Alexander Isak dan Viktor Gyokeres Siap Bawa Blagult Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
RADAR SURABAYA – Timnas Swedia mengusung ambisi besar saat menghadapi Tunisia pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 di Stadion BBVA, Guadalupe, Meksiko, Senin (15/6) pagi WIB.
Duel ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim hanya terpaut tujuh peringkat dalam ranking FIFA.
Swedia datang sebagai tim peringkat ke-38 dunia dan bertekad mempertahankan tradisi positif mereka di ajang Piala Dunia.
Sementara Tunisia, yang berada di peringkat ke-45 FIFA, berupaya mematahkan kutukan fase grup dan mencatat sejarah dengan lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya.
Swedia Andalkan Ketajaman Isak dan Gyokeres
Perjalanan Swedia menuju Piala Dunia 2026 terbilang tidak biasa. Tim asuhan Graham Potter lolos melalui jalur playoff setelah gagal meraih kemenangan pada fase grup kualifikasi.
Meski demikian, Swedia menunjukkan mentalitas kuat saat menyingkirkan Ukraina dan Polandia.
Penyerang anyar Arsenal, Viktor Gyokeres, menjadi sosok penting dengan torehan hattrick di semifinal playoff dan gol kemenangan dramatis pada laga penentuan.
Di putaran final kali ini, Gyokeres diperkirakan kembali menjadi andalan bersama striker Liverpool, Alexander Isak.
Duet tersebut telah menyumbangkan total 37 gol untuk tim nasional dan menjadi senjata utama Swedia untuk membongkar pertahanan Tunisia.
Namun, sektor belakang masih menjadi perhatian. Swedia selalu kebobolan dalam 11 pertandingan terakhir, termasuk saat kalah 1-3 dari Norwegia dan bermain imbang 2-2 melawan Yunani pada laga uji coba menjelang turnamen.
Tunisia Datang dengan Rekor Kualifikasi Mentereng
Tunisia tampil impresif selama kualifikasi zona Afrika. Tim berjuluk Eagles of Carthage itu meraih sembilan kemenangan dari 10 pertandingan dan tidak kebobolan satu gol pun sepanjang fase kualifikasi.
Mereka sukses mengungguli Namibia, Liberia, Malawi, Guinea Khatulistiwa, serta Sao Tome dan Principe untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Sayangnya, performa Tunisia menurun menjelang turnamen. Pasukan Sabri Lamouchi tersingkir di babak 16 besar Piala Afrika dan menelan dua kekalahan beruntun dalam laga persahabatan, yakni 0-1 dari Austria serta 0-5 saat menghadapi Belgia.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Tunisia gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir.
Catatan tersebut menjadi pekerjaan rumah besar sebelum menghadapi lini depan tajam milik Swedia.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Swedia hampir tampil dengan kekuatan penuh. Hanya Gabriel Gudmundsson yang masih diragukan tampil karena kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih.
Sementara itu, Victor Lindelof, Anthony Elanga, Benjamin Nygren, dan Alexander Bernhardsson dipastikan siap bermain.
Di kubu Tunisia, seluruh pemain dalam kondisi fit. Gelandang Burnley Hannibal Mejbri dan pemain Union Berlin Rani Khedira diperkirakan kembali menghuni starting eleven setelah absen pada laga sebelumnya.
Prediksi Susunan Pemain
Swedia (3-4-1-2):
Nordfeldt; Hien, Lindelof, Lagerbielke; Bernhardsson, Karlstrom, Ayari, Gudmundsson; Nygren; Gyokeres, Isak.
Tunisia (4-2-3-1):
Chamakh; Valery, Rekik, Talbi, Ali Abdi; Skhiri, Khedira; Achouri, Hannibal, Gharbi; Chaouat.
Prediksi Swedia vs Tunisia
Secara kualitas skuad dan pengalaman di turnamen besar, Swedia sedikit lebih diunggulkan.
Kehadiran Alexander Isak dan Viktor Gyokeres memberi keunggulan yang sulit diimbangi Tunisia yang tengah mengalami penurunan performa.
Meski Tunisia memiliki pertahanan yang solid saat kualifikasi, produktivitas gol yang menurun dapat menjadi masalah besar dalam laga pembuka Grup F ini.(rak)
Prediksi Skor: Swedia 2-1 Tunisia.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan