SRC Seri 3 Jadi Ajang Muaythai Surabaya Buru Bibit Atlet untuk Porprov Jatim 2027

Andy Satria • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 05:32 WIB
Muaythai Surabaya menargetkan prestasi maksimal pada Porprov Jatim 2027. (Andy Satria)
Muaythai Surabaya menargetkan prestasi maksimal pada Porprov Jatim 2027. (Andy Satria)

RADAR SURABAYA – Muaythai Surabaya mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Salah satunya melalui Surabaya Rising Champion (SRC) Seri 3 yang digelar pada 1–4 Oktober 2026.

Sebanyak 222 atlet dari berbagai daerah ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

Selain menjadi arena kompetisi, SRC Seri 3 dimanfaatkan Pengurus Muaythai Indonesia (MI) Kota Surabaya untuk membidik bibit atlet sekaligus memetakan kekuatan calon kontingen Surabaya menuju Porprov Jatim 2027.

Ketua Muaythai Surabaya Hendry Lianto mengatakan, SRC menjadi bagian dari program pembinaan dan seleksi atlet.

 Dari ajang tersebut, tim pelatih mulai melihat atlet yang berpotensi masuk dalam proses seleksi untuk memperkuat Surabaya pada Porprov 2027.

Baca Juga: Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Pedagang Online Kena PPh 0,5 Persen

"Ini memang untuk pembibitan dan persiapan menuju kejuaraan Porprov tahun 2027. Dari sini kami mulai melihat atlet mana yang nantinya bisa mengikuti proses seleksi," ujar Hendry.

Atlet dari Berbagai Daerah Jadi Lawan Uji

Peserta SRC Seri 3 tidak hanya berasal dari Kota Surabaya. Sejumlah atlet dari Banyuwangi, Malang, Pasuruan, dan daerah lain di Jawa Timur turut bertanding. Bahkan, atlet dari Bali juga ambil bagian.

Menurut Hendry, keberagaman peserta menjadi keuntungan bagi atlet Surabaya.

Mereka dapat menguji kemampuan menghadapi lawan dengan karakter dan gaya bertanding yang berbeda.

"Ini juga untuk sparing dan sama-sama mengukur kekuatan. Kalau kita hanya bertanding dengan sesama atlet Surabaya, perkembangan atlet juga tidak akan maksimal. Mereka perlu menghadapi lawan dari luar," katanya.

Pertandingan dengan atlet dari berbagai daerah juga menjadi sarana bagi pelatih untuk memantau perkembangan teknik dan fisik atlet.

Evaluasi tidak hanya dilakukan berdasarkan hasil pertandingan. Kondisi fisik, kekuatan otot, serta kesiapan atlet turut menjadi perhatian tim pelatih.

"Yang kami cek bukan hanya pertandingan. Kondisi fisiknya bagaimana, kekuatan ototnya bagaimana, semuanya kami pantau. Pengecekan juga dilakukan secara berkala," ujar Hendry.

Persiapan Porprov Jatim 2027 Dipercepat

Hendry mengatakan, waktu menuju Porprov Jatim 2027 semakin terbatas. Karena itu, Muaythai Surabaya meningkatkan program pertandingan dan uji kemampuan atlet.

Baca Juga: Indonesia Menang 9-2, Drama 2 Gol Injury Time Antar ke Final

Menurut dia, semakin banyak pengalaman bertanding yang dimiliki atlet, semakin mudah bagi tim pelatih melakukan pemetaan kekuatan dan menentukan atlet yang akan masuk proses seleksi.

"Persiapan kami tingkatkan karena waktunya sudah tidak sampai satu tahun lagi. Itu salah satu alasan kami mengadakan kegiatan seperti ini.

 Beberapa atlet juga kami dorong mengikuti kejuaraan supaya kami tahu sejauh mana kekuatan mereka," katanya.

Selain nomor tarung, Muaythai Surabaya juga masih membahas nomor seni yang akan dipertandingkan. Nomor tersebut nantinya mencakup kategori putra dan putri.

"Untuk nomor seni masih kami diskusikan. Nanti akan dibahas lebih lanjut," ujarnya.

Muaythai Surabaya Bidik Juara Umum Porprov 2027

Pembinaan atlet melalui SRC Seri 3 juga menjadi bagian dari komitmen Muaythai Surabaya kepada KONI Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya.

Muaythai Surabaya menargetkan prestasi maksimal pada Porprov Jatim 2027. Hendry menyebut pihaknya berupaya mempertahankan predikat juara umum.

"Kami komitmen kepada KONI Kota Surabaya dan kepada Bapak Wali Kota untuk mendapatkan emas sebanyak-banyaknya bagi Surabaya," katanya.

"Target kami tetap juara umum. Itu yang kami mulai dari pembinaan dan seleksi di tingkat Kota Surabaya," lanjut Hendry.

Keberadaan kompetisi seperti SRC juga dinilai penting untuk menjaga jam terbang atlet.

 Kompetisi yang berlangsung secara berkala memberikan kesempatan kepada atlet untuk terus bertanding sekaligus mengevaluasi kekurangan sebelum menghadapi kejuaraan yang lebih besar.

Disbudporapar Surabaya Nilai SRC Strategis

Kepala Bidang Olahraga Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Indriatno Heryawan menilai SRC Seri 3 memberikan manfaat strategis bagi perkembangan atlet Surabaya.

Menurut dia, pertandingan yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah menjadi kesempatan bagi atlet Surabaya untuk mengukur kemampuan sekaligus mengenali calon lawan pada Porprov Jatim 2027.

"Saya melihat pertandingan kali ini cukup menarik. Tidak hanya atlet dari Kota Surabaya yang datang, tetapi juga ada peserta dari beberapa daerah," kata Indriatno.

Ia menilai pengalaman menghadapi atlet dari luar Surabaya penting karena persaingan pada Porprov Jatim 2027 nantinya juga melibatkan atlet dari berbagai daerah.

"Ini menjadi momen yang cukup penting dan strategis bagi atlet Surabaya untuk menjajal lawan dari beberapa daerah," ujarnya.

Indriatno menambahkan, hasil pertandingan tersebut dapat membantu tim pelatih melakukan pemetaan kekuatan calon pesaing.

"Apalagi nanti dalam Porprov kami akan mendapati lawan-lawan dari luar daerah. Dengan pertandingan seperti ini, kami bisa mengetahui daerah mana saja yang setidaknya menjadi pesaing," katanya.

Dengan demikian, SRC Seri 3 tidak hanya menjadi agenda pertandingan rutin.

Bagi Muaythai Surabaya, kompetisi tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan, pemetaan, evaluasi, dan seleksi atlet menuju Porprov Jatim 2027.

Melalui peningkatan jam terbang dan pemantauan kondisi atlet secara berkala, Muaythai Surabaya mulai menyiapkan calon kontingen yang diharapkan mampu menyumbangkan medali emas sekaligus mendukung target prestasi Kota Surabaya pada Porprov Jatim 2027.(sam) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Muaythai Surabaya SRC Seri 3 Olahraga Surabaya Porprov Jatim 2027