Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Hasil Piala Dunia 2026: Deniz Undav Jadi Super Sub, Jerman Taklukkan Pantai Gading 2-1 dalam Laga Dramatis di Toronto

Rahmat Adhy Kurniawan • Minggu, 21 Juni 2026 | 05:47 WIB
Deniz Undav jadi pembeda pada laga Jerman vs Pantai Gading dengan dua golnya. (Sportmole).
Deniz Undav jadi pembeda pada laga Jerman vs Pantai Gading dengan dua golnya. (Sportmole).

RADAR SURABAYA– Piala Dunia 2026 menghadirkan drama besar di Grup E ketika Jerman sukses membalikkan keadaan dan menaklukkan Pantai Gading dengan skor 2-1 di Stadion Toronto, Minggu pagi WIB.

Dua gol dari pemain pengganti, Deniz Undav, menjadi penentu kemenangan Die Mannschaft dalam laga penuh tensi dan kontroversi.

Kemenangan ini memastikan langkah Jerman ke babak 32 besar sekaligus memperpanjang tren positif mereka di turnamen setelah sebelumnya menang telak atas Kurasao.

Pantai Gading Kejutkan Jerman Lewat Kessie

Laga berlangsung ketat sejak menit awal. Jerman sempat mendominasi penguasaan bola, namun Pantai Gading tampil disiplin dan efektif dalam bertahan serta menyerang balik.

Baca Juga: Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang, Green Falcons Siap Kejutkan Grup H

Tekanan mereka membuahkan hasil pada menit ke-30. Franck Kessie berhasil memanfaatkan umpan Yan Diomande dan mencetak gol pembuka setelah menyambar bola di kotak penalti pada percobaan kedua.

Gol tersebut membuat Jerman berada dalam tekanan, terutama karena mereka kesulitan menembus lini tengah Pantai Gading yang tampil sangat fisik dan terorganisir.

Jerman Frustrasi, Dua Gol Dianulir Wasit

Skuad asuhan Julian Nagelsmann sebenarnya sempat dua kali merayakan gol di babak pertama. Namun, kedua gol tersebut dianulir oleh wasit Juan Gabriel Benítez.

Gol Aleksandar Pavlović dari situasi sepak pojok dibatalkan karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap kiper Yahia Fofana.

Sementara gol Kai Havertz juga dianulir setelah adanya pelanggaran Jamal Musiala dalam proses serangan.

Keputusan tersebut sempat memicu protes keras dari pemain Jerman, namun wasit tetap pada keputusannya. 

Undav Jadi Pembeda: Dua Gol Penentu Kemenangan

Memasuki babak kedua, Jerman meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya datang pada menit ke-68 ketika Nadiem Amiri mengirim umpan silang yang disambut sempurna oleh Deniz Undav untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Baca Juga: Jeremy Doku Absen Saat Belgia Hadapi Iran di Piala Dunia 2026, Setan Merah Kehilangan Senjata Utama

Pantai Gading sempat mencoba merespons, tetapi kiper Yahia Fofana tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting yang menjaga skor tetap imbang.

Namun, drama terjadi di masa injury time. Lagi-lagi Deniz Undav muncul sebagai pahlawan.

Memanfaatkan umpan Nicolas Nmecha, ia mencetak gol kedua pada menit 90+4 yang memastikan kemenangan 2-1 untuk Jerman.

Momen Emosional: Singo Cedera Menangis di Lapangan

Selain drama gol, pertandingan ini juga diwarnai insiden menyedihkan. Wilfried Singo mengalami cedera hamstring pada menit ke-80 saat berduel dengan Kai Havertz.

Bek Pantai Gading itu terlihat memegangi bagian belakang pahanya sebelum akhirnya duduk di bangku cadangan sambil menangis. Kondisi ini membuat peluangnya tampil di sisa turnamen menjadi tanda tanya besar.

Jerman Lolos 32 Besar, Catat Rekor Penting

Kemenangan ini tidak hanya krusial secara poin, tetapi juga historis. Ini menjadi kemenangan beruntun pertama Jerman di Piala Dunia sejak 2014.

Dengan hasil ini, Jerman memastikan tiket ke babak 32 besar untuk pertama kalinya dalam dua edisi terakhir, sekaligus mengokohkan posisi mereka di puncak Grup E.

Pantai Gading Masih Punya Peluang Lolos

Meski kalah, Pantai Gading masih memiliki peluang untuk melaju ke fase gugur. Mereka wajib meraih hasil maksimal pada laga terakhir melawan Curacao. 

Sementara itu, Jerman kini bisa lebih tenang menghadapi laga berikutnya dengan status sudah lolos ke fase knockout.

Laga ini mempertegas satu hal: Jerman belum sepenuhnya sempurna, tetapi memiliki kedalaman skuad yang mematikan.

Kehadiran Deniz Undav sebagai super sub menjadi pembeda utama dalam pertandingan yang penuh drama, emosi, dan kontroversi.

Pantai Gading boleh kecewa, tetapi performa mereka menunjukkan bahwa Grup E masih belum sepenuhnya mudah ditebak.(rak) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#jerman vs pantai gading #jerman #Deniz Undav #Der Panzer