Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kontroversi Piala Dunia 2026: Ketua Federasi Palestina Belum Dapat Visa Amerika Serikat

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:02 WIB
Ketua Federasi Sepak bola Palestina, Jibril Rajoub. (Al Jazeera)
Ketua Federasi Sepak bola Palestina, Jibril Rajoub. (Al Jazeera)

RADAR SURABAYA – Ketua Federasi Sepak Bola Palestina, Jibril Rajoub, mengaku hingga kini belum mendapatkan visa Amerika Serikat untuk menghadiri rangkaian Piala Dunia 2026.

 Rajoub saat ini berada di Meksiko sambil menunggu izin masuk ke salah satu negara tuan rumah turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Laporan Al Jazeera, Rajoub menghadiri laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan pada Kamis lalu.

Namun, ia mengatakan masih belum memperoleh visa untuk memasuki wilayah Amerika Serikat.

Baca Juga: Bursa Transfer: Bradley Barcola Siap Tinggalkan PSG? Arsenal dan Liverpool Siaga Penuh

"Saya tidak percaya bahwa adil jika hak para insan sepak bola dari seluruh dunia untuk hadir justru dibatasi atau ditolak," ujar Rajoub kepada Associated Press (AP).

Kasus yang dialami Rajoub menambah daftar sejumlah tamu dan delegasi resmi yang dilaporkan mengalami kendala visa menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Beberapa di antaranya disebut telah mendapatkan akreditasi resmi dari FIFA, tetapi belum memperoleh izin masuk ke Amerika Serikat.

Meski Timnas Palestina gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, FIFA secara rutin mengundang para ketua federasi sepak bola dari seluruh dunia untuk menghadiri

turnamen yang digelar setiap empat tahun tersebut sebagai bagian dari perayaan sepak bola global.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya menegaskan bahwa Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat akan menyambut seluruh peserta serta tamu undangan yang hadir dalam ajang tersebut.

Namun, laporan sejumlah media menyebutkan bahwa Amerika Serikat telah menolak atau menunda penerbitan visa bagi beberapa delegasi dari berbagai negara,

termasuk Omar Artan, wasit asal Somalia dan fotografer yang mendampingi Timnas Irak.

Baca Juga: Hasil Imbang Kanada vs Bosnia-Herzegovina Tambah Tekanan untuk Amerika Serikat

Infantino mengakui FIFA terus berupaya membantu menyelesaikan persoalan visa yang muncul.

Meski demikian, organisasi sepak bola dunia itu tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi kebijakan imigrasi pemerintah Amerika Serikat.

"Kami harus menghormati bahwa FIFA tidak dapat mengatur keputusan pemerintah maupun aparat penegak hukum suatu negara," kata Infantino.

Sengketa Visa Bayangi Piala Dunia 2026

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat belum memberikan komentar resmi terkait permohonan visa Rajoub.

Namun, pemerintah AS diketahui telah menerapkan sejumlah pembatasan baru bagi pemegang paspor Palestina dalam beberapa tahun terakhir.

Rajoub sendiri merupakan salah satu tokoh yang aktif menyuarakan kritik terhadap kebijakan Israel di dunia sepak bola internasional.

 Federasi Sepak Bola Palestina selama bertahun-tahun mendesak FIFA untuk mengambil tindakan terhadap Israel terkait berbagai isu yang melibatkan sepak bola Palestina.

Menurut Federasi Sepak Bola Palestina, konflik yang terjadi di Gaza telah menyebabkan kerusakan besar terhadap fasilitas olahraga serta menimbulkan korban jiwa di kalangan atlet dan pemain sepak bola.

Bulan lalu, Rajoub juga menjadi sorotan setelah menolak berjabat tangan dengan ketua Federasi Sepak Bola Israel dalam sebuah acara FIFA.

 Ia menilai tindakan simbolis tersebut tidak akan menyelesaikan persoalan yang tengah berlangsung.

Rajoub turut membandingkan situasi saat ini dengan Piala Dunia 2018 di Rusia.

Menurutnya, Rusia saat itu tidak memberlakukan pembatasan visa serupa terhadap tamu undangan yang menghadiri turnamen.

Kasus visa yang menimpa Rajoub kembali memunculkan perdebatan mengenai akses dan kebebasan mobilitas bagi peserta serta tamu resmi dalam ajang olahraga internasional.

Isu tersebut diperkirakan akan terus menjadi perhatian menjelang berlangsungnya pertandingan-pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.(rak) 

 

 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Jibril Rajoub #visa Amerika Serikat #federasi sepak bola Palestina #Gianni Infantino #Piala Dunia 2026