RADAR SURABAYA – Timnas Maroko menunjukkan mental juara dengan bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Haiti 4-2 pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026, Kamis (25/6) pagi WIB.
Kemenangan ini memastikan Singa Atlas melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up grup di bawah Brasil.
Dua pemain pengganti, Soufiane Rahimi dan Gessime Yassine, menjadi pahlawan kemenangan Maroko setelah mencetak gol-gol krusial pada babak kedua.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri harapan Haiti untuk meraih poin pertama dalam sejarah keikutsertaannya di ajang Piala Dunia.
Maroko yang datang ke turnamen dengan status juara Piala Afrika terbaru sempat mendapat perlawanan sengit dari Haiti.
Bahkan, tim Karibia itu dua kali membuat kejutan dengan unggul lebih dahulu.
Baca Juga: Republik Ceko vs Meksiko: El Tri Bidik Tiga Kemenangan Beruntun di Piala Dunia 2026
Haiti membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui Lenny Joseph. Penyerang muda itu mencetak gol dengan sentuhan tumit yang mengecoh kiper Maroko, Yassine Bounou.
Gol tersebut memiliki arti penting bagi Haiti karena menjadi gol pertama mereka di Piala Dunia sejak Emmanuel Sanon mencetak gol pada Piala Dunia 1974 Jerman Barat.
Sebelum tampil di Piala Dunia 2026, turnamen di Jerman Barat itu menjadi satu-satunya partisipasi Haiti di ajang sepak bola terbesar dunia.
Maroko berusaha keras mengejar ketertinggalan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-39 melalui Achraf Hakimi.
Bek sayap andalan tersebut memanfaatkan bola liar di depan gawang setelah kiper Haiti, Johny Placide, gagal mengantisipasi umpan silang Bilal El Khannouss dengan sempurna.
Gol Hakimi membuat skor kembali imbang dan meningkatkan kepercayaan diri skuad asuhan Walid Regragui.
Rahimi dan Yassine Jadi Pembeda
Meski sempat mendapat tekanan dari Haiti, kualitas individu pemain Maroko akhirnya menjadi faktor penentu.
Soufiane Rahimi yang masuk dari bangku cadangan berhasil membawa timnya unggul 3-2 pada menit ke-78 melalui tembakan yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan.
Baca Juga: Australia vs Paraguay: Socceroos Dihantam Cedera Jelang Laga Penentuan Grup D
Saat Haiti berupaya mencari gol penyeimbang, Gessime Yassine memastikan kemenangan Maroko lewat gol pada menit ke-89.
Gol tersebut sekaligus memupus peluang Haiti menciptakan salah satu kejutan terbesar di fase grup Piala Dunia 2026.
Kemenangan ini menegaskan status Maroko sebagai salah satu kekuatan sepak bola Afrika yang patut diperhitungkan.
Empat tahun lalu, mereka mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama yang menembus semifinal Piala Dunia di Qatar.
Maroko Lolos, Haiti Tersingkir
Dengan tambahan tiga poin, Maroko mengakhiri fase grup di posisi kedua Grup C dan berhak melaju ke babak 32 besar.
Sementara itu, Brasil keluar sebagai juara grup setelah mengalahkan Skotlandia 3-0 pada pertandingan lainnya.
Bagi Haiti, kekalahan ini memang menyakitkan. Namun, penampilan mereka sepanjang turnamen menunjukkan
perkembangan signifikan, terutama mengingat mereka berada 74 peringkat di bawah Maroko dalam ranking FIFA.
Maroko kini akan mengalihkan fokus ke fase gugur dengan harapan mengulang bahkan melampaui pencapaian bersejarah mereka pada Piala Dunia 2022.
Dengan kedalaman skuad dan kualitas pemain yang dimiliki, Singa Atlas tetap menjadi salah satu tim yang berpotensi membuat kejutan di Piala Dunia 2026.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan