RADAR SURABAYA – Kabar mengejutkan datang dari kubu Austria menjelang laga krusial melawan Argentina di Piala Dunia 2026, Selasa dini hari WIB.
Bek andalan mereka, Stefan Posch dipastikan tersedia untuk bermain meski baru saja pulih dari cedera patah rahang yang sempat membuatnya diragukan tampil sepanjang turnamen.
Pelatih Austria, Ralf Rangnick, mengonfirmasi bahwa Posch telah menjalani latihan penuh dan bahkan harus melakukan perjalanan ke Los Angeles sebanyak dua kali demi pemasangan pelindung khusus pada area rahangnya.
“Dia siap bermain besok seperti pemain lainnya. Kami akan melihat apakah dia menjadi starter atau masuk sebagai pemain pengganti,” ujar Rangnick melalui penerjemah.
Baca Juga: Argentina vs Austria: Maradona Menangis di Dallas, Messi Ingin Membuat Argentina Tersenyum
Cedera Serius di Laga Pembuka
Posch mengalami cedera tersebut setelah benturan keras dengan pemain Yordania pada laga pembuka Grup J yang berlangsung di Santa Clara, California.
Meski Austria menang 3-1, insiden itu sempat membuat tim medis memperkirakan Posch bisa absen hingga akhir turnamen.
Namun, pemulihan yang lebih cepat dari perkiraan membuat pemain berusia 29 tahun itu kembali masuk dalam opsi lini belakang Austria untuk menghadapi Argentina.
Kabar Baik untuk Austria Jelang Laga Berat
Kembalinya Posch menjadi dorongan penting bagi Austria yang akan menghadapi salah satu favorit juara, Argentina.
Kehadiran bek Mainz tersebut diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan dalam duel yang diprediksi berlangsung ketat.
Dengan kondisi yang belum 100 persen, keputusan apakah Posch akan diturunkan sejak awal atau sebagai pemain cadangan akan ditentukan jelang kick-off.
Laga Penentuan di Grup J
Pertandingan Austria vs Argentina diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase grup.
Austria membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos, sementara Argentina berusaha mempertahankan dominasi mereka di turnamen.
Kini, semua mata tertuju pada keputusan akhir Rangnick terkait peran Stefan Posch di laga penting tersebut.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan