Ranking Wakil Asia di Piala Dunia 2026: Siapa yang Berpeluang Melangkah Paling Jauh?
RADAR SURABAYA- Perluasan format Piala Dunia FIFA 2026 menjadi turnamen yang diikuti 48 tim membuat Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mencatat rekor dengan mengirimkan sembilan wakil ke panggung sepak bola terbesar dunia.
Delapan tim lolos langsung melalui kualifikasi Asia, sementara Irak memastikan Asia memperoleh kuota maksimal setelah mengamankan tiket melalui babak play-off antarkonfederasi.
Menjelang dimulainya turnamen, harapan tentu masih terbuka bagi semua peserta.
Namun, secara realistis, ada tim yang menghadapi jalan sangat berat, sementara beberapa lainnya sudah bisa mulai membayangkan peluang lolos ke fase gugur.
Hasil undian grup menjadi faktor penting. Tim yang sebenarnya kuat bisa saja mendapat lawan-lawan tangguh, sedangkan tim yang
di atas kertas lebih lemah justru memperoleh peluang lebih besar karena berada di grup yang relatif seimbang.
Dengan mempertimbangkan kualitas tim sekaligus lawan yang mereka hadapi, berikut peringkat wakil Asia berdasarkan peluang mereka untuk lolos dari fase grup menurut ESPN.
9. Irak (Peringkat FIFA: 56)
Lawan di Grup I: Prancis (3), Senegal (15), Norwegia (31)
Irak menjadi wakil Asia terakhir yang memastikan tiket ke Piala Dunia, tetapi itu bukan alasan utama mengapa peluang mereka dinilai paling kecil.
Sebenarnya, Irak bukan tim Asia dengan peringkat FIFA terendah di turnamen ini. Mereka bahkan berada di atas Yordania, Arab Saudi, dan Qatar.
Namun, Grup I menghadirkan tantangan yang sangat berat. Prancis dan Senegal sama-sama berada di jajaran 15 besar dunia,
sementara Norwegia diperkuat bintang kelas dunia seperti Erling Haaland dan Martin Ødegaard.
Melihat kekuatan lawan-lawannya, sulit membayangkan Irak mampu finis di posisi ketiga, apalagi lolos ke fase berikutnya.
8. Yordania (Peringkat FIFA: 63)
Lawan di Grup J: Argentina (1), Austria (24), Aljazair (28)
Yordania menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk mencapai final Piala Asia AFC untuk pertama kalinya pada awal 2024.
Baca Juga: Didier Deschamps: Mengapa Inggris dan Spanyol Jadi Ancaman Utama di Piala Dunia 2026
Mereka memiliki sejumlah pemain berkualitas, termasuk kapten Musa Al-Taamari yang berkarier di Ligue 1 Prancis sejak 2023.
Meski demikian, undian grup tidak berpihak kepada mereka. Semua lawan Yordania berada di 30 besar dunia.
Untuk tim yang menjalani debut di Piala Dunia, tantangan tersebut jelas tidak mudah.
Mereka mungkin bisa mencuri satu poin dari Austria atau Aljazair.
Namun, laga melawan juara bertahan Argentina kemungkinan menjadi momen paling berharga bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung dunia.
7. Qatar (Peringkat FIFA: 57)
Lawan di Grup B: Swiss (19), Kanada (30), Bosnia-Herzegovina (64)
Ada anggapan bahwa Qatar memiliki peluang cukup baik untuk lolos dari fase grup karena Grup B tidak dihuni raksasa sepak bola dunia.
Swiss yang menjadi tim dengan peringkat tertinggi di grup hanya berada di posisi ke-19 FIFA.
Sayangnya, Qatar belum menunjukkan perkembangan signifikan sejak tampil sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.
Kanada akan mendapat dukungan penuh publik sendiri, sementara Bosnia-Herzegovina memiliki banyak pemain yang berkarier di lima liga top Eropa.
Satu kemenangan mungkin cukup untuk bersaing sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Namun, sulit melihat dari lawan mana kemenangan itu akan datang.
Baca Juga: Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Terbaru: Spanyol dan Prancis Teratas, Amerika Serikat Curi Perhatian
6. Uzbekistan (Peringkat FIFA: 50)
Lawan di Grup K: Portugal (5), Kolombia (13), RD Kongo (46)
Seperti Yordania, Uzbekistan akan menjalani debut di Piala Dunia.
Mereka jelas bukan favorit saat menghadapi Portugal dan Kolombia yang termasuk 15 besar dunia.
Namun, peluang tetap ada karena mereka akan berhadapan dengan RD Kongo, tim yang relatif setara.
Uzbekistan memiliki beberapa pemain yang tampil di kompetisi elite Eropa, termasuk bek Manchester City, Abdukodir Khusanov.
Jika mampu menjaga selisih gol tetap kompetitif saat menghadapi Portugal dan Kolombia, mereka berpeluang menjadikan laga melawan RD Kongo sebagai penentu tiket ke fase gugur.
5. Arab Saudi (Peringkat FIFA: 61)
Lawan di Grup H: Spanyol (2), Uruguay (16), Tanjung Verde (67)
Tentu tidak bijak meremehkan Arab Saudi, mengingat mereka pernah mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022.
Namun, mengulang kejutan serupa bukan perkara mudah.
Arab Saudi diprediksi kesulitan menghadapi Spanyol dan Uruguay. Harapan terbesar mereka terletak pada laga terakhir melawan Tanjung Verde, salah satu tim dengan peringkat terendah di turnamen ini.
Kemenangan dalam pertandingan tersebut bisa menjadi modal penting untuk lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Menariknya, Arab Saudi memiliki tradisi meraih setidaknya satu kemenangan di beberapa edisi Piala Dunia terakhir.
4. Iran (Peringkat FIFA: 20)
Lawan di Grup G: Belgia (9), Mesir (29), Selandia Baru (85)
Di tengah sorotan terhadap Jepang, Korea Selatan, dan Australia, Iran sering terlupakan meski merupakan tim Asia dengan peringkat FIFA tertinggi kedua.
Iran memiliki rekam jejak yang cukup baik di Piala Dunia. Mereka pernah mengalahkan Maroko dan menahan imbang Portugal pada 2018, serta mengalahkan Wales pada 2022.
Belgia memang difavoritkan menjadi juara grup. Namun, Iran memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing dengan Mesir dalam perebutan posisi kedua.
Mengalahkan Selandia Baru adalah kewajiban. Jika mampu menundukkan Mesir, peluang Iran lolos ke babak berikutnya akan terbuka lebar.
3. Jepang (Peringkat FIFA: 18)
Lawan di Grup F: Belanda (8), Swedia (38), Tunisia (45)
Jepang telah berkembang menjadi kekuatan utama Asia dan mencapai fase gugur dalam dua edisi Piala Dunia terakhir.
Belanda diprediksi menjadi pesaing utama mereka dalam perebutan juara grup. Namun, Jepang tidak akan gentar setelah pernah mengalahkan Jerman dan Spanyol pada Piala Dunia 2022.
Tantangan sebenarnya bisa datang dari Swedia yang memiliki gaya permainan fisik khas Eropa.
Jika tampil sesuai performa terbaik mereka, terlebih setelah mengalahkan Brasil dan Inggris dalam laga persahabatan beberapa
bulan terakhir, Samurai Biru berpeluang besar melaju ke babak 32 besar dan bahkan melangkah lebih jauh.
2. Australia (Peringkat FIFA: 27)
Lawan di Grup D: Amerika Serikat (17), Turki (22), Paraguay (41)
Australia tergabung di grup yang dianggap paling seimbang di Piala Dunia 2026.
Mereka memiliki peluang mengalahkan Amerika Serikat, Turki, maupun Paraguay. Namun, ketiga lawan tersebut juga memiliki peluang yang sama untuk mengalahkan Socceroos.
Ketiadaan raksasa tradisional memang menjadi keuntungan. Namun, Grup D tetap sangat kompetitif karena dihuni tiga tim yang berada di 30 besar dunia.
Australia berpotensi finis sebagai juara grup, tetapi juga bisa saja tersingkir jika gagal tampil konsisten.
1. Korea Selatan (Peringkat FIFA: 25)
Lawan di Grup A: Meksiko (14), Ceko (40), Afrika Selatan (60)
Korea Selatan menempati posisi teratas dalam daftar ini karena berada di grup yang relatif terbuka.
Mereka bahkan berpeluang mengalahkan tuan rumah Meksiko, meski bermain di hadapan pendukung lawan.
Sebaliknya, mereka juga harus waspada terhadap potensi kejutan dari Afrika Selatan.
Yang membuat peluang Korea Selatan menarik adalah nasib mereka sepenuhnya berada di tangan sendiri.
Tidak seperti tim-tim yang harus menghadapi dua raksasa dunia sejak awal turnamen, Korea Selatan memiliki peluang realistis untuk meraih dua kemenangan dari tiga pertandingan.
Dengan komposisi Grup A, target tersebut bukan sesuatu yang mustahil.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan