RADAR SURABAYA – Timnas Inggris mendapat kabar kurang menggembirakan menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Pelatih Thomas Tuchel mengonfirmasi bahwa winger andalan Bukayo Saka masih mengalami masalah pada tendon Achilles yang membuat kondisinya belum sepenuhnya pulih.
Meski tetap masuk dalam skuad dan tersedia untuk pertandingan pemanasan melawan Kosta Rika, Saka diperkirakan tidak akan mampu bermain penuh secara konsisten sepanjang turnamen.
Piala Dunia 2026 akan dimulai pada 11 Juni, sementara Inggris baru memulai perjuangannya pada 17 Juni saat menghadapi Kroasia di laga pembuka fase grup.
Sebelum itu, The Three Lions akan menjalani laga uji coba terakhir menghadapi Kosta Rika di Exploria Stadium.
Baca Juga: Timnas Indonesia Sedang On Fire, John Herdman Pasang Target Besar hingga Oktober
Empat pemain Arsenal, yakni Declan Rice, Bukayo Saka, Eberechi Eze, dan Noni Madueke, baru bergabung dengan skuad setelah Inggris mengalahkan Selandia Baru pada laga persahabatan sebelumnya.
Thomas Tuchel Ungkap Kondisi Bukayo Saka
Dalam konferensi pers jelang laga kontra Kosta Rika, Tuchel menjelaskan bahwa Saka masih harus menjalani pengelolaan kondisi
fisik secara ketat akibat cedera yang dialaminya sejak membela Arsenal pada akhir musim 2025-2026.
Menurut Tuchel, Saka tetap mampu tampil di level tertinggi meski bermain dalam kondisi tidak sepenuhnya fit. Namun, pemain berusia 24 tahun itu belum mencapai kondisi terbaiknya.
“Bukayo masih dalam proses pemulihan. Dia bermain dengan rasa tidak nyaman pada akhir musim, tetapi tetap tampil di level tinggi. Saat ini dia belum berada pada kondisi 100 persen,” ujar Tuchel.
Pelatih asal Jerman itu juga menegaskan bahwa kecil kemungkinan Saka akan bermain penuh dalam setiap pertandingan Inggris selama Piala Dunia berlangsung.
Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal Lengkap 104 Pertandingan Piala Dunia 2026
Inggris Siapkan Noni Madueke Sebagai Pelapis
Kondisi Saka membuat Tuchel harus mempertimbangkan sejumlah opsi di sektor sayap kanan. Nama yang paling berpeluang menjadi pengganti adalah Noni Madueke.
Madueke beberapa kali menggantikan Saka pada akhir musim lalu, termasuk saat final Liga Champions.
Namun, kontribusinya masih menjadi sorotan karena minim produktivitas.
Sepanjang musim Liga Inggris 2025-2026, Madueke hanya mencatatkan tiga gol dan satu assist.
Statistik tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuannya memberikan dampak besar pada pertandingan-pertandingan penting di Piala Dunia.
Meski demikian, kecepatan dan kemampuan menggiring bola yang dimilikinya tetap menjadi senjata berharga bagi Inggris, terutama saat menghadapi lawan yang mulai kehilangan stamina.
Anthony Gordon dan Marcus Rashford Jadi Alternatif
Selain Madueke, Inggris masih memiliki beberapa opsi lain untuk mengisi posisi sayap kanan apabila Saka harus diistirahatkan.
Anthony Gordon dan Marcus Rashford dapat dimainkan di sisi kanan meskipun posisi natural mereka berada di sayap kiri.
Tuchel juga berpeluang mengubah pendekatan taktik dengan memainkan dua penyerang sekaligus.
Kehadiran Ollie Watkins dan Ivan Toney memungkinkan Inggris menduetkan salah satu dari mereka dengan Harry Kane.
Dalam skema tersebut, Jude Bellingham atau Morgan Rogers dapat ditempatkan sebagai gelandang serang di belakang dua penyerang.
Harapan Inggris Tetap Tinggi di Piala Dunia 2026
Meski kondisi Bukayo Saka menjadi perhatian utama, Inggris tetap datang ke Piala Dunia 2026 dengan skuad bertabur bintang dan kedalaman pemain yang mumpuni.
Ketajaman Harry Kane, kreativitas Jude Bellingham, serta fleksibilitas taktik Thomas Tuchel diyakini masih mampu membawa The Three Lions bersaing memperebutkan gelar juara dunia yang telah lama mereka nantikan.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan