RADAR SURABAYA– Jawa Timur keluar sebagai juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram 2026 setelah mengoleksi 10 medali emas, empat perak, dan tujuh perunggu dalam ajang yang berlangsung di Sungai Ayung, Bali.
Koleksi tersebut memastikan dominasi kontingen Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Jawa Timur hingga hari terakhir pertandingan, Senin (28/9) malam.
FAJI Jatim menambah dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada pertandingan terakhir.
Tambahan tersebut sekaligus mengantarkan Jawa Timur menutup Kejurnas Arung Jeram 2026 dengan total 21 medali.
FAJI Jatim Tambah Empat Medali di Hari Terakhir
Performa FAJI Jatim semakin menguat pada hari terakhir Kejurnas Arung Jeram 2026. Dua emas tambahan menjadi penentu bagi kontingen Jawa Timur untuk mengamankan posisi sebagai juara umum.
Baca Juga: BTN Housingpreneur Batch 3 Bidik 1.500 Ide Inovasi Perumahan dari Gen Z
Sekretaris Umum FAJI Jawa Timur, Alfan Impriadi, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, ofisial, orang tua, serta pengurus cabang FAJI kabupaten/kota se-Jawa Timur.
“Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu atas pencapaian yang luar biasa ini.
Seluruh atlet, ofisial, pelatih, orang tua, dan seluruh pengcab FAJI kabupaten/kota se-Jatim yang selalu bergairah untuk menciptakan iklim kompetisi yang kondusif,” ujar Alfan.
Menurut Alfan, keberhasilan menjadi juara umum Kejurnas Arung Jeram 2026 patut disyukuri. Namun, capaian tersebut tidak boleh membuat atlet dan tim terlena.
FAJI Jatim masih memiliki agenda penting berikutnya, yakni mempersiapkan diri menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027.
“Kami berharap jangan euforia berlebihan dan tetap rendah hati. Tantangan lebih berat telah menunggu, yaitu mempersiapkan diri menuju BK PON 2027,” tegasnya.
FAJI Jatim Mulai Bidik BK PON 2027
Binpres FAJI Jatim, Dr. Chusaini Matleq, juga memberikan apresiasi kepada seluruh unsur tim yang telah berjuang selama Kejurnas Arung Jeram 2026.
Baca Juga: Indonesia 10 Pemain, Malaysia Gagal Menang di SUGBK
“Terima kasih untuk atlet, pelatih, ofisial, manajer, wasit/juri, tim pendukung, orang tua, dan semua pihak atas perjuangannya.
Kami sangat bangga dengan capaian saudara-saudara. Tetap membumi untuk prestasi lebih tinggi,” kata Chusaini.
Capaian 10 emas, empat perak, dan tujuh perunggu menjadi modal penting bagi FAJI Jawa Timur untuk menghadapi agenda berikutnya.
FAJI Jatim kini dituntut mempertahankan konsistensi prestasi sekaligus meningkatkan persiapan menghadapi persaingan menuju Babak Kualifikasi PON 2027.
Keberhasilan menjadi juara umum Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali juga menjadi bukti kekuatan kontingen Jawa Timur dalam persaingan olahraga arung jeram nasional.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan