Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 Resmi Bergulir di Surabaya, Jadi Langkah Besar Cetak Atlet Timnas

Andy Satria • Kamis, 2 Juli 2026 | 21:13 WIB
Sekjend PB PSTI, Nahrawi Nawawi (tiga dari kanan), didampingi Ketua PSTI Jawa Timur, Aries Agung Paewai (tiga dari kiri) , ketika pembukaan Liga Sepak Takraw Indonesia (LSTI) 2026 di Gelora Pancasila, Surabaya, Kamis (2/7).
Sekjend PB PSTI, Nahrawi Nawawi (tiga dari kanan), didampingi Ketua PSTI Jawa Timur, Aries Agung Paewai (tiga dari kiri) , ketika pembukaan Liga Sepak Takraw Indonesia (LSTI) 2026 di Gelora Pancasila, Surabaya, Kamis (2/7).

RADAR SURABAYA – Liga Sepak Takraw Indonesia (LSTI) 2026 resmi dimulai dari Kota Surabaya.

Kompetisi nasional yang menjadi tonggak baru pembinaan atlet sepak takraw Indonesia itu dibuka di GOR Pancasila, Surabaya, Kamis (2/7),

dengan diikuti tim-tim terbaik dari Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyelenggaraan LSTI 2026 menjadi terobosan baru Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) dalam membangun sistem kompetisi yang berkesinambungan. 

Melalui liga nasional ini, PB PSTI berharap lahir lebih banyak atlet berkualitas yang mampu memperkuat tim nasional di ajang internasional, mulai SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia.

Kompetisi merupakan tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Nasional Badan Liga Nasional bersama Pengurus Provinsi (Pengprov) PSTI se-Indonesia.

Baca Juga: Portugal vs Kroasia: Saatnya Cristiano Ronaldo Menjawab Keraguan di Panggung Piala Dunia 2026

Liga berlangsung pada 2–27 Juli 2026 dan dibagi ke dalam lima wilayah.

Bandar Lampung menjadi tuan rumah Wilayah 1, Surabaya Wilayah 2, Mamuju Wilayah 3, Jayapura Wilayah 4, dan Tarakan Wilayah 5.

Sebanyak 39 tim dari berbagai provinsi ambil bagian berdasarkan rekomendasi Pengprov PSTI.

Wilayah 2 yang dipusatkan di Surabaya diikuti peserta dari sembilan provinsi di Pulau Jawa serta Bali, NTB, dan NTT.

Seluruh pertandingan dipimpin 25 wasit nasional berlisensi, sementara seluruh atlet memperoleh perlindungan BPJS Kesehatan selama kompetisi berlangsung.

Ketua PSTI Jawa Timur, Aries Agung PaewaiAries Agung Paewai, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PB PSTI yang menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah pembukaan Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 Wilayah 2.

Menurut Aries, liga nasional tidak hanya menjadi ajang mengejar prestasi, tetapi juga memperkuat pembinaan atlet, mempererat persaudaraan antardaerah, dan meningkatkan kualitas sepak takraw Indonesia.

"Kompetisi ini harus menjadi sarana membangun sportivitas dan meningkatkan prestasi sepak takraw Indonesia agar mampu bersaing di SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia," ujarnya.

Baca Juga: Kurir Paket Beralih Antar Ganja dan Sabu, Pria Ini Akhirnya Ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

Ia juga mengingatkan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas sebagai fondasi lahirnya atlet nasional yang profesional dan berkarakter.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB PSTI, Nahrawi Nawawi, yang mewakili Ketua Umum PB PSTI H. Surianto, menyebut LSTI 2026 sebagai tonggak sejarah baru dalam pembinaan sepak takraw nasional.

Menurutnya, sistem liga nasional telah lama menjadi cita-cita PB PSTI agar pembinaan atlet tidak lagi bersifat insidental, melainkan berlangsung secara berkesinambungan.

"Liga ini sudah lama direncanakan oleh kepengurusan PB PSTI dari periode ke periode.

Tahun ini akhirnya dapat terlaksana. Ini menjadi langkah besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi dan membawa sepak takraw Indonesia semakin maju," katanya.

Nahrawi turut mengapresiasi Pengprov PSTI Jawa Timur yang dinilai sukses mempersiapkan pelaksanaan kompetisi. 

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Ketua Umum PB PSTI berhalangan hadir akibat agenda bersama Kementerian Investasi.

Meski masih menghadapi tantangan keterbatasan anggaran, PB PSTI optimistis Liga Sepak Takraw Indonesia akan menjadi

fondasi lahirnya atlet-atlet profesional yang mampu mengangkat prestasi Indonesia di level internasional.

Sebagai puncak kompetisi, para juara dari lima wilayah akan bertanding pada putaran nasional di Jakarta pada Oktober 2026.

Selain memperebutkan gelar juara nasional, para peserta juga akan dipantau tim pelatih sebagai bagian dari proses seleksi tim nasional Indonesia untuk menghadapi berbagai kejuaraan internasional.(sam) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#liga sepak takraw indonesia #PB PSTI #LSTI #Aries Agung Paewai