Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Neymar Menangis Haru Usai Comeback Bersama Brasil, Kembali Tampil Setelah 981 Hari Absen

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 25 Juni 2026 | 09:00 WIB
Neymar menangis usai comeback bersama timnas Brasil di Piala Dunia 2026.(dailymail)
Neymar menangis usai comeback bersama timnas Brasil di Piala Dunia 2026.(dailymail)

RADAR SURABAYA – Momen emosional mewarnai kemenangan timnas Brasil atas Skotlandia dengan skor 3-0 pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026. 

Bintang Selecao, Neymar, tak mampu menahan air mata setelah akhirnya kembali memperkuat negaranya usai absen selama 981 hari akibat cedera panjang.

Penampilan Neymar pada pertandingan yang berlangsung di Miami Stadium, Kamis pagi WIB, menjadi salah satu kisah paling menyentuh di Piala Dunia 2026.

Pemain berusia 34 tahun itu terakhir kali membela Brasil pada Oktober 2023 saat menghadapi Uruguay dalam laga kualifikasi Piala Dunia.

Kala itu, Neymar mengalami cedera serius berupa robek ligamen anterior (ACL) dan meniskus lutut kiri yang membuat kariernya sempat berada di titik terendah.

Baca Juga: Vinicius Junior Bersinar! Brasil Hajar Skotlandia 3-0 dan Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

 Cedera tersebut memaksanya menepi dalam waktu lama dan menjalani proses pemulihan yang tidak mudah.

Neymar Akhirnya Kembali Membela Brasil

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, sempat menjadi sorotan ketika memasukkan Neymar ke dalam skuad Piala Dunia 2026.

Keputusan tersebut menuai pro dan kontra mengingat riwayat cedera sang pemain dalam beberapa tahun terakhir.

Meski sudah masuk skuad, Neymar belum tampil pada dua pertandingan awal fase grup karena masih mengalami masalah pada otot betis.

Namun, Ancelotti akhirnya memberikan kesempatan kepada mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain itu saat Brasil menghadapi Skotlandia.

Neymar masuk menggantikan Matheus Cunha pada menit ke-76 ketika Brasil telah unggul tiga gol tanpa balas.

 Kehadirannya langsung disambut sorak-sorai ribuan pendukung Brasil yang memenuhi stadion.

Setiap sentuhan bola yang dilakukan Neymar mendapat tepuk tangan meriah dari para suporter.

Momen tersebut menjadi bukti bahwa sang pemain masih memiliki tempat spesial di hati publik sepak bola Brasil.

Baca Juga: Maroko Bangkit Taklukkan Haiti 4-2, Rahimi dan Yassine Antar Singa Atlas ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Air Mata Neymar Pecah Setelah Laga Berakhir

Setelah peluit panjang dibunyikan, Neymar terlihat berjalan mengelilingi lapangan untuk menyapa para pendukung.

Saat memberikan penghormatan kepada suporter, emosinya tak terbendung dan ia terlihat menangis.

Tangisan Neymar menggambarkan perjalanan panjang yang harus dilaluinya untuk kembali tampil di level internasional.

Hampir tiga tahun ia berjuang melawan cedera, kritik, dan keraguan banyak pihak mengenai masa depannya bersama timnas Brasil.

Penampilan melawan Skotlandia juga membuat Neymar mencatat sejarah pribadi dengan tampil di empat edisi Piala Dunia berbeda bersama Brasil.

Karier Neymar Sempat Terpuruk Akibat Cedera

Cedera lutut yang dialami Neymar terjadi saat ia baru memulai petualangan bersama klub Arab Saudi, Al Hilal. Akibat cedera tersebut, kontribusinya untuk klub sangat terbatas.

Selama sekitar 18 bulan berseragam Al Hilal, Neymar hanya tampil dalam tujuh pertandingan. Situasi itu berujung pada pemutusan kontrak pada Januari 2025.

Tak lama kemudian, Neymar memutuskan kembali ke klub masa kecilnya, Santos FC. Langkah tersebut menjadi titik awal kebangkitannya.

Bersama Santos, Neymar perlahan menemukan kembali sentuhan terbaiknya. Ia berhasil mencetak 17 gol dan menyumbang delapan assist dalam 43 pertandingan, meski masih beberapa kali mengalami masalah kebugaran.

Ancelotti Yakin Neymar Masih Penting untuk Brasil

Ancelotti menegaskan bahwa pemanggilan Neymar ke Piala Dunia bukan keputusan emosional, melainkan hasil evaluasi panjang yang dilakukan staf pelatih.

"Kami menghabiskan sepanjang tahun untuk menganalisis Neymar. Kami melihat bahwa dalam periode terakhir ia bermain secara konsisten dan berada dalam kondisi fisik yang baik," kata Ancelotti.

Pelatih asal Italia itu juga menilai Neymar masih memiliki kualitas yang dibutuhkan Brasil untuk bersaing di level tertinggi.

"Neymar adalah pemain penting bagi negara ini karena talenta yang selalu ia tunjukkan. Dia sangat dicintai dan kondisi fisiknya terus membaik.

Saat ini dia mampu mempertahankan intensitas permainan yang tinggi," ujar mantan pelatih Real Madrid tersebut.

Keputusan Ancelotti bahkan membuat penyerang Chelsea, Joao Pedro, harus tersingkir dari daftar skuad meski tampil impresif sepanjang musim 2025-2026.

Brasil Lolos ke Babak 32 Besar

Kemenangan atas Skotlandia memastikan Brasil keluar sebagai juara Grup C Piala Dunia 2026. Selecao kini melangkah ke babak 32 besar dengan status salah satu tim favorit juara.

Di fase gugur, Brasil berpeluang menghadapi runner-up Grup F yang masih diperebutkan oleh Jepang, Belanda, atau Swedia.

Bagi Neymar, hasil ini bukan sekadar kemenangan. Comeback setelah 981 hari menjadi simbol perjuangan dan keteguhan seorang pemain yang pernah dianggap telah melewati masa terbaiknya.

Kini, sang ikon Brasil kembali berada di panggung terbesar sepak bola dunia.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#carlo ancelotti #brasil #neymar #Piala Dunia 2026