RADAR SURABAYA – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya, Arderio Hukom, memastikan seluruh masukan dari cabang olahraga (cabor),
khususnya terkait fasilitas latihan, langsung ditindaklanjuti usai Rapat Koordinasi (Rakor) KONI Surabaya yang digelar bersama seluruh cabor anggota.
Rakor berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Forum tersebut menjadi sarana komunikasi antara pengurus KONI Surabaya, pemerintah daerah,
dan seluruh cabang olahraga dalam membahas berbagai persoalan pembinaan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Baca Juga: Jurgen Klopp Siap Latih Timnas Jerman, Akui Energinya Sudah Pulih Total Usai Tinggalkan Liverpool
Menurut Arderio Hukom, Rakor tidak sekadar menjadi agenda koordinasi, tetapi juga wadah bagi setiap cabang olahraga untuk menyampaikan aspirasi, kendala, serta usulan demi meningkatkan kualitas pembinaan atlet.
"Alhamdulillah, Rakor KONI Surabaya bersama cabang olahraga berjalan lancar. Antusiasme peserta sangat luar biasa. Forum
ini juga menjadi sarana bagi cabor untuk menyampaikan keluh kesah, dukungan, saran, dan berbagai masukan," ujar Arderio.
Keluhan Fasilitas Latihan Langsung Mendapat Solusi
Salah satu isu yang mengemuka dalam Rakor adalah keterbatasan fasilitas latihan yang dialami sejumlah cabang olahraga.
Menanggapi hal tersebut, KONI Surabaya menghadirkan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya agar solusi dapat diputuskan secara langsung.
Arderio menjelaskan, penggunaan fasilitas olahraga di Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) memerlukan rekomendasi dari KONI Surabaya.
Melalui koordinasi yang dilakukan dalam Rakor, proses administrasi tersebut dapat segera diselesaikan.
"Alhamdulillah, permasalahan itu langsung terjawab. Minggu depan fasilitas tersebut sudah bisa digunakan setelah proses rekomendasi dari KONI Surabaya," katanya.
Ia berharap komunikasi antara KONI Surabaya, Disbudporapar, dan seluruh cabang olahraga terus diperkuat agar berbagai persoalan pembinaan atlet dapat diselesaikan lebih cepat.
Tour de Porprov Jadi Langkah Awal Menuju Porprov Jatim 2027
Selain membahas persoalan pembinaan, Rakor juga menjadi momentum sosialisasi Tour de Porprov, program monitoring,
evaluasi, dan pendampingan bagi seluruh cabang olahraga menuju Porprov Jawa Timur 2027.
Program ini akan menjadi test event untuk mengukur kesiapan atlet, pelatih, organisasi cabang olahraga, hingga kesiapan penyelenggaraan.
Pelaksanaannya dimulai sejak 2026 sebagai bagian dari strategi pembinaan jangka panjang KONI Surabaya.
Melalui Tour de Porprov, KONI Surabaya berharap setiap cabang olahraga mampu memetakan perkembangan prestasi atlet,
mengidentifikasi kebutuhan pembinaan, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga dominasi dan mempertahankan prestasi Kota Surabaya pada ajang Porprov Jawa Timur 2027.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan