RADAR SURABAYA - Portugal datang ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Didukung skuad bertabur bintang dan pengalaman Roberto Martinez, Selecao das Quinas bertekad mengakhiri penantian panjang dengan meraih trofi dunia pertama dalam sejarah mereka.
Portugal akan menjalani penampilan kesembilan mereka di putaran final Piala Dunia dan yang ketujuh secara beruntun.
Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa tim nasional Portugal masih menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.
Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 memang tidak sepenuhnya mulus. Hasil imbang melawan Hungaria dan kekalahan dari Republik Irlandia sempat menunda kepastian lolos.
Namun, Portugal akhirnya memastikan tiket ke Amerika Utara setelah menutup fase kualifikasi dengan kemenangan telak 9-1 atas Armenia.
Roberto Martínez Bangun Tim Portugal yang Fleksibel
Pelatih Roberto Martínez berhasil membangun skuad yang memiliki fleksibilitas tinggi di berbagai lini.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 di AS Tuai Kritik, Ribuan Suporter Terancam Gagal Hadir karena Masalah Visa
Sejumlah pemain mampu menjalankan lebih dari satu peran di lapangan, memberikan banyak pilihan taktik bagi Portugal.
João Neves dan Matheus Nunes dapat dimainkan sebagai gelandang maupun bek sayap.
Sementara itu, João Cancelo dan Diogo Dalot sama-sama mampu bermain di sisi kanan maupun kiri pertahanan.
Di lini tengah, Bruno Fernandes dan Bernardo Silva menjadi motor permainan dengan kemampuan bertukar posisi yang membuat serangan Portugal sulit ditebak lawan.
Meski memiliki banyak variasi taktik, Martínez tetap mempertahankan kerangka utama tim.
Nama-nama seperti Diogo Costa, Rúben Dias, Nuno Mendes, Vitinha, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, dan Cristiano Ronaldo hampir selalu menjadi pilihan utama.
"Kami memenangkan 10 pertandingan beruntun menuju Euro 2024, tetapi tim sekarang jauh lebih matang. Tantangan membuat kami berkembang," ujar Martínez.
Cristiano Ronaldo Jalani Piala Dunia Keenam
Sorotan utama Portugal tetap tertuju kepada Cristiano Ronaldo. Kapten tim tersebut akan menjalani Piala Dunia keenam sepanjang kariernya, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih pemain lain.
Pada usia 41 tahun, Ronaldo masih menjadi figur sentral di skuad Portugal. Selain menjadi pencetak gol andalan, kehadirannya juga memberikan pengaruh besar terhadap mental dan kepercayaan diri tim.
Sejauh ini, Ronaldo telah tampil dalam 22 pertandingan Piala Dunia dan mencetak delapan gol.
Meski peluang mencapai gol ke-1.000 dalam kariernya di turnamen ini terbilang kecil, ambisi sang megabintang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Piala Dunia 2026 diyakini menjadi kesempatan terakhir Ronaldo untuk mewujudkan impian terbesar dalam kariernya, yakni membawa Portugal menjadi juara dunia.
Gonçalo Inácio Jadi Pemain yang Patut Diwaspadai
Selain Ronaldo, perhatian juga tertuju kepada bek muda Gonçalo Inácio. Pemain Sporting CP tersebut berkembang menjadi salah satu bek tengah terbaik Portugal dalam beberapa tahun terakhir.
Kemampuan membaca permainan, ketenangan saat menguasai bola, serta akurasi umpannya membuat Inácio menjadi sosok penting dalam skema permainan Roberto Martínez.
Setelah tampil di Euro 2024 dan membantu Portugal menjuarai UEFA Nations League, Inácio kini diproyeksikan menjadi tandem utama Rúben Dias di jantung pertahanan.
Diogo Costa, Kunci Kekuatan Portugal
Di bawah mistar gawang, Portugal memiliki Diogo Costa yang dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di Eropa.
Kiper FC Porto tersebut dikenal memiliki refleks luar biasa serta kemampuan memainkan bola dari belakang. Selain itu, Costa juga memiliki reputasi sebagai spesialis adu penalti.
Namanya semakin dikenal setelah menggagalkan tiga penalti beruntun saat Portugal menghadapi Slovenia pada babak 16 besar Euro 2024.
Performa konsistennya membuat Costa menjadi salah satu pemain paling penting dalam upaya Portugal meraih gelar juara Piala Dunia 2026.
Bermain untuk Mengenang Diogo Jota
Piala Dunia 2026 juga memiliki makna emosional bagi Portugal. Tim ini masih menyimpan duka atas meninggalnya Diogo Jota dan sang adik, André Silva, pada 2025.
Sejak tragedi tersebut, Roberto Martínez terus mengenang kontribusi Jota dan menjadikannya sebagai sumber motivasi bagi seluruh skuad.
Menurut Martínez, semangat dan dedikasi Jota akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Portugal di turnamen ini.
Portugal Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026
Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda berkualitas, Portugal memiliki modal besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Kehadiran Cristiano Ronaldo, kreativitas Bruno Fernandes dan Bernardo Silva, kokohnya pertahanan yang dipimpin Rúben Dias, serta ketangguhan Diogo Costa menjadikan Portugal salah satu tim yang paling lengkap di Piala Dunia 2026.
Jika mampu menjaga konsistensi permainan dan menghindari cedera pemain kunci, Portugal berpeluang besar menciptakan sejarah dengan meraih trofi Piala Dunia pertama mereka.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada Cristiano Ronaldo. Mampukah sang legenda menutup karier internasionalnya dengan membawa Portugal menjadi juara dunia? Kita lihat sja nanti.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan