RADAR SURABAYA – Pembalap Slovenia, Tadej Pogacar, kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah balap sepeda dunia.
Rider UAE Emirates XRG itu sukses menjuarai Tour de France 2026 sekaligus menyamai rekor lima gelar juara umum yang sebelumnya hanya dimiliki empat legenda, yakni Jacques Anquetil, Eddy Merckx, Bernard Hinault, dan Miguel Indurain.
Kepastian gelar diraih Pogacar setelah menuntaskan etape terakhir sejauh 88,7 kilometer di Paris, Minggu (26/7).
Gelar tersebut menjadi yang kelima sepanjang kariernya setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2020, 2021, 2024, dan 2025.
"Ini hari yang luar biasa. Saya tidak bisa berkata-kata. Saya senang balapan ini berakhir dan kami memenanginya untuk kelima kalinya.
Baca Juga: Federico Chiesa Buka Suara soal Masa Depannya di Liverpool, Siap Bangkit Bersama Andoni Iraola
Setiap kemenangan selalu sangat spesial," ujar Pogacar, dikutip dari laman resmi Tour de France.
Tetap Agresif Meski Hampir Pastikan Gelar
Meski sudah memimpin klasemen umum dan hanya membutuhkan finis dengan aman untuk mengunci gelar, Pogacar tetap tampil menyerang pada etape penutup.
Pembalap berusia 27 tahun itu beberapa kali melancarkan serangan di tanjakan Côte de la Butte Montmartre, yang menjadi bagian dari tiga putaran terakhir balapan.
Aksinya membuat peloton terpecah. Hanya Mathieu van der Poel dari Alpecin-Deceuninck yang mampu mengimbangi laju Pogacar hingga puncak tanjakan terakhir.
Keduanya sempat unggul sekitar 15 detik atas kelompok pengejar. Namun, keunggulan tersebut terus menipis ketika para pembalap di belakang meningkatkan kecepatan menjelang garis finis.
Pada 600 meter terakhir, Van der Poel melakukan akselerasi dan berhasil menjadi pembalap pertama yang melintasi garis finis.
Sementara itu, Pogacar memilih menjaga ritme karena fokus utamanya adalah memastikan jersey kuning tetap berada dalam genggamannya sebagai simbol juara klasemen umum.
Baca Juga: Bursa Transfer: Liverpool Resmi Luncurkan Penawaran Rp2,27 Triliun untuk Bradley Barcola
Dominasi Tadej Pogacar di Tour de France
Keberhasilan menjuarai Tour de France 2026 semakin menegaskan dominasi Pogacar di ajang balap sepeda paling bergengsi di dunia.
Sejak menjalani debut pada 2020, Pogacar selalu finis di podium dalam tujuh penampilannya di Tour de France.
Konsistensi luar biasa tersebut mengantarkannya sejajar dengan Jacques Anquetil, Eddy Merckx, Bernard Hinault, dan Miguel Indurain sebagai pemilik lima gelar juara umum Tour de France.
Dengan usia yang masih 27 tahun, Pogacar berpeluang besar melampaui rekor tersebut dan menjadi pembalap tersukses sepanjang sejarah Tour de France pada musim-musim mendatang.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan