Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Didier Deschamps: Mengapa Inggris dan Spanyol Jadi Ancaman Utama di Piala Dunia 2026

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 11 Juni 2026 | 18:58 WIB
Pelatih Les Bleus Prancis, Didier Deschamps.
Pelatih Les Bleus Prancis, Didier Deschamps.

RADAR SURABAYA- Pelatih Prancis Didier Deschamps menyorot kekuatan Inggris dan Spanyol menjelang Piala Dunia 2026,

memuji peran pelatih Thomas Tuchel dan memperingatkan bahaya kecepatan Spanyol setelah gelar Euro 2024 atau Piala Eropa 2024.

Deschamps juga menegaskan posisi Prancis sebagai salah satu favorit berkat kualitas skuad dan konsistensi hasil.

Deschamps puji Thomas Tuchel dan keunggulan Liga Inggris

Laporan Caught Offside, Didier Deschamps menunjuk Thomas Tuchel sebagai salah satu alasan utama mengapa Inggris layak diperhitungkan sebagai kandidat juara. 

Menurutnya, kualitas manajerial Tuchel ditambah pengalaman pemain di Liga Inggris — yang disebutnya sebagai liga terbaik — memberi Inggris keuntungan kompetitif.

Deschamps menekankan bahwa paparan pemain terhadap tuntutan tinggi klub‑klub top (Premier League, PSG, Bayern) memperkuat performa tim nasional.

Spanyol lebih berbahaya berkat kecepatan individu

Membahas Spanyol, Deschamps menilai gaya penguasaan bola mereka tetap konsisten, tetapi penambahan unsur kecepatan individual selepas kemenangan Euro 2024 membuat lini belakang lawan kesulitan.

Kecepatan itu, menurut Deschamps, menjadi faktor pembeda yang bisa menentukan hasil di fase gugur.

Daftar favorit Piala Dunia menurut Didier  Deschamps

Deschamps menyebut beberapa negara sebagai unggulan: Jerman, Spanyol, Prancis, Portugal, Inggris, Argentina, dan Brasil.

 Ia juga memberi catatan khusus pada tim Afrika seperti Maroko, serta membuka kemungkinan kemunculan tim Afrika lain seiring perluasan turnamen menjadi 48 tim.

Tantangan nyata untuk Prancis di grup

Walau dianggap favorit, Deschamps mengingatkan bahwa grup Prancis (Senegal, Irak, Norwegia) menyimpan jebakan.

Ia menekankan pentingnya kerendahan hati dan konsistensi, mengutip kekalahan mengejutkan pada momen penurunan performa sebagai peringatan nyata.

Implikasi taktis dan peluang untuk penggemar sepak bola

- Inggris: manajemen Tuchel dan kedalaman skuat memberi fleksibilitas taktik; patut diperhatikan kesiapan pemain dari Premier League.

Thomas Tuchel.
Thomas Tuchel.

- Spanyol: dominasi penguasaan bola plus kecepatan individual, sulit dihentikan oleh pertahanan yang lengah.

- Prancis: kekayaan opsi menyerang (termasuk Kylian Mbappé) membutuhkan manajemen menit bermain dan kebugaran.

Didier Deschamps memberi peringatan bahwa status favorit membuat target lebih tajam, namun konsistensi dan kualitas pemain menjaga reputasi Prancis.

Pandangannya pada Tuchel dan Spanyol memberi gambaran bahwa persaingan di Piala Dunia 2026 akan ketat dan taktis.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#thomas tuchel #Spanyol #Prancis #DIdier Deschamps #inggris