RADAR SURABAYA - Akhirnya, penantian panjang itu terbayar lunas. PSN Ngada resmi memastikan diri promosi ke Liga 3 Nusantara setelah meraih kemenangan penting atas Persibangga Purbalingga pada laga yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Kamis (2/7/2026) sore.
Tim berjuluk Laskar Jeramasi itu menang dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit awal. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan wakil Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengamankan satu tiket promosi ke kasta ketiga sepak bola nasional.
Baca Juga: Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melonjak 14,36 Persen, Neraca Dagang Defisit US$2,80 Miliar
PSN Ngada pun mencatat sejarah baru sebagai tim kedua dari NTT yang berhasil menembus Liga 3 Nusantara setelah sebelumnya lebih dulu dicapai Persebata Lembata.
Keberhasilan ini juga memastikan PSN Ngada melaju ke babak semifinal Liga 4 Piala Presiden. Dalam dua pertandingan yang sudah dijalani, PSN Ngada tampil sempurna dengan menyapu bersih kemenangan dan mengoleksi enam poin.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa PSN Ngada tidak sekadar datang sebagai peserta pelengkap. Mereka tampil dengan mental kuat, permainan disiplin, dan semangat juang tinggi sepanjang turnamen.
Meski target awal tim hanya mengamankan tiket promosi, peluang PSN Ngada untuk melangkah lebih jauh masih terbuka lebar. Laskar Jeramasi kini berkesempatan memburu gelar juara Liga 4 nasional musim ini.
Selain prestise, status juara juga dinilai penting karena hadiah yang tersedia cukup besar dan bisa membantu kebutuhan operasional tim, terutama untuk biaya transportasi serta akomodasi pemain pada kompetisi mendatang.
Pemerhati sepak bola NTT di Surabaya, Anton, menilai promosi ini harus segera diikuti dengan persiapan matang menghadapi kerasnya persaingan di Liga 3 Nusantara.
“Target promosi sudah tercapai, tapi pekerjaan besar justru baru dimulai. Kompetisi Liga 3 Nusantara jauh lebih panjang dan berat karena menggunakan sistem tiga ronde,” ujarnya.
Anton mengingatkan manajemen PSN Ngada untuk belajar dari pengalaman Persebata Lembata pada musim lalu. Saat itu, Persebata sempat tampil meyakinkan di fase awal kompetisi, namun gagal menjaga konsistensi hingga akhirnya terdegradasi.
Menurut dia, PSN Ngada harus mulai menyusun strategi jangka panjang, baik dari sisi komposisi pemain maupun kesiapan finansial tim.
“Materi pemain PSN Ngada saat ini sudah cukup tangguh dan sebaiknya dipertahankan. Tapi tim juga perlu tambahan beberapa pemain unggulan dari klub-klub lain di NTT karena persaingan di Liga 3 Nusantara pasti jauh lebih ketat,” katanya. (*)
Editor : Lambertus Hurek