Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Hebat! Alumni SMANOR Dominasi Tim Sepak Takraw Jatim di Liga Sepak Takraw Indonesia 2026

Andy Satria • Selasa, 30 Juni 2026 | 01:41 WIB
Tim sepak Takraw Jatim
Tim sepak Takraw Jatim

RADAR SURABAYA– Sekolah Menengah Atas Negeri Olahraga (SMANOR) kembali membuktikan kualitas pembinaan atletnya.

Mayoritas pemain yang memperkuat tim sepak takraw Jawa Timur pada ajang Liga Sepak Takraw Indonesia (LSI) 2026 merupakan alumni SMANOR.

Kompetisi nasional tersebut akan berlangsung di GOR Pancasila Surabaya pada 1–4 Juli 2026.

Jawa Timur dipercaya menjadi tuan rumah seri pembuka LSI Wilayah II sekaligus mengusung target tampil kompetitif dengan kekuatan para pemain binaan SMANOR.

Seluruh Tim Putra Jatim Merupakan Alumni SMANOR

Dominasi SMANOR terlihat jelas pada skuad putra Jawa Timur. Seluruh pemain yang didaftarkan merupakan lulusan sekolah olahraga tersebut,

yakni M. Rafly Ferdiansya, Dwi Angga, Gusna Yusuf Hamdani, M. Abil Arshid, M. Ayyub, Ikhsan Nur Risky, dan Rasyid Trio.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya, Selasa 30 Juni 2026: Cerah Seharian, Warga Pesisir Diminta Waspadai Banjir Rob Saat Bulan Purnama

Sementara itu, tim putri Jawa Timur juga diperkuat enam alumni SMANOR, yaitu Ayu Fitri, Salsa Sabilillah, Aulia Febriani, Rini Susanti, Siti Juariyah, dan Nurike Dias Amani.

Satu-satunya pemain yang bukan lulusan SMANOR adalah Rizky Nikmaturohmah.

Pelatih sepak takraw SMANOR, M. Khabib, mengatakan dua pemain putri, Salsa Sabilillah dan Ayu Fitri, juga merupakan atlet pelatnas yang siap memperkuat Jawa Timur pada LSI.

"Di tim putri kami juga diperkuat dua atlet pelatnas, yaitu Salsa Sabilillah dan Ayu Fitri. Keduanya juga merupakan lulusan SMANOR," ujarnya, Senin (29/6).

Persiapan Tim Jatim Jelang Liga Sepak Takraw Indonesia

Khabib menjelaskan seluruh persiapan tim Jawa Timur dilakukan di SMANOR. Para atlet telah menjalani program latihan secara intensif untuk menghadapi persaingan di Liga Sepak Takraw Indonesia.

Menurutnya, kesiapan fisik, teknik, dan mental terus dimatangkan agar Jawa Timur mampu bersaing memperebutkan gelar juara.

SMANOR Konsisten Cetak Atlet Berprestasi

SMANOR selama ini menjadi salah satu pusat pembinaan atlet sepak takraw terbaik di Indonesia.

Baca Juga: Belanda vs Maroko: Cuaca Panas Monterrey Jadi Kendala! Maroko Siap Kejutkan De Oranje

Sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Jawa Timur tersebut telah melahirkan banyak atlet nasional.

Salah satu alumninya, Saiful Rijal, berhasil mempersembahkan medali emas pada Asian Games 2023.

Selain itu, cabang olahraga sepak takraw juga menjadi penyumbang medali bagi Jawa Timur di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), dengan raihan terbaik lima medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.

Pengprov PSTI Jatim: LSI Perkuat Pembinaan Atlet Nasional

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Takraw Indonesia (Pengprov PSTI) Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, menilai Liga

Sepak Takraw Indonesia menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan atlet sekaligus meningkatkan daya saing sepak takraw Indonesia.

"Jawa Timur merasa terhormat dipercaya menjadi tuan rumah seri pembuka Liga Sepak Takraw Indonesia Wilayah II.

Ini bukan sekadar menjadi penyelenggara, tetapi juga bagian dari komitmen bersama membangun ekosistem pembinaan atlet melalui kompetisi yang berkesinambungan," katanya.

Aries berharap LSI menjadi wadah bagi atlet untuk meningkatkan kualitas permainan, memperbanyak pengalaman bertanding,

serta melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.

Ia juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung demi kemajuan sepak takraw nasional.(sam) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#smanor #liga sepak takraw indonesia #sepak takraw #Jawa Timur