Antasyafi Robby Raih Emas World Climbing Series Guiyang 2026, Persembahkan untuk Sang Ibu

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 07:28 WIB
Antasyafi Robby Al Hilmi meraih medali emas kejuaraan World Climbing Series Guiyang 2026 kategori speed putra di Guizhou Caihu International Climbing Center, Guiyang, Sabtu dini hari WIB. (FPTI)
Antasyafi Robby Al Hilmi meraih medali emas kejuaraan World Climbing Series Guiyang 2026 kategori speed putra di Guizhou Caihu International Climbing Center, Guiyang, Sabtu dini hari WIB. (FPTI)

RADAR SURABAYA – Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, mencatat prestasi gemilang dengan merebut medali emas World Climbing Series Guiyang 2026 nomor speed putra. 

Emas tersebut menjadi gelar pertama Robby di ajang World Climbing Series sekaligus dipersembahkan khusus untuk sang ibu.

Robby memastikan medali emas setelah tampil tercepat pada babak final yang berlangsung di Guiyang, China, Jumat (11/9). Atlet berusia 19 tahun itu membukukan waktu 4,65 detik.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Robby setelah sebelumnya hanya meraih medali perak pada seri di Madrid dan Chamonix.

“Ibu, akhirnya aku emas!” ujar Robby, dikutip dari rilis yang diterima.

Robby mengaku sangat senang karena akhirnya mampu meraih medali emas pertamanya di World Climbing Series. 

Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan banyak pihak serta proses latihan bersama para atlet panjat tebing Indonesia.

Baca Juga: Chelsea vs Hull City: The Blues Wajib Waspada, Tim Promosi Belum Kebobolan

“Saya senang karena itu emas pertama saya di World Climbing Series. Hasil itu berkat dukungan semua pihak dan latihan bersama teman-teman atlet di Indonesia,” kata Robby.

Tiga Kekalahan Jadi Pemicu Antasyafi Robby

Robby juga mengaku tidak menyangka mampu memecahkan catatan waktu terbaiknya.

Tiga kekalahan pada seri World Climbing Series sebelumnya justru menjadi bahan bakar untuk meningkatkan performanya.

Pengalaman tersebut membuat Robby semakin termotivasi untuk tampil lebih baik dan mencatatkan waktu lebih cepat.

Meski berhasil menjadi juara, Robby tidak ingin cepat berpuas diri. Ia menyebut masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam meningkatkan teknik pemanjatan.

“Pekerjaan rumah” tersebut menjadi bagian dari evaluasi Robby untuk menghadapi kompetisi berikutnya dan mempertahankan performa di level dunia.

Robby Unggul atas Atlet China

Pada babak final World Climbing Series Guiyang 2026, Robby bersaing dengan sejumlah atlet papan atas. Ia berhasil mencatatkan waktu terbaik 4,65 detik.

Baca Juga: Liverpool vs Fulham: Iraola Ungkap Masalah Liverpool yang Harus Dibenahi

Ling Yongzhi dari China finis dengan waktu 4,75 detik dan meraih medali perak. Sementara itu, Chu Shouhong mencatatkan waktu 4,80 detik untuk membawa pulang medali perunggu.

Robby juga berhasil mengungguli atlet Jepang, Ryo Omasa, dalam persaingan menuju podium.

Hasil tersebut semakin mempertegas posisi Robby sebagai salah satu atlet speed putra Indonesia yang patut diperhitungkan di pentas internasional.

Robby Kokoh di Peringkat Satu Dunia

Medali emas di Guiyang juga berdampak pada posisi Robby dalam klasemen dunia. Berkat kemenangan tersebut, ia semakin kokoh di peringkat pertama dunia nomor speed perorangan putra seri 2026 dengan koleksi 2.864 poin.

Pelatih kepala Galar Pandu Asmoro menyambut positif pencapaian Robby. Ia berharap keberhasilan di nomor speed perorangan dapat berlanjut pada nomor speed relay.

“Kami berharap akan ada medali lagi yang didapat dari nomor relay,” ujar Galar.

Selain Robby, atlet panjat tebing Indonesia lainnya juga tampil di World Climbing Series Guiyang 2026.

Raharjati Nursamsa harus terhenti di babak semifinal nomor speed putra. Sementara itu, pada nomor putri, Rajiah Sallsabillah terhenti di semifinal, sedangkan Adi Asih dan Berthdigna Devi Surya harus mengakhiri langkah di perempat final.

Prestasi Robby di Guiyang menjadi tambahan kabar positif bagi panjat tebing Indonesia. Selain mempersembahkan emas untuk sang ibu, kemenangan tersebut juga memperkuat posisinya di puncak peringkat dunia nomor speed putra.

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : ANTARA
Antasyafi Robby World Climbing Series 2026 Panjat Tebing Indonesia Speed Climbing