Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Maroko Hancurkan Mimpi Belanda! Saibari Jadi Pahlawan, Oranje Tersingkir Tragis di Piala Dunia 2026

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 30 Juni 2026 | 12:52 WIB
Ismael Saibari jadi pahlawan kemenangan Maroko atas Belanda. (The Guardian/Carl Racine/Getty Images)
Ismael Saibari jadi pahlawan kemenangan Maroko atas Belanda. (The Guardian/Carl Recine/Getty Images)

RADAR SURABAYA – Maroko menciptakan kejutan besar di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan menyingkirkan De Oranje Belanda melalui drama adu penalti.

 Ismael Saibari menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol penentu dalam kemenangan 3-2 pada adu penalti, usai kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit di Estadio BBVA, Selasa (30/6) pagi WIB.

Hasil ini memastikan Maroko melaju ke babak 16 besar sekaligus mengakhiri kiprah Belanda lebih cepat dari biasanya.

Kekalahan tersebut menjadi pencapaian terburuk Oranje dalam sejarah partisipasi mereka di Piala Dunia, setelah sebelumnya selalu mampu menembus setidaknya babak 16 besar dalam delapan penampilan terakhir.

Laga berlangsung sengit sejak menit awal. Meski kedua tim saling menciptakan peluang, kebuntuan baru pecah pada menit ke-72

ketika Cody Gakpo membawa Belanda unggul. Gol tersebut lahir berkat umpan matang Crysencio Summerville.

Baca Juga: Orlando Gill Bungkam Kritik Chilavert, Jadi Pahlawan Paraguay Singkirkan Jerman di Piala Dunia 2026

Selepas mencetak gol, Gakpo tak mampu membendung emosinya. Rekan-rekan setimnya berlari ke lapangan untuk memeluk penyerang berusia 27 tahun itu yang menangis haru. 

Belum lama ini, Gakpo bersama pasangannya, Noa van der Bij, mengumumkan kabar duka setelah kehilangan calon buah hati mereka.

Saat kemenangan Belanda sudah di depan mata, Maroko menunjukkan mental baja. Pada menit ke-91, Issa Diop berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan memanfaatkan umpan silang panjang Chemsdine Talbi.

Gol tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Selama 30 menit tambahan, kedua tim gagal menciptakan peluang bersih yang mampu mengubah skor. Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam babak tos-tosan, skor sempat imbang 2-2 setelah empat penendang dari masing-masing tim menuntaskan tugasnya.

Baca Juga: Belanda vs Maroko: Laga Derby yang Terlahir dari Sejarah Migrasi, Siapa Melaju ke 16 Besar?

Momen krusial terjadi ketika kiper Maroko, Yassine Bounou, melakukan penyelamatan gemilang terhadap tendangan Crysencio Summerville dengan tangan kirinya.

Peluang itu dimanfaatkan Ismael Saibari yang menjadi eksekutor terakhir Maroko. Tendangannya mengarah ke pojok kiri bawah gawang, sementara Bart Verbruggen bergerak ke arah sebaliknya. Maroko pun memastikan kemenangan 3-2 dalam adu penalti.

Laga ini juga menjadi pertandingan kedua di babak gugur Piala Dunia 2026 yang harus ditentukan melalui adu penalti. Sebelumnya, Paraguay lebih dulu menyingkirkan Jerman dengan cara yang sama.

Pertemuan Maroko melawan Belanda sejatinya merupakan salah satu duel paling bergengsi di babak 32 besar. 

Kedua tim datang dengan status penghuni papan atas peringkat FIFA, di mana Maroko berada di posisi keenam dunia, sedangkan Belanda menempati peringkat ketujuh.

Kemenangan ini mempertegas status Maroko sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.

Setelah mencetak sejarah dengan mencapai semifinal Piala Dunia edisi sebelumnya, Atlas Lions kini kembali menjaga asa untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.(rak) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#belanda vs maroko #maroko #Ismael Saibari #Perempatfinal