KONI Jatim Perkuat Kerja Sama Olahraga dengan Australia Barat

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:02 WIB
KONI Jatim dan Australia Barat jalin kerjasama peningkatan prestasi atlet. (Humas)
KONI Jatim dan Australia Barat jalin kerjasama peningkatan prestasi atlet. (Humas)

RADAR SURABAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur memperkuat kerja sama olahraga dengan Pemerintah Negara Bagian Australia Barat.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Teknis (Technical Agreement) di bidang olahraga.

Kerja sama KONI Jatim dan Australia Barat ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat hubungan Sister State yang telah terjalin sejak 1991.

 Kolaborasi diarahkan pada pengembangan olahraga prestasi hingga peningkatan partisipasi masyarakat dalam olahraga.

Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil mengatakan, perjanjian tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan menjadi awal kerja sama yang konkret, terarah, dan saling menguntungkan.

“Kami memandang Australia, khususnya Australia Barat, sebagai mitra strategis yang memiliki pengalaman, sistem, dan keahlian yang maju dalam pengembangan olahraga prestasi,” kata Muhammad Nabil, Rabu (12/8).

Baca Juga: GPM Surabaya Jual Pangan Murah, Pedagang Penyetan Ikut Berburu Bahan Baku

KONI Jatim Perkuat Sport Science dan Pembinaan Atlet

Dalam kerja sama tersebut, KONI Jawa Timur dan Australia Barat membuka ruang kolaborasi dalam berbagai aspek olahraga.

Mulai dari pengembangan olahraga prestasi, pendidikan olahraga, olahraga rekreasi, pembinaan atlet berbakat, hingga pengembangan industri olahraga.

Peningkatan prestasi atlet menjadi salah satu fokus utama. Program kerja sama mencakup pertukaran pengetahuan, pengalaman, pelatihan, dan kompetisi.

Kedua pihak juga berpeluang bekerja sama dalam identifikasi dan pembinaan talenta olahraga.

 Peningkatan kualitas pelatih, penguatan sistem pembinaan atlet, penerapan ilmu pengetahuan olahraga (sport science), pengembangan program latihan, serta evaluasi beban latihan turut menjadi perhatian.

Baca Juga: BRI Kancab Kapas Kampung Serahkan Bus ke Ubaya, Perkuat Dukungan Aktivitas Kampus

Menurut Muhammad Nabil, transfer pengetahuan dan keahlian dari Australia Barat penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet Jawa Timur.

“Bagi Jawa Timur, dukungan teknis dan transfer keahlian sangat penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi tingkat nasional dan internasional, khususnya PON XXII Tahun 2028,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa prestasi olahraga harus dibangun melalui sistem pembinaan yang terencana dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa keberhasilan olahraga tidak diraih secara kebetulan, tetapi dibangun melalui perencanaan yang matang, kepelatihan berkualitas tinggi, dukungan ilmiah, kedisiplinan, serta evaluasi yang berkelanjutan,” katanya.

Kerja Sama Mencakup Olahraga Masyarakat

Kolaborasi KONI Jatim dan Australia Barat tidak hanya berfokus pada olahraga prestasi. Pengembangan sumber daya manusia olahraga juga menjadi bagian dari perjanjian tersebut.

Pelatih, administrator, dan personel pengelola olahraga menjadi sasaran program peningkatan kapasitas melalui pendidikan, pelatihan, dan transfer keahlian.

Aspek keselamatan olahraga juga masuk dalam ruang lingkup kerja sama. Di antaranya rehabilitasi medis olahraga, penelitian, pengumpulan data dan statistik olahraga, serta pengelolaan fasilitas dan peralatan olahraga.

Kedua pihak juga membuka peluang kerja sama untuk mencegah penggunaan obat-obatan terlarang dalam olahraga sekaligus meningkatkan tata kelola olahraga.

Di sektor olahraga masyarakat, kolaborasi diarahkan untuk meningkatkan partisipasi melalui program berbasis komunitas.

Program tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap aktivitas olahraga sekaligus membangun budaya olahraga di Jawa Timur dan Australia Barat.

Technical Agreement Berlaku Empat Tahun

Perjanjian Teknis KONI Jawa Timur dan Pemerintah Negara Bagian Australia Barat berlaku selama empat tahun sejak ditandatangani.

Perjanjian dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis kedua pihak.

Pelaksanaan program tetap menyesuaikan dengan ketersediaan dana dan personel masing-masing pihak.

Kedua pihak juga dapat menyusun pengaturan teknis lanjutan untuk menjalankan program yang telah disepakati.

Dokumen kerja sama ditandatangani Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil atas nama KONI Jawa Timur dan Bryce Green, WA Government Investment and Trade Commissioner to Indonesia, atas nama Pemerintah Negara Bagian Australia Barat.

Baca Juga: BRI dan Danantara Perkuat Ekonomi Kerakyatan, UMKM Naik Kelas hingga Pelosok Negeri

Australia Barat Sambut Positif Kerja Sama dengan Jatim

Bryce Green menyambut baik kelanjutan kerja sama tersebut. Ia menyebut Jawa Timur dan Australia Barat memiliki sejarah persahabatan yang panjang sehingga kolaborasi olahraga menjadi langkah yang relevan untuk terus dikembangkan.

“Kerja sama ini memang layak dilakukan dan dilanjutkan karena Jawa Timur dan Australia Barat memiliki sejarah persahabatan yang panjang.

Demikian juga, khususnya dengan KONI Jawa Timur, yang sejak 2019 sudah menjalin kerja sama,” ujar Bryce.

Konsul Jenderal Australia di Surabaya Glen Askew juga menyambut positif kerja sama tersebut.

Ia bahkan mengungkapkan dirinya sebagai Bonek, sebutan bagi pendukung Persebaya Surabaya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan untuk mempertemukan pengalaman dan keunggulan Australia Barat dengan potensi olahraga Jawa Timur.

Melalui transfer keahlian, peningkatan kapasitas pelatih dan atlet, penerapan sport science, serta sistem pembinaan yang terukur,

kerja sama KONI Jatim dan Australia Barat diharapkan memperkuat fondasi olahraga Jawa Timur untuk menghadapi persaingan nasional dan internasional, termasuk PON XXII 2028.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
bryce green australia barat koni jawa timur Muhammad Nabil glen askew