RADAR SURABAYA - Afrika Selatan mencatat sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0 pada laga terakhir Grup A yang berlangsung di Estadio BBVA Bancomer, Kamis (25/6) WIB.
Kemenangan ini memastikan Bafana Bafana melaju ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka.
Gol semata wayang Afrika Selatan dicetak oleh Thapelo Maseko pada menit ke-63. Penyerang muda tersebut memanfaatkan umpan matang Tshepang Moremi sebelum
melepaskan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi kiper Korea Selatan, Kim Seung-gyu.
Hasil ini membawa Afrika Selatan mengumpulkan empat poin dan finis sebagai runner-up Grup A di bawah Meksiko yang sukses mengalahkan Republik Ceko 3-0.
Pada babak 32 besar, Afrika Selatan dijadwalkan menghadapi tuan rumah Kanada pada 28 Juni mendatang.
Baca Juga: Meksiko Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Sapu Bersih Fase Grup Usai Hancurkan Republik Ceko 3-0
Sementara itu, Korea Selatan harus menunggu hasil dari grup lain untuk mengetahui peluang mereka lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Korea Selatan mengakhiri fase grup dengan koleksi tiga poin.
Afrika Selatan Tampil Disiplin
Korea Selatan sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan. Peluang emas pertama hadir saat laga baru berjalan dua menit melalui sundulan Kim Min-jae.
Namun, bek Afrika Selatan Aubrey Modiba berhasil menyapu bola tepat di garis gawang.
Tak lama berselang, Lee Kang-in memperoleh kesempatan dari dalam kotak penalti, tetapi penyelesaiannya masih melambung di atas mistar.
Afrika Selatan perlahan menemukan ritme permainan. Pada menit ke-19, Thapelo Maseko hampir membuka keunggulan setelah menerima umpan terobosan.
Namun, tekel krusial Lee Ki-hyuk menggagalkan peluang berbahaya tersebut.
Menjelang turun minum, Korea Selatan kembali mendapat tekanan dari lawan. Kiper Kim Seung-gyu harus bekerja keras dengan
melakukan dua penyelamatan beruntun untuk menggagalkan peluang Thalente Mbatha dan Evidence Makgopa.
Gol Maseko Jadi Penentu
Memasuki babak kedua, Korea Selatan memasukkan kapten sekaligus pemain andalan mereka, Son Heung-min, guna meningkatkan daya gedor tim.
Baca Juga: Neymar Menangis Haru Usai Comeback Bersama Brasil, Kembali Tampil Setelah 981 Hari Absen
Meski demikian, lini pertahanan Afrika Selatan tampil disiplin dan mampu meredam berbagai upaya serangan lawan.
Gol yang ditunggu publik Afrika Selatan akhirnya tercipta pada menit ke-63. Tshepang Moremi mengirim umpan akurat ke arah Maseko.
Pemain berusia 22 tahun itu dengan tenang mengontrol bola, menggesernya ke kaki kiri favoritnya, lalu melepaskan tembakan keras mendatar ke sudut kanan bawah gawang.
Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan sekaligus memastikan kemenangan bersejarah bagi Afrika Selatan.
Hugo Broos Bangga dengan Pencapaian Tim
Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya yang berhasil mengukir sejarah baru di panggung sepak bola dunia.
“Ini adalah pengalaman yang luar biasa. Pertandingan berlangsung sangat sulit, tetapi kami bermain dengan baik.
Secara taktis kami tampil sangat disiplin dan membuat Korea Selatan kesulitan menemukan ruang,” kata Broos.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan lolos ke fase gugur merupakan hasil kerja keras yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir.
“Ini momen bersejarah bagi kami. Saya sangat bahagia untuk para pemain. Kami telah bekerja bersama selama lima tahun untuk mencapai titik ini,” ujarnya.
Catatan Bersejarah Afrika Selatan
Keberhasilan lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026 menjadi pencapaian terbaik Afrika Selatan sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang tersebut.
Sebelumnya, Bafana Bafana selalu gagal melewati fase grup pada edisi 1998, 2002, dan 2010.
Kini, Afrika Selatan memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh saat menghadapi Kanada di babak 32 besar.
Dengan performa disiplin dan semangat juang tinggi yang ditunjukkan sepanjang fase grup, Bafana Bafana bertekad melanjutkan kisah bersejarah mereka di Piala Dunia 2026.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan