Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Terisolasi 21 Hari karena Ebola, RD Kongo Akhirnya Tiba di AS dan Siap Kejutkan Piala Dunia 2026

Rahmat Adhy Kurniawan • Jumat, 12 Juni 2026 | 21:47 WIB
Matthieu Epolo tiba di hotel tim RD Kongo di Houston menjelang keikutsertaan mereka pada Piala Dunia. [Maria Lysaker/Reuters]
Matthieu Epolo tiba di hotel tim RD Kongo di Houston menjelang keikutsertaan mereka pada Piala Dunia. [Maria Lysaker/Reuters]

RD Kongo Akhirnya Tiba di AS untuk Piala Dunia 2026 Usai Karantina Ebola, Siap Tantang Portugal

RADAR SURABAYA – Tim nasional Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) akhirnya tiba di Amerika Serikat untuk mengikuti Piala Dunia 2026 setelah menjalani karantina selama 21 hari di Eropa akibat wabah Ebola yang melanda negara mereka.

Skuad berjuluk Leopards itu mendarat dari Paris pada Jumat. Sebelumnya, otoritas Amerika Serikat mewajibkan seluruh rombongan tim menjalani masa isolasi di

Belgia sebelum diizinkan memasuki wilayah AS untuk mengikuti turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Kedatangan RD Kongo menjadi sorotan karena perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026 diwarnai berbagai hambatan, mulai dari wabah Ebola hingga pembatalan laga uji coba internasional.

Baca Juga: Kapten Jepang Wataru Endo Mundur dari Piala Dunia 2026 , Sekaligus Umumkan Pensiun dari Timnas

Persiapan RD Kongo Terganggu Wabah Ebola

Wabah Ebola yang merebak di RD Kongo memaksa federasi sepak bola setempat mengubah seluruh rencana persiapan tim.

Pemusatan latihan yang semula dijadwalkan berlangsung di dalam negeri terpaksa dibatalkan demi alasan kesehatan dan keselamatan.

Sebagai gantinya, tim menjalani persiapan di Belgia sambil menunggu izin masuk ke Amerika Serikat.

Tidak hanya itu, laga pemanasan melawan Chile yang sedianya digelar di Spanyol juga dibatalkan setelah muncul kekhawatiran terkait potensi penyebaran virus Ebola.

Meski demikian, pelatih RD Kongo, Sebastien Desabre, menegaskan timnya mampu beradaptasi dengan situasi sulit yang dihadapi menjelang turnamen.

«"Kami harus beradaptasi dengan keadaan. Kami tetap fokus karena sudah terbiasa menghadapi berbagai tantangan.

Kami bekerja dengan baik dan memainkan dua laga persahabatan yang berat. Kini kami siap menghadapi tahap berikutnya," ujar Desabre dikutip dari Al Jazeera. 

Baca Juga: Manfaatkan AI Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan, Pemprov Jatim Raih Dua Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Misi Membanggakan Rakyat RD Kongo

Desabre berharap para pemainnya dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat RD Kongo yang tengah menghadapi masa sulit akibat wabah Ebola.

Menurut pelatih asal Prancis tersebut, lolos ke putaran final Piala Dunia sudah menjadi pencapaian besar.

Namun, ia ingin timnya melangkah lebih jauh dan menunjukkan performa terbaik di Amerika Serikat.

"Sudah lama rakyat kami tidak melihat tim ini tampil di Piala Dunia. Kami merasa terhormat bisa lolos ke putaran final, dan sekarang kami ingin memberikan penampilan terbaik," katanya.

Kembali ke Piala Dunia Setelah 52 Tahun

Piala Dunia 2026 menjadi penampilan pertama RD Kongo di ajang tersebut sejak 1974. Saat itu negara tersebut masih bernama Zaire.

Penantian selama 52 tahun akhirnya berakhir setelah mereka berhasil mengamankan tiket ke putaran final dan menjadi salah satu wakil Afrika yang berpotensi menciptakan kejutan.

Selama turnamen berlangsung, RD Kongo akan bermarkas di Houston, Amerika Serikat.

Menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Portugal dan Kolombia, RD Kongo dituntut tampil maksimal jika ingin menjaga peluang lolos ke babak gugur.

Meski perjalanan menuju Piala Dunia 2026 dipenuhi tantangan akibat wabah Ebola, RD Kongo kini siap menorehkan sejarah baru dan membuktikan bahwa mereka layak bersaing di panggung sepak bola dunia.(rak) 

Berikut jadwal pertandingan RD Kongo di Grup K:

- 17 Juni 2026: RD Kongo vs Portugal

- 23 Juni 2026: RD Kongo vs Kolombia (Guadalajara, Meksiko)

- 28 Juni 2026: RD Kongo vs Uzbekistan (Atlanta, AS)

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#wabah ebola #RD Kongo #karantina #Piala Dunia 2026