RADAR SURABAYA – Pelatih tim nasional Meksiko, Javier Aguirre, mengaku merasa terhormat dapat kembali menjadi bagian dari sejarah sepak bola negaranya dengan
memimpin laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Afrika Selatan di Estadio Azteca, Kamis (11/6) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.
Aguirre yang kini berusia 67 tahun akan menjalani Piala Dunia ketiganya sebagai pelatih Meksiko.
Baginya, kesempatan memimpin El Tri di turnamen terbesar dunia merupakan sebuah kehormatan besar, terlebih karena ajang tersebut kembali digelar di tanah kelahirannya.
"Fantastis. Saya bersyukur kepada kehidupan, kepada orang tua saya, saudara-saudara saya, dan tentu saja istri saya.
Jika besok saya berada di sini lagi seperti 40 tahun lalu, itu adalah sebuah kehormatan dan saya merasa sangat terhormat," ujar Aguirre dalam konferensi pers, Rabu (10/6).
Pelatih veteran itu mengaku menikmati setiap momen yang dijalaninya menjelang pertandingan pembuka.
Ia menilai kesempatan kembali berada di panggung Piala Dunia setelah empat dekade merupakan pengalaman yang sangat berharga.
"Saya menganggap ini sebagai sebuah kehormatan dan menjalaninya seperti itu setiap hari. Di situlah kebahagiaan saya berada.
Bisa berada di sini lagi setelah 40 tahun, mengulangi momen yang sama meski dalam posisi yang berbeda. Yang bisa saya lakukan hanyalah bersyukur setiap hari," katanya.
Aguirre memiliki hubungan emosional dengan Estadio Azteca. Ia pernah membela Meksiko sebagai pemain pada Piala Dunia 1986 yang juga berlangsung di negara tersebut.
Belum Tentukan Susunan Pemain
Menjelang duel melawan Afrika Selatan, Aguirre mengungkapkan bahwa dirinya belum menentukan susunan pemain utama yang akan diturunkan.
Menurutnya, seluruh pemain dalam skuad berjumlah 26 orang menunjukkan antusiasme tinggi dan siap tampil kapan pun dibutuhkan.
"Saya belum berbicara kepada mereka mengenai susunan pemain inti. Semua dari 26 pemain sangat antusias.
Mereka tahu mereka mampu melakukannya dan saya tidak memiliki keraguan terhadap siapa pun yang akan bermain," ujar Aguirre.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan dirinya terhadap kualitas skuad sangat tinggi, termasuk untuk posisi penjaga gawang yang selama ini menjadi perhatian publik.
"Siapa pun yang bermain akan tampil sangat baik. Saya juga sangat percaya diri dengan posisi penjaga gawang, seperti yang sudah saya katakan sejak lama," tambahnya.
Meksiko Ingin Putus Rekor Buruk Laga Pembuka
Sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat dan Kanada, Meksiko tergabung di Grup A bersama Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Republik Ceko.
Meski berstatus tuan rumah, Aguirre mengaku baru mengetahui bahwa Meksiko belum pernah meraih kemenangan pada laga pembuka mereka di ajang Piala Dunia.
Fakta tersebut justru dijadikan motivasi tambahan untuk mengawali turnamen dengan hasil positif.
"Kami harus memutus tren itu. Statistik yang bagus dan saya akan membagikannya kepada para pemain.
Itu alasan tambahan mengapa kami harus turun ke lapangan dan memenangkan pertandingan," tegasnya.
Meksiko sendiri memiliki catatan terbaik di Piala Dunia saat menjadi tuan rumah pada edisi 1970 dan 1986.
Pada kedua kesempatan tersebut, El Tri berhasil melaju hingga babak perempat final.
Setelah gagal lolos dari fase grup pada Piala Dunia 2022, tim berjuluk El Tri kini bertekad bangkit dan memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk mencatatkan prestasi lebih baik.
Usai menghadapi Afrika Selatan, Meksiko dijadwalkan bertemu Korea Selatan di Guadalajara pada 18 Juni sebelum menutup fase grup melawan Republik Ceko di Estadio Azteca pada 24 Juni.
Dengan dukungan penuh suporter tuan rumah dan pengalaman Aguirre yang melimpah,
Meksiko berharap dapat memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan sekaligus mengakhiri catatan negatif pada laga pembuka.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan