IMC 2026 Sukses, PBMI Incar Medali Emas SEA Games 2027

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:25 WIB
Ketua Umum PBMI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti apresiasi penyelenggaraan IMC 2026.(Humas)
Ketua Umum PBMI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti apresiasi penyelenggaraan IMC 2026.(Humas)

RADAR SURABAYA – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai bertajuk Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 berlangsung sukses dan menjadi momentum penting bagi Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) dalam mempersiapkan atlet menuju ajang internasional.

IMC 2026 resmi ditutup di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi, Minggu (9/8). Kejuaraan yang berlangsung selama lima hari tersebut diikuti lebih dari 544 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan perolehan medali terbanyak. Kontingen Jawa Barat mengoleksi 41 medali emas, 49 perak, dan 48 perunggu atau total 138 medali.

Sementara itu, Jawa Timur mengoleksi 55 medali dan DKI Jakarta 41 medali. Persaingan ketat antardaerah dalam IMC 2026 menjadi gambaran semakin berkembangnya pembinaan muaythai di Indonesia.

PBMI Siapkan Atlet Menuju SEA Games 2027

Ketua Umum PBMI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai keberhasilan IMC 2026 tidak hanya ditentukan dari lahirnya para juara, tetapi juga peningkatan kualitas penyelenggaraan pertandingan.

Baca Juga: ITS Gagas Kendaraan Otonom Laut-Udara, Perkuat Maritim Indonesia

Menurut LaNyalla, penerapan hasil pelatihan wasit dan juri berstandar International Federation of Muaythai Associations (IFMA) menjadi salah satu indikator perkembangan positif muaythai Indonesia.

“Kita semua telah menyaksikan sebuah perubahan besar. Hasil dari pelatihan wasit dan juri berstandar IFMA yang baru saja kita laksanakan benar-benar diaplikasikan dalam Kejurnas ini,” ujar LaNyalla.

Kesuksesan IMC 2026 sekaligus menjadi bagian dari proses pencarian atlet potensial untuk memperkuat Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional.

Sekretaris Jenderal PBMI Azwan Karim mengatakan, atlet-atlet terbaik dari Kejurnas Muaythai 2026 akan masuk dalam proses seleksi untuk menghadapi agenda internasional, termasuk SEA Games 2027 di Malaysia dan PON 2028.

“Kejurnas ini menjadi ajang penyaringan bakat PBMI untuk acara-acara internasional, khususnya tahun depan,” kata Azwan.

PBMI menargetkan sedikitnya dua medali emas pada SEA Games 2027. Target tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi muaythai Indonesia di tingkat Asia Tenggara.

Juara IMC 2026 Tidak Otomatis Masuk Pelatnas

Azwan menegaskan, keberhasilan atlet menjadi juara pada IMC 2026 tidak otomatis membuat mereka mendapatkan tempat permanen di Pelatnas.

PBMI tetap akan melakukan evaluasi secara menyeluruh melalui mekanisme promosi dan degradasi.

Dengan demikian, atlet yang masuk Pelatnas harus mampu menunjukkan performa terbaik secara konsisten.

“Pasti akan diseleksi. Pasti akan ada promosi dan degradasi bagi atlet-atlet yang ada di Pelatnas,” tegas Azwan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Titipkan Anak Pasutri yang Viral ke Rumah Aman, Tunggu Putusan Hak Asuh

Selain persiapan SEA Games 2027, PBMI juga tengah mempersiapkan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Muaythai Championship 2027 yang direncanakan berlangsung di Jakarta.

Agenda tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dalam menyelenggarakan kejuaraan muaythai berstandar internasional.

18 Pengprov Ikuti IMC 2026

IMC 2026 diikuti 18 Pengprov Muaythai Indonesia. Keterlibatan berbagai daerah menunjukkan semakin luasnya ekosistem pembinaan muaythai nasional.

Azwan mengatakan seluruh rangkaian pertandingan hingga babak final berlangsung lancar.

Meski terdapat cedera sebagai bagian dari risiko olahraga combat, seluruh kondisi atlet dapat ditangani oleh tim medis.

“Semua final berjalan lancar. Pastinya ada cedera karena ini olahraga combat, tetapi semuanya dapat ditangani dengan baik oleh tim medis,” ujarnya.

Kesuksesan penyelenggaraan tersebut menjadi modal bagi PBMI untuk terus meningkatkan kualitas kompetisi nasional sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet.

Jawa Barat Dominasi Perolehan Medali

Jawa Barat tampil sebagai daerah dengan perolehan medali terbanyak pada IMC 2026. Sebanyak 41 emas, 49 perak, dan 48 perunggu berhasil dikumpulkan kontingen Jawa Barat.

Sekretaris Umum Pengprov Muaythai Jawa Barat D.K.P. Tine Yowargana mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut perempuan yang akrab disapa Tingting tersebut, prestasi Jawa Barat tidak terlepas dari kesiapan atlet, kualitas pelatih, serta kerja keras seluruh tim selama masa persiapan hingga pertandingan.

“Saya sangat bersyukur. Hasil ini sangat membanggakan. Para atlet Jawa Barat tampil luar biasa, bukan hanya dari sisi teknik dan fisik, tetapi juga mental bertanding.

 Mereka mampu menjaga fokus, menjalankan strategi yang diberikan pelatih, dan menunjukkan semangat juang yang tinggi di setiap pertandingan,” ujar Tingting.

Ia menilai persaingan pada IMC 2026 sangat ketat karena mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah.

“Medali ini bukan sekadar angka. Di balik setiap medali ada latihan panjang, disiplin, pengorbanan, dan keberanian para atlet untuk bertanding membawa nama Jawa Barat,” katanya.

PBMI Incar Prestasi Maksimal di SEA Games 2027

Penutupan IMC 2026 menjadi awal bagi PBMI untuk melanjutkan proses pembinaan menuju agenda internasional. Atlet berpotensi akan dipantau dan diseleksi untuk mendapatkan tempat di Pelatnas.

Target minimal dua medali emas di SEA Games 2027 Malaysia menjadi tantangan bagi PBMI untuk meningkatkan kualitas atlet, pelatih, dan sistem pembinaan.

Keberhasilan IMC 2026 juga diharapkan memperkuat persaudaraan antardaerah serta meningkatkan daya saing muaythai Indonesia di tingkat internasional.

LaNyalla mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan IMC 2026, mulai dari panitia, Pemerintah Kota Bekasi, aparat keamanan, tim medis, Pengprov Muaythai Indonesia, manajer tim, pelatih, atlet, hingga masyarakat.

“Semoga momentum Kejurnas ini semakin mempererat tali persaudaraan kita dan menjadi fondasi yang kokoh untuk kejayaan Muaythai Indonesia di masa depan,” pungkas LaNyalla.(rak) 

 

 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
IMC 2026 Muaythai Indonesia AA LaNyalla Mahmud Mattalitti PBMI