RADAR SURABAYA – Legenda sepak bola Inggris, Alan Shearer, mendesak para pemain sayap Timnas Inggris tampil lebih kreatif dan tidak mudah ditebak saat menghadapi
Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7) pukul 23.00 WIB.
Menurut Shearer, performa lini sayap menjadi salah satu aspek yang harus segera dibenahi apabila Inggris ingin melangkah jauh dalam turnamen.
Skuad asuhan Thomas Tuchel memang berhasil lolos sebagai juara grup. Namun, penampilan mereka menuai kritik setelah kesulitan menciptakan peluang saat menghadapi Ghana dan Panama.
Inggris hanya bermain imbang tanpa gol melawan Ghana, lalu membutuhkan lebih dari satu jam untuk membongkar pertahanan Panama sebelum akhirnya menang 2-0.
Baca Juga: Belgia vs Senegal: Belgia Belum Meyakinkan, Mampukah Singkirkan Senegal di 32 Besar?
Menghadapi RD Kongo, tantangan diprediksi tidak akan jauh berbeda. Wakil Afrika tersebut dikenal disiplin bertahan dan berbahaya melalui serangan balik, seperti saat menahan Portugal 1-1 pada fase grup.
Shearer Soroti Performa Para Winger
Sorotan Shearer tertuju kepada empat pemain sayap Inggris, yakni Bukayo Saka, Marcus Rashford, Noni Madueke, dan Anthony Gordon.
Ia menilai keempat pemain tersebut belum memperlihatkan kualitas terbaiknya sepanjang fase grup.
"Masih ada peningkatan yang bisa ditunjukkan semua pemain sayap kami. Kami belum melihat kemampuan terbaik mereka," ujar Shearer.
Shearer mengakui menghadapi tim yang bermain sangat bertahan bukan perkara mudah. Namun, pemain berkualitas harus mampu menemukan solusi untuk membuka ruang.
Menurutnya, para winger Inggris terlalu sering melakukan pola serangan yang sama, yakni memotong ke tengah sebelum melepaskan umpan silang, sehingga mudah diantisipasi lawan.
Rashford dan Saka Tetap Layak Jadi Starter
Meski mengkritik performa lini sayap, Shearer tetap mendukung Tuchel mempertahankan Rashford dan Saka sebagai starter.
Ia menilai keduanya memiliki kemampuan menyerang dari sisi luar maupun masuk ke area tengah sehingga seharusnya dapat lebih fleksibel saat menghadapi pertahanan rapat.
"Rashford bisa bermain dari luar maupun masuk ke tengah. Begitu pula Saka. Mereka harus memadukan kedua cara tersebut agar permainan Inggris tidak mudah ditebak," katanya.
Shearer juga berharap Inggris tampil lebih berani mengambil risiko dibandingkan saat menghadapi Ghana maupun Panama.
Menurutnya, permainan Inggris sejauh ini masih terlalu lambat, terlalu aman, dan minim variasi sehingga memudahkan lawan menutup ruang.
Peluang Inggris ke Babak 16 Besar
Kemenangan atas RD Kongo akan mengantarkan Inggris ke babak 16 besar. Di fase tersebut, The Three Lions telah ditunggu tuan rumah bersama, Meksiko, yang sebelumnya memastikan kelolosan usai mengalahkan Ekuador dengan skor 2-0.
Laga babak 16 besar nantinya dijadwalkan berlangsung di Stadion Azteca, salah satu stadion ikonik yang menjadi venue Piala Dunia 2026.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan