Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

FISI Jatim Siapkan Atlet Muda Menuju Porprov dan PON 2028, Bidik Lahirkan Skater Olimpiade Musim Dingin

Andy Satria • Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:28 WIB
Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, menyatakan pihaknya akan mengupayakan agar cabang olahraga ice skating dapat masuk dalam agenda Porprov mendatang.(Andy Satria)
Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, menyatakan pihaknya akan mengupayakan agar cabang olahraga ice skating dapat masuk dalam agenda Porprov mendatang.(Andy Satria)

RADAR SURABAYA – Federasi Ice Skating Indonesia (FISI) Jawa Timur mulai memperkuat pembinaan atlet muda sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. 

Tak hanya itu, organisasi ini juga menargetkan lahirnya atlet yang mampu menembus ajang Olimpiade Musim Dingin di masa depan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peluncuran jajaran pengurus baru FISI Jatim sekaligus demonstrasi kemampuan puluhan atlet muda di OCA Ice Skating Arena Surabaya, Sabtu (20/6).

Dalam kegiatan tersebut, atlet dari nomor figure skating dan short track speed skating menampilkan kemampuan mereka di atas lintasan es.

Penampilan itu menjadi bukti bahwa olahraga musim dingin memiliki peluang berkembang di daerah tropis seperti Jawa Timur.

Ketua Harian FISI Jawa Timur, Sondang Aprilia Siahaan, mengatakan kepengurusan baru yang mulai bekerja sejak Mei 2026 akan berfokus pada pembibitan atlet usia muda serta perluasan program pembinaan ke berbagai daerah.

Baca Juga: Tunisia vs Jepang: Laga Bersejarah ke-1.000 Piala Dunia! Jepang Diunggulkan Bungkam Tunisia

“Kami ingin menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki banyak bibit potensial yang ke depan diharapkan mampu bersaing di Porprov hingga PON,” ujar Sondang.

Kolaborasi dengan Atlet Sepatu Roda

Untuk mempercepat regenerasi atlet, FISI Jatim menggandeng komunitas olahraga sepatu roda sebagai sumber talenta baru.

Strategi ini dinilai efektif karena atlet sepatu roda telah memiliki kemampuan dasar yang dibutuhkan dalam olahraga es, terutama kecepatan, keseimbangan, dan teknik meluncur.

“Kalau mencari bibit baru dari nol membutuhkan waktu panjang. Karena itu, kami berkolaborasi dengan atlet sepatu roda yang sudah memiliki modal kecepatan,” jelas Sondang.

Hasilnya cukup menjanjikan. Dalam waktu sekitar satu bulan latihan, sejumlah atlet sepatu roda mampu beradaptasi dengan cepat di lintasan es dan menunjukkan perkembangan signifikan.

“Mereka sudah mampu menampilkan performa yang luar biasa meski tetap menjalani latihan di klub sepatu roda masing-masing,” tambahnya.

KONI Jatim Dorong Ice Skating Tampil di Porprov

Langkah FISI Jatim mendapat dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur.

Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, menyatakan pihaknya akan mengupayakan agar cabang olahraga ice skating dapat masuk dalam agenda Porprov mendatang.

Menurut Nabil, apabila belum memungkinkan dipertandingkan sebagai cabang resmi, ice skating setidaknya dapat ditampilkan dalam bentuk ekshibisi.

“Minimal masyarakat mengetahui bahwa ada cabang olahraga ini di Jawa Timur. Kehadirannya juga bisa mendorong minat atlet muda untuk bergabung,” katanya.

Baca Juga: Paraguay Menang Heroik dengan 10 Pemain, Turki Resmi Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Keberadaan cabang olahraga ini memang masih menghadapi tantangan, terutama keterbatasan fasilitas arena es.

Saat ini pembinaan atlet masih terpusat di Surabaya karena belum banyak daerah yang memiliki sarana serupa.

Meski demikian, FISI Jatim mulai menjaring atlet potensial dari sejumlah wilayah seperti Sidoarjo, Gresik, Malang, dan Banyuwangi.

Saat ini FISI Jatim membina sekitar 40 atlet figure skating dan 15 atlet short track speed skating.

Persiapan Menuju BK PON 2028

KONI Jatim menilai perkembangan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi Babak Kualifikasi (BK) PON 2028.

Menurut Muhammad Nabil, sektor short track speed skating memiliki peluang besar untuk mendulang prestasi karena menyediakan sembilan nomor pertandingan dari total 11 nomor yang dipertandingkan.

“Ini masih performa pemula, tetapi kualitasnya tidak seperti pemula. Potensinya sangat besar untuk diproyeksikan menuju PON 2028,” ujarnya.

KONI Jatim juga berencana melakukan pemetaan kekuatan atlet setelah pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai bagian dari persiapan menghadapi BK PON yang dijadwalkan berlangsung pada April 2027.

Selain itu, FISI dan KONI Jatim mengusulkan penurunan batas usia minimal atlet short track speed skating dari 14 tahun agar proses pembinaan dapat dimulai lebih awal.

Bidik Atlet Jawa Timur Tembus Olimpiade Musim Dingin

Di tingkat nasional, Indonesia mulai menunjukkan perkembangan positif di cabang olahraga es. Salah satu pencapaian terbaru adalah raihan medali perak pada SEA Games.

Ketua Umum PP FISI, Suzan Herawati, optimistis disiplin short track speed skating dapat menjadi sektor unggulan Indonesia untuk bersaing di level internasional.

Menurutnya, Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pembinaan atlet nasional.

“Kami melihat potensi yang sangat besar di Jawa Timur untuk melahirkan skater yang mampu lolos hingga Olimpiade Musim Dingin,” kata Suzan.

Dengan dukungan pembinaan yang semakin terstruktur, kolaborasi lintas cabang olahraga, serta dorongan dari KONI Jatim,

FISI Jawa Timur berharap mampu mencetak generasi atlet baru yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.(sam) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#FISI #sondang aprilia siahaan #ice skating #Muhammad Nabil #KONI Jatim