Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Prediksi Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Incar Sapu Bersih Grup E

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 25 Juni 2026 | 18:06 WIB
Deniz Undav mungkin jadi starter saat lawan  Ekuador.
Deniz Undav mungkin jadi starter saat lawan Ekuador.

RADAR SURABAYA – Timnas Jerman berpeluang menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan catatan sempurna saat

menghadapi Ekuador pada laga terakhir Grup E di Stadion New York New Jersey, Jumat (26/6) pukul 03.00 WIB.

Der Panzer Jerman sudah memastikan tiket ke babak 32 besar setelah meraih dua kemenangan beruntun.

Sementara itu, Ekuador berada di ujung tanduk dan harus meraih tiga poin untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Pertandingan ini menjadi penentu nasib La Tri sekaligus kesempatan bagi Die Mannschaft untuk menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.

Jerman Belum Terbendung di Grup E

Pasukan Julian Nagelsmann tampil impresif sejak awal turnamen. Setelah menghancurkan Curacao dengan skor 7-1 pada laga pembuka, Jerman kembali menunjukkan mental juara saat menundukkan Pantai Gading 2-1.

Baca Juga: Thapelo Maseko Antar Afrika Selatan Ukir Sejarah, Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026

Kemenangan atas Pantai Gading diraih secara dramatis. Jerman sempat tertinggal sebelum Deniz Undav mencetak dua gol, termasuk gol kemenangan pada menit ke-94.

Penyerang Stuttgart tersebut menjadi salah satu pemain paling menonjol di Piala Dunia 2026.

Dalam dua pertandingan, Undav telah berkontribusi langsung dalam lima gol, yakni tiga gol dan dua assist.

Meski permainan mereka belum sepenuhnya konsisten, Jerman saat ini menjadi tim paling produktif di turnamen dengan koleksi sembilan gol.

Tren positif itu juga memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi 11 laga beruntun di semua kompetisi sejak September tahun lalu.

Jika mampu mengalahkan Ekuador, Jerman akan menyamai rekor kemenangan beruntun terpanjang dalam sejarah tim nasional, yakni 12 pertandingan.

Ekuador Hadapi Misi Berat

Berbeda dengan Jerman, Ekuador justru kesulitan menemukan performa terbaiknya. Tim asuhan Sebastian Beccacece baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan.

Pada laga pertama, Ekuador kalah menyakitkan 0-1 dari Pantai Gading setelah kebobolan pada menit-menit akhir.

Kemudian mereka ditahan imbang tanpa gol oleh Curacao meski mendominasi jalannya pertandingan.

Masalah utama La Tri terletak pada penyelesaian akhir. Saat menghadapi Curacao, mereka melepaskan 27 tembakan, tetapi gagal menghasilkan satu gol pun.

Baca Juga: NTB Tuan Rumah 30 Cabang Olahraga PON XXII 2028, Berikut Daftar Cabor yang Dipertandingkan di NTB

Ketajaman lini depan memang menjadi persoalan yang terus menghantui Ekuador. Sejak Juli 2024, mereka telah mencatat sembilan pertandingan yang berakhir dengan skor 0-0.

Saat ini Ekuador menempati peringkat ketiga Grup E. Hasil imbang kemungkinan besar tidak cukup untuk membawa mereka ke babak berikutnya sehingga kemenangan atas Jerman menjadi harga mati.

Rekor Pertemuan Tidak Memihak Ekuador

Statistik juga tidak berpihak kepada wakil Amerika Selatan tersebut. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Ekuador selalu kalah dari Jerman dengan agregat skor 2-7.

Selain itu, Ekuador terancam menjadi negara Amerika Selatan kedua yang gagal mencetak gol sepanjang fase grup Piala Dunia setelah Bolivia pada edisi 1930 dan 1950.

Situasi tersebut membuat tekanan terhadap skuad Sebastian Beccacece semakin besar menjelang pertandingan penentuan ini.

Kabar Tim Jelang Ekuador vs Jerman

Jerman dipastikan kehilangan bek tengah Nico Schlotterbeck yang mengalami cedera pergelangan kaki dan harus absen hingga akhir turnamen.

Sebagai gantinya, Antonio Rudiger, Waldemar Anton, atau Malick Thiaw berpeluang mengisi posisi di jantung pertahanan.

Nagelsmann juga diperkirakan melakukan rotasi karena timnya sudah memastikan lolos.

 Oliver Baumann berpeluang tampil di bawah mistar, sementara Leon Goretzka, Angelo Stiller, dan Nadiem Amiri berpotensi menjadi starter.

Di lini depan, Deniz Undav berpeluang mendapatkan kesempatan tampil sejak menit pertama menggantikan Kai Havertz setelah tampil gemilang sebagai supersub dalam dua laga sebelumnya.

Sementara itu, Ekuador tidak memiliki masalah cedera. Kapten tim Enner Valencia masih menjadi andalan utama di lini serang.

Penyerang berusia 36 tahun itu hanya membutuhkan satu gol lagi untuk mencapai 50 gol bersama tim nasional Ekuador.

Prediksi Pertandingan Ekuador vs Jerman

Jerman memiliki kualitas skuad, momentum, dan produktivitas gol yang jauh lebih baik dibandingkan Ekuador.

Meski kemungkinan menurunkan beberapa pemain pelapis, Die Mannschaft tetap difavoritkan meraih kemenangan.

Sebaliknya, Ekuador masih kesulitan mencetak gol dan menghadapi lawan dengan lini serang paling tajam di fase grup. (rak) 

Prediksi Susunan Pemain

Ekuador (3-5-2)

Galindez; Ordonez, Pacho, Hincapie; Yeboah, Franco, Moises Caicedo, Vite, Estupinan; Plata, Valencia.

Jerman (4-2-3-1)

Baumann; Anton, Tah, Rudiger, Raum; Goretzka, Stiller; Leweling, Amiri, Beier; Undav.

Prediksi Skor: Ekuador 0-2 Jerman

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Ekuador vs Jerman #Piala Dunia 2026