RADAR SURABAYA – Indonesia menambah koleksi medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih medali perak dari cabang olahraga voli pantai putra.
Bintang/Sofyan harus mengakui keunggulan pasangan Qatar, Cherif Samba/Ahmed Janko, pada babak final yang berlangsung di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Sabtu (3/10). Mereka kalah melalui pertandingan tiga set dengan skor 1-2 (21-19, 16-21, 8-15).
Bintang/Sofyan mengawali pertandingan dengan permainan agresif. Mereka mampu mengendalikan jalannya set pertama dan terus menjaga keunggulan hingga menang 21-19.
Namun, situasi berubah pada set kedua. Samba/Janko mulai mengambil kendali permainan sehingga Bintang/Sofyan berada dalam posisi tertinggal.
Upaya Bintang/Sofyan untuk mengejar belum membuahkan hasil. Pasangan Qatar tampil solid dan menutup set kedua dengan kemenangan 21-16.
Baca Juga: Sosok Kapolda Bali Irjen Pol Pasma, Polisi Humanis Dekat dengan Abang Tukang Becak
Memasuki set penentuan, Bintang/Sofyan kembali kesulitan mengembangkan permainan. Samba/Janko tampil lebih tenang dan mampu mengumpulkan poin demi poin.
Samba/Janko akhirnya memastikan kemenangan setelah merebut set ketiga dengan skor 15-8.
Hasil tersebut membuat Bintang/Sofyan harus puas dengan medali perak Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Pasangan Indonesia itu sebelumnya berstatus unggulan ketiga dalam turnamen.
Bagi Bintang/Sofyan, medali perak tersebut menjadi pencapaian perdana mereka di Asian Games.
Sementara bagi Indonesia, hasil ini kembali mengulang raihan medali perak dari cabang voli pantai pada Asian Games 2018.
Pada Asian Games 2018, pasangan Ade Candra Rahmawan/Muhammad Ashfiya menjadi wakil Indonesia yang menyumbangkan medali perak dari cabang voli pantai.
Meski gagal meraih emas, perjuangan Bintang/Sofyan memastikan Indonesia tetap membawa pulang medali dari nomor voli pantai putra Asian Games 2026.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan