Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Prediksi Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Pengalaman Granit Xhaka Jadi Senjata Utama Swiss ke Babak 16 Besar

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 2 Juli 2026 | 23:52 WIB
Granit Xhaka jadi andalan Swiss menghadapi Aljazair. (BBC)
Granit Xhaka jadi andalan Swiss menghadapi Aljazair. (BBC)

RADAR SURABAYA – Prediksi Swiss vs Aljazair pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 mengarah pada duel yang berlangsung sengit. Pertandingan akan digelar di BC Place, Vancouver, Jumat, 3 Juli 2026, pukul 10.00 WIB.

Swiss datang dengan status juara Grup B setelah mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.

Sementara itu, Aljazair memastikan tiket ke fase gugur sebagai peringkat ketiga Grup J dengan raihan empat poin.

Bagi Aljazair, keberhasilan lolos ke fase gugur sudah menjadi pencapaian bersejarah karena baru kedua kalinya mereka berhasil menembus babak knockout Piala Dunia.

Swiss justru memiliki target lebih tinggi. Tim berjuluk Nati itu ingin melanjutkan tradisi lolos ke babak 16 besar untuk keempat kalinya secara beruntun.

Baca Juga: Portugal vs Kroasia: Saatnya Cristiano Ronaldo Menjawab Keraguan di Panggung Piala Dunia 2026

Swiss Tampil Konsisten di Fase Grup

Performa Swiss sepanjang fase grup layak mendapat apresiasi. Tim asuhan Murat Yakin menutup fase grup dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Kemenangan paling berkesan diraih saat menundukkan tuan rumah Kanada dengan skor 2-1.

Dalam laga tersebut, Swiss mampu mengendalikan permainan hampir sepanjang pertandingan meski sempat mendapat tekanan pada menit-menit akhir.

Produktivitas lini depan juga meningkat signifikan. Swiss mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan tiga kali selama fase grup, lebih baik dibandingkan penampilan mereka di Piala Dunia 2022.

Catatan tersebut memperpanjang tren positif Swiss yang tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan kompetitif terakhir.

Dari rentetan itu, mereka meraih enam kemenangan dan hanya sekali kebobolan lebih dari satu gol dalam 14 pertandingan terakhir di semua ajang.

Pengalaman tampil di turnamen besar menjadi modal penting bagi Granit Xhaka dan kawan-kawan untuk menghadapi tekanan di fase gugur.

Aljazair Bertekad Ukir Sejarah Baru

Aljazair lolos ke babak 32 besar setelah bermain imbang dramatis 3-3 melawan Austria pada laga terakhir fase grup.

Baca Juga: Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 Resmi Bergulir di Surabaya, Jadi Langkah Besar Cetak Atlet Timnas

Hasil tersebut memastikan The Desert Warriors melaju ke fase gugur untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 2014.

Kala itu, Aljazair memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya menyerah 1-2 dari Jerman, yang kemudian keluar sebagai juara dunia.

Kini, skuad asuhan Vladimir Petkovic ingin menciptakan sejarah baru dengan melangkah lebih jauh.

Performa mereka juga cukup menjanjikan. Dalam tujuh pertandingan terakhir, Aljazair hanya sekali menelan kekalahan, yakni saat dibungkam Argentina dengan skor 0-3.

Meski demikian, rekor pertemuan tidak berpihak kepada wakil Afrika tersebut. Dalam dua pertemuan sebelumnya melawan Swiss, Aljazair selalu menelan kekalahan.

Kabar Tim Swiss vs Aljazair

Swiss kemungkinan hanya kehilangan bek kanan Silvan Widmer yang masih menjalani pemulihan cedera pinggul.

Apabila belum fit, Luca Jaquez diperkirakan mengisi posisi bek kanan. Nico Elvedi dan Manuel Akanji tetap menjadi andalan di jantung pertahanan.

Di lini tengah, Granit Xhaka akan berduet dengan Remo Freuler, sementara Johan Manzambi berpeluang menjadi kreator serangan di belakang Breel Embolo.

Di kubu Aljazair, Mohamed El Amine Amoura diragukan tampil akibat cedera.

Jika absen, Riyad Mahrez akan memimpin lini depan bersama Ibrahim Maza, Fares Chaibi, dan Amine Gouiri.

Nabil Bentaleb diperkirakan tetap menjadi jangkar lini tengah untuk melindungi duet bek Aissa Mandi dan Ramy Bensebaini.

Prediksi Susunan Pemain

Swiss (4-2-3-1):

Kobel; Jaquez, Elvedi, Akanji, Rodriguez; Freuler, Xhaka; Sow, Manzambi, Vargas; Embolo.

Aljazair (4-2-3-1):

 Zidane; Belghali, Mandi, Bensebaini, Ait-Nouri; Boudaoui, Bentaleb; Mahrez, Maza, Chaibi; Gouiri.

Prediksi Swiss vs Aljazair

Pertandingan diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim memiliki organisasi permainan yang disiplin.

Namun, pengalaman Swiss tampil di berbagai turnamen besar dinilai menjadi faktor pembeda.

Sosok Granit Xhaka sebagai pemimpin di lini tengah diperkirakan mampu mengendalikan tempo permainan sekaligus membantu tim memanfaatkan peluang.

Di sisi lain, Aljazair memiliki kecepatan serangan balik yang dapat merepotkan pertahanan Swiss.

Riyad Mahrez dan Amine Gouiri berpotensi menjadi ancaman apabila memperoleh ruang.

Meski begitu, kualitas pertahanan serta pengalaman skuad Swiss diperkirakan cukup untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Prediksi Skor: Swiss 2-1 Aljazair

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Swiss vs Aljazair #Granit Xhaka #Piala Dunia 2026