RADAR SURABAYA – Timnas Mesir mencatat sejarah baru di ajang Piala Dunia 2026. Hasil imbang 1-1 melawan Iran pada laga terakhir Grup G memastikan The Pharaohs lolos ke
babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Tambahan satu poin sudah cukup membawa Mesir finis di posisi kedua klasemen Grup G di bawah Belgia.
Sementara itu, Iran gagal mengamankan kemenangan setelah gol pada masa injury time dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR) karena offside.
Belgia memastikan diri menjadi juara Grup G usai membungkam Selandia Baru dengan skor telak 5-1 di Vancouver, British Columbia.
Hasil tersebut memastikan Mesir finis di peringkat kedua Grup G, sedangkan Iran menempati posisi ketiga dan masih harus menunggu kepastian nasib mereka di turnamen.
Selanjutnya, The Pharaohs akan menghadapi Australia di Dallas pada 3 Juli, sementara Belgia, yang keluar sebagai juara Grup G, akan berhadapan dengan Korea Selatan pada 1 Juli.
Mesir langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tim asuhan mereka membuka keunggulan pada menit kelima melalui Mahmoud Saber.
Gol bermula dari aksi brilian Mohamed Salah di dalam kotak penalti yang menciptakan ruang bagi Saber untuk melepaskan tembakan mendatar yang melewati sela kaki kiper Iran, Alireza Beiranvand.
Namun, keunggulan Mesir tidak bertahan lama. Iran mampu menyamakan skor sembilan menit kemudian melalui Ramin Rezaeian yang memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan.
Memasuki babak kedua, kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Baca Juga: Cape Verde Ukir Sejarah, Negara Terkecil yang Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Iran bahkan nyaris mengamankan tiga poin pada menit ke-93 ketika Shoja Khalilzadeh berhasil membobol gawang Mostafa Shobeir.
Akan tetapi, setelah dilakukan pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena Khalilzadeh lebih dulu berada dalam posisi offside. Keputusan itu membuat skor tetap bertahan 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini memastikan Mesir melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sekaligus mengukir sejarah dengan lolos dari fase grup untuk pertama kalinya.
Di sisi lain, Iran masih memiliki peluang untuk melaju ke fase gugur. Namun, mereka tidak lagi menentukan nasib sendiri dan harus
menunggu hasil pertandingan lain untuk mengetahui apakah berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Mesir Cetak Sejarah, Iran Menunggu Kepastian
Keberhasilan Mesir menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola negara Afrika Utara tersebut.
Penampilan solid sepanjang fase grup, ditambah kontribusi penting Mohamed Salah sebagai motor serangan, menjadi kunci keberhasilan mereka menembus babak gugur.
Sementara itu, Iran harus menerima kenyataan pahit setelah kemenangan yang sudah di depan mata sirna akibat keputusan VAR.
Kini Team Melli hanya bisa berharap hasil pertandingan lain berpihak kepada mereka agar tetap bertahan di Piala Dunia 2026.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan