RADAR SURABAYA – Kepercayaan diri media Meksiko menjelang duel babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Inggris semakin tinggi.
Laporan Dailymail, sejumlah surat kabar nasional bahkan menyebut Timnas Meksiko memiliki peluang besar menyingkirkan skuad asuhan
Thomas Tuchel dengan memanfaatkan kelemahan pertahanan Inggris dan faktor ketinggian Stadion Azteca.
Laga babak 16 besar Meksiko vs Inggris akan digelar pada Senin (6/7) pukul 07.00 WIB.
Inggris memastikan langkah ke babak 16 besar setelah menang dramatis 2-1 atas Republik Demokratik Kongo.
Sempat tertinggal melalui gol Brian Cipenga pada awal pertandingan, The Three Lions bangkit lewat dua gol kapten Harry Kane pada menit-menit akhir.
Meski lolos, performa Inggris dinilai belum meyakinkan. Kondisi itu membuat media Meksiko optimistis El Tri mampu melaju ke perempat final, mengulang keberhasilan saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1970 dan 1986.
Salah satu kolumnis harian El Universal menilai Meksiko harus memanfaatkan keunggulan bermain di Stadion Azteca yang berada sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut.
Menurutnya, Inggris harus dipaksa terus berlari agar stamina mereka terkuras, terutama melalui serangan dari kedua sisi lapangan yang digerakkan Roberto Alvarado dan Julian Quinones.
"Selama Meksiko menguasai bola dan memaksa Inggris berlari, terutama di sektor sayap, mereka akan semakin kelelahan," tulisnya.
Media tersebut juga menyebut lini belakang Inggris sebagai titik lemah yang bisa dimanfaatkan.
Gelandang muda Gilberto Mora diyakini mampu menciptakan umpan-umpan terobosan bagi Raul Jimenez untuk mengancam gawang Jordan Pickford.
Selain itu, atmosfer Stadion Azteca dipandang sebagai senjata tambahan bagi tuan rumah.
"Dukungan suporter harus benar-benar terasa sehingga kenangan buruk Inggris di masa lalu kembali menghantui mereka," tulis media tersebut.
Jiménez Punya Rekor Bagus Hadapi Pickford
Media Meksiko juga menyoroti catatan Raul Jimenez saat menghadapi Jordan Pickford di Liga Inggris.
Penyerang yang pernah memperkuat Wolverhampton Wanderers dan Fulham itu telah enam kali menjebol gawang Pickford, lebih banyak dibandingkan saat menghadapi kiper lain.
Baca Juga: Portugal vs Kroasia: Saatnya Cristiano Ronaldo Menjawab Keraguan di Panggung Piala Dunia 2026
Meski demikian, El Universal mengingatkan Meksiko tetap harus mewaspadai Harry Kane dan Jude Bellingham yang dinilai menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan El Tri.
Koordinator olahraga El Universal, Daniel Blumrosen, memprediksi pertandingan berlangsung ketat, tetapi tetap menjagokan Meksiko menang tipis.
Saya memprediksi Meksiko menang 1-0. Namun, pertandingan ini akan lebih sulit dibandingkan saat melawan Ekuador karena Inggris memiliki kualitas pemain yang lebih baik.
Jika Ekuador hanya memiliki dua atau tiga pemain kreatif, Inggris memiliki sembilan." Ujarnya.
Ia menambahkan sebagian besar pemain Inggris belum terbiasa bermain di ketinggian lebih dari 2.000 meter karena selama turnamen mereka bertanding di kota-kota dengan elevasi yang jauh lebih rendah.
Menurut Blumrosen, kombinasi stadion, dukungan suporter, kondisi ketinggian, serta performa Meksiko saat ini menjadi modal besar untuk mengalahkan Inggris.
Milenio: Inggris Bisa Dipaksa Tampil Tidak Nyaman
Media lain, Milenio, mengakui kualitas individu Inggris berada di level tertinggi.
Namun, mereka menilai The Three Lions dapat dibuat kesulitan jika Meksiko bermain agresif sejak menit pertama.
Menurut mereka, Inggris kerap kehilangan ritme ketika mendapat tekanan tinggi atau tertinggal lebih dahulu.
Karena itu, Meksiko diminta menekan sejak awal pertandingan, mencetak gol cepat, dan mempertahankan organisasi pertahanan yang disiplin agar mampu mengimbangi permainan tim asuhan Thomas Tuchel.
Thomas Tuchel Akui Meksiko Diuntungkan Faktor Ketinggian
Menjelang pertandingan, pelatih Inggris, Thomas Tuchel juga mengakui Meksiko memiliki keuntungan besar karena bermain di Stadion Azteca.
"Ini akan menjadi salah satu pertandingan terbaik. Namun, kami tidak mungkin beradaptasi dengan ketinggian dalam waktu singkat. Itu keuntungan besar bagi Meksiko," kata Tuchel.
Pelatih asal Jerman itu menegaskan timnya harus menerima kondisi tersebut dan berusaha tampil sebaik mungkin meski menghadapi tantangan fisik yang tidak ringan.
Pertandingan ini juga menjadi momen bersejarah bagi Inggris karena kembali bermain di Stadion Azteca, tepat 40 tahun setelah kekalahan kontroversial 1-2 dari Argentina pada perempat final Piala Dunia 1986.
Laga tersebut dikenang sebagai pertandingan yang melahirkan dua gol legendaris Diego Maradona, yakni gol "Tangan Tuhan" (Hand of God) dan gol solo run spektakuler yang hingga kini dianggap sebagai salah satu gol terbaik dalam sejarah sepak bola.
Apabila mampu melewati ujian di Stadion Azteca, Inggris akan menjaga peluang meraih gelar juara Piala Dunia 2026.
Sebaliknya, Meksiko bertekad memanfaatkan dukungan puluhan ribu suporter dan keuntungan bermain di dataran tinggi untuk menciptakan kejutan besar di hadapan publik sendiri.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan