RADAR SURABAYA – Cape Verde mencatat sejarah di Piala Dunia 2026 setelah memastikan lolos ke babak gugur.
Negara kepulauan kecil di lepas pantai barat Afrika itu menjadi negara dengan populasi terkecil yang berhasil menembus fase gugur turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Kepastian tersebut diraih setelah Cape Verde bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup C, Sabtu pagi WIB.
Hasil itu melengkapi tiga pertandingan tanpa kekalahan yang mereka raih pada fase grup.
Pada laga pembuka, Cape Verde secara mengejutkan menahan imbang juara dunia 2010, Spanyol, dengan skor 0-0.
Mereka kemudian bangkit dari ketertinggalan untuk memaksakan hasil imbang 2-2 saat menghadapi Uruguay.
Tambahan satu poin dari pertandingan melawan Arab Saudi membuat Cape Verde mengoleksi tiga poin dan finis di posisi kedua klasemen grup.
Sementara itu, Spanyol keluar sebagai juara grup setelah mengalahkan Uruguay pada pertandingan terakhir.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Cape Verde yang baru menjalani debut di putaran final Piala Dunia.
Meski berstatus tim debutan, mereka mampu bersaing dengan negara-negara yang memiliki tradisi sepak bola lebih kuat.
Di babak 32 besar, Cape Verde akan menghadapi juara bertahan Argentina. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Miami pada 3 Juli 2026.
Lolosnya Cape Verde menjadi salah satu kisah paling inspiratif di Piala Dunia 2026.
Tim berjuluk Blue Sharks membuktikan bahwa semangat juang, disiplin, dan organisasi permainan mampu mengimbangi kekuatan tim-tim elite dunia.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan