Kimi Antonelli Menang GP Spanyol, Verstappen dan Norris Tak Berkutik

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 05:44 WIB
Kimi Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen pembalap. (Formula 1).
Kimi Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen pembalap. (Formula 1).

RADAR SURABAYA – Kimi Antonelli semakin dekat dengan gelar juara dunia Formula 1 2026 setelah memenangi Grand Prix Spanyol di sirkuit Madring, Minggu (13/9).

Pembalap Mercedes itu meraih kemenangan kedelapan musim ini setelah menaklukkan Max Verstappen dan Lando Norris dalam balapan yang berlangsung ketat dan sangat dipengaruhi strategi pit stop.

Antonelli finis sebagai pemenang dengan catatan waktu 1 jam 34 menit 23,754 detik. Verstappen menempati posisi kedua dengan selisih 4,351 detik, sedangkan Norris harus puas di posisi ketiga dengan jarak 5,089 detik dari sang pemenang.

Hasil tersebut membuat Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen pembalap. Pembalap Italia berusia 20 tahun itu kini memiliki keunggulan 81 poin.

Strategi Pit Stop Jadi Penentu

Norris sebenarnya mengawali balapan dengan sangat baik setelah merebut pole position.

Baca Juga: Pro Ref Akui Kesalahan VAR dalam Gol Haaland di Derby Manchester

Pembalap McLaren tersebut mampu mempertahankan posisi terdepan pada lap-lap awal meski mendapat tekanan kuat dari Antonelli.

Antonelli sempat dua kali keluar lintasan ketika berusaha menyalip Norris. Kondisi tersebut bahkan memberikan kesempatan kepada Verstappen untuk naik ke posisi kedua.

Namun, jalannya balapan berubah ketika Virtual Safety Car (VSC) diberlakukan setelah Lance Stroll mengalami masalah rem dan berhenti di Tikungan 20.

Mercedes memanfaatkan situasi tersebut dengan memanggil Antonelli dan George Russell masuk pit. Red Bull juga melakukan hal serupa terhadap Verstappen.

Norris tidak sempat memanfaatkan periode VSC karena masuk pit setelah kondisi balapan kembali normal. Situasi itu membuat strategi McLaren berantakan.

Masalah semakin besar ketika pergantian ban Norris berlangsung lambat. Ia harus berhenti sekitar tujuh detik dan keluar pit di posisi kelima.

Sebaliknya, Antonelli keluar sebagai salah satu pembalap yang paling diuntungkan dari situasi tersebut.

Leclerc Sempat Memimpin Balapan

Strategi Ferrari juga membuat jalannya balapan semakin menarik. Charles Leclerc memilih tidak masuk pit ketika VSC berlangsung dan kemudian memimpin balapan.

Baca Juga: Haaland Cetak Gol Kontroversial, 10 Pemain Man City Bungkam Man United

Ferrari berharap Safety Car atau bahkan bendera merah kembali muncul sehingga Leclerc memiliki peluang mempertahankan posisi terdepan hingga akhir.

Namun, strategi tersebut tidak membuahkan hasil. Leclerc akhirnya masuk pit pada akhir Lap 48 untuk mengganti ban.

Keputusan tersebut membuat persaingan kemenangan kembali terbuka bagi Antonelli, Verstappen, dan Norris.

Setelah Leclerc masuk pit, Antonelli meningkatkan kecepatannya dan berhasil menjauh dari Verstappen.

Norris kemudian memberikan tekanan kepada pembalap Red Bull tersebut dalam perebutan posisi kedua.

Norris sempat mendapatkan peluang ketika Verstappen melebar di Tikungan 5. Namun, juara dunia bertahan itu mampu mempertahankan posisinya hingga finis.

Hamilton Gagal Finis

Sementara itu, Lewis Hamilton mengalami akhir pekan yang mengecewakan.

Pembalap Ferrari tersebut mengalami masalah rem sejak awal balapan.

Persoalan itu semakin parah hingga Ferrari akhirnya memutuskan menarik mobil Hamilton dari balapan setelah tujuh lap.

Lance Stroll juga gagal finis karena masalah rem. Selain keduanya, Carlos Sainz dan Sergio Perez turut mengakhiri balapan lebih awal akibat masalah berbeda pada mobil masing-masing.

George Russell menjadi pembalap Mercedes lainnya yang finis di posisi kelima, di belakang Leclerc.

Liam Lawson tampil cukup impresif dengan finis keenam bersama Red Bull. Franco Colapinto, Oscar Piastri, Arvid Lindblad, dan Nico Hulkenberg melengkapi posisi 10 besar.

Antonelli Akui Norris Layak Menang

Meski meraih kemenangan, Antonelli mengakui Norris sebenarnya tampil sangat kuat sepanjang balapan.

Baca Juga: Ini Penyebab Kebakaran di Simorejo Surabaya hingga Kakak Beradik Ditemukan Meninggal Dunia

"Balapan ini sangat sulit dan sama sekali tidak mudah, terutama dalam mengelola ban. Senang bisa menang, tetapi rasanya tidak sebaik yang seharusnya karena menurut saya Lando pantas menang hari ini," ujar Antonelli.

Pembalap Mercedes itu menilai performa timnya tetap sangat kuat, terutama ketika menggunakan ban hard pada fase akhir balapan.

"Kami menjalani balapan yang sangat kuat. Terutama dengan ban hard pada akhir balapan, kami memiliki kecepatan yang sangat baik. Sekarang kami akan terus berusaha," katanya.

Kemenangan di GP Spanyol menjadi modal penting bagi Antonelli dalam perburuan gelar juara dunia Formula 1 2026.

Setelah jeda singkat, Formula 1 akan memasuki triple-header pertama musim ini. Seri berikutnya adalah Grand Prix Azerbaijan yang berlangsung di Baku pada 24–26 September 2026.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : formula 1
GP Spanyol 2026 max verstappen Formula 1 2026 kimi antonelli