RADAR SURABAYA – Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan perlunya peningkatan signifikan pada lini pertahanan The Three Lions jelang lawan Ghana, Rabu dini hari nanti.
Meskipun menang 4-2 atas Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026, Tuchel menilai timnya sempat kehilangan kendali dalam struktur bertahan.
Menurut pelatih asal Jerman itu, Inggris terlalu cepat menurunkan garis pertahanan sehingga memberi ruang bagi lawan untuk menekan.
Kondisi tersebut membuat permainan sempat tidak stabil, terutama pada babak pertama.
“Kami harus melakukan banyak hal dengan lebih baik. Secara defensif kami terlalu cepat turun dari blok tengah ke blok rendah,” ujar Tuchel dikutip The Guardian.
Tuchel soroti struktur bertahan Inggris
Tuchel menyebut Inggris sempat bermain terlalu dalam hingga terlihat seperti menggunakan formasi “tujuh pemain bertahan” pada fase tertentu pertandingan. Hal itu, menurutnya, bukan karakter permainan yang ingin dibangun.
Baca Juga: Panama vs Kroasia: Misi Hidup-Mati Luka Modric di Piala Dunia 2026
“Jika Anda melihat gol yang kami kebobolan, kami bermain dengan back seven, dan itu bukan gaya kami. Mungkin bagus kami kebobolan karena itu jadi pengingat agar tidak mengulanginya,” tegasnya.
Ia juga menyoroti lemahnya transisi setelah merebut bola. Inggris dinilai terlalu sering kehilangan penguasaan secara cepat sehingga memberi kesempatan lawan kembali menyerang.
“Kami memenangkan bola, lalu langsung kehilangannya lagi. Itu harus diperbaiki,” tambah Tuchel.
Fokus perbaikan jelang laga kontra Ghana
Menjelang laga melawan Ghana di Boston, Tuchel menegaskan timnya harus segera memperbaiki detail kecil dalam permainan, terutama dalam organisasi pertahanan dan penguasaan bola.
Inggris berpeluang memastikan tiket ke babak 16 besar lebih cepat jika mampu mengalahkan Ghana, sekaligus membuka jalan untuk memuncaki klasemen grup.
Tuchel menegaskan tidak ingin anak asuhnya lengah meski berada dalam posisi menguntungkan.
Baca Juga: Inggris vs Ghana: The Three Lions Jangan Sampai Remehkan Ghana
“Kami tidak perlu menciptakan sesuatu yang baru. Kami hanya harus melakukan hal yang sudah kami kuasai dengan lebih baik,” ujarnya.
Kondisi pemain Inggris
Dari sisi skuad, Declan Rice dilaporkan sudah kembali berlatih penuh setelah mengalami masalah ringan pada laga sebelumnya.
Sementara Bukayo Saka juga telah mengikuti latihan secara normal, meski diperkirakan belum menjadi starter dan masih berpotensi memulai dari bangku cadangan.
Di lini depan, Marcus Rashford bersaing dengan Anthony Gordon untuk posisi sayap kiri. Sementara di lini belakang, Marc Guéhi berpeluang menggantikan salah satu dari John Stones atau Ezri Konsa.
Tuchel kritik gangguan ritme pertandingan
Selain evaluasi taktik, Tuchel juga menyinggung adanya jeda hidrasi yang dinilai mengganggu alur permainan.
Menurutnya, hal tersebut membuat ritme pertandingan sulit dijaga secara konsisten.
“Ini memecah momentum pertandingan menjadi beberapa bagian,” katanya. “Saya lebih suka permainan berjalan tanpa terlalu banyak gangguan.”
Namun ia tetap mengakui bahwa aturan tersebut diterapkan demi alasan keselamatan pemain.
Inggris diminta lebih disiplin
Dengan performa yang masih naik turun, Tuchel menekankan pentingnya keseimbangan antara agresivitas dan disiplin bertahan agar Inggris bisa melaju jauh di Piala Dunia 2026.
“Kami punya banyak hal positif, tetapi juga masih banyak yang harus diperbaiki,” tutupnya.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan