard; Charles De Ketelaere.
Prediksi Hasil Pertandingan
Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat. Belgia memiliki lini depan yang produktif, tetapi Spanyol tampil luar biasa dalam bertahan dan sangat efektif mengontrol permainan melalui penguasaan bola.
Jika mampu mempertahankan disiplin lini belakang, La Roja berpeluang mengamankan kemenangan tipis sekaligus memperpanjang rekor nirbobol mereka.
Prediksi Skor: Spanyol 1-0 Belgia.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan