RADAR SURABAYA– Austria dan Aljazair bermain imbang 3-3 dalam laga yang penuh drama pada pertandingan terakhir fase grup Piala Dunia 2026, Minggu (28/6) WIB.
Hasil tersebut menjadi keuntungan bagi kedua tim karena sama-sama memastikan tiket ke babak gugur, sekaligus menyingkirkan Iran dari turnamen.
Pertandingan berlangsung sengit hingga menit-menit akhir. Saat skor masih imbang 2-2, Aljazair tampak puas mempertahankan hasil seri.
Namun, Riyad Mahrez mencetak gol keduanya sekitar satu menit menjelang berakhirnya masa injury time, membawa Aljazair unggul 3-2 dan membuat Austria berada di ambang eliminasi.
Harapan Austria kembali hidup hanya beberapa saat kemudian. Penyerang Sasa Kalajdzic sukses menyundul bola ke gawang
Aljazair untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3 sekaligus memastikan langkah Das Team ke babak gugur.
Dua gol Austria lainnya dicetak oleh Marko Arnautovic dan Marcel Sabitzer. Austria menutup fase grup sebagai runner-up Grup J
di bawah Argentina dan berhasil lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 1982.
Pada babak 32 besar, Austria akan menghadapi juara Eropa, Spanyol, di Los Angeles, Kamis mendatang.
Di kubu Aljazair, selain dua gol Riyad Mahrez, satu gol lainnya disumbangkan Rafik Belghali.
Tim berjuluk Les Fennecs itu menjadi tim Afrika kesembilan dari total 10 wakil benua tersebut yang berhasil melaju ke babak gugur.
Aljazair mengakhiri fase grup di peringkat ketiga, tetapi tetap lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Mereka akan menghadapi Swiss pada babak 32 besar di Vancouver, British Columbia, Kamis malam waktu setempat.
Sementara itu, Iran sebenarnya akan lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik apabila Austria atau Aljazair berhasil memenangkan pertandingan.
Namun, gol penyama kedudukan Kalajdzic pada masa injury time mengubah segalanya dan membuat Team Melli tersingkir dengan cara yang sangat menyakitkan.
Baca Juga: Tabrak Mobil Parkir di Jalan Kenjeran Surabaya, Pengendara Motor Luka Parah
Tiga pertandingan Piala Dunia sebelumnya di Arrowhead Stadium didominasi lautan suporter Argentina dengan warna biru muda, Ekuador dengan warna kuning, dan Belanda dengan warna oranye terang.
Pada laga penutup fase grup kali ini, stadion dipenuhi perpaduan warna hijau Aljazair dan merah khas Austria, serta ribuan warga lokal
yang memanfaatkan kesempatan menyaksikan Piala Dunia dengan harga tiket yang lebih terjangkau.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan