Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Puluhan Klub dari Berbagai Daerah Ramaikan Cito Basketball League 2026 di Surabaya

Andy Satria • Minggu, 14 Juni 2026 | 01:22 WIB
Salah satu klub peserta mencoba lapangan di Positive Impact Arena, rooftop City of Tomorrow (Cito) Surabaya, menjelang dimulainya Cito Basketball League 2026. (Andy Satria)
Salah satu klub peserta mencoba lapangan di Positive Impact Arena, rooftop City of Tomorrow (Cito) Surabaya, menjelang dimulainya Cito Basketball League 2026. (Andy Satria)

RADAR SURABAYA – Atmosfer olahraga basket di Surabaya semakin semarak dengan digelarnya Cito Basketball League (CBL) 2026.

Turnamen basket yang berlangsung di Positive Impact Arena, area rooftop City of Tomorrow (Cito) Surabaya, itu sukses menarik puluhan klub dari berbagai daerah di Indonesia.

Kompetisi yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 12 Juli 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga wadah pembinaan atlet basket dari kelompok usia dini hingga senior.

Tingginya jumlah peserta menjadi bukti besarnya antusiasme komunitas basket terhadap kejuaraan ini.

CEO Positive Impact Management sekaligus Project Director CBL 2026, Frans Oentoro, mengungkapkan bahwa respons peserta melampaui ekspektasi penyelenggara. 

Baca Juga: Prediksi Australia vs Turki di Piala Dunia 2026: Arda Guler Jadi Ancaman, Crescent-Stars Diunggulkan Menang

"Kami mengadakan Cito Basketball League 2026 untuk pertama kalinya. Antusiasme peserta sangat baik, bahkan di luar perkiraan kami sebagai penyelenggara," ujar Frans.

Menurutnya, CBL 2026 mempertandingkan 11 kategori kelompok umur, mulai dari KU-8 hingga KU-45 tahun.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 65 tim telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Peserta tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga datang dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Pontianak dan Balikpapan.

"Saat ini sudah ada 65 tim yang mendaftar. Seluruhnya merupakan klub basket dari berbagai daerah.

 Bahkan ada peserta dari luar Pulau Jawa seperti Pontianak dan Balikpapan," katanya.

Jadi Ajang Pembinaan Atlet Basket Muda

Frans menegaskan bahwa CBL 2026 tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga bertujuan membangun ekosistem pembinaan atlet basket sejak usia dini.

Menurutnya, pengalaman bertanding yang menyenangkan akan mendorong para pemain untuk semakin mencintai olahraga basket dan meningkatkan intensitas latihan mereka.

Baca Juga: Brasil vs Maroko: Carlo Ancelotti Bingung Tentukan Bek Kanan Pengganti Wesley

"Tujuannya agar peserta merasa senang saat bermain basket. Ketika mereka bahagia, mereka akan semakin rajin berlatih.

Selain itu, ajang ini juga menjadi bagian dari pembibitan atlet basket untuk masa depan," jelasnya.

Keberadaan kompetisi seperti CBL dinilai penting untuk melahirkan talenta-talenta baru yang berpotensi berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Cito Bertransformasi Jadi Pusat Aktivitas Komunitas

Sementara itu, Mall Manager Cito Surabaya, Indra Irmawan, mengatakan penyelenggaraan CBL menjadi bagian dari transformasi Cito sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Menurutnya, pusat perbelanjaan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai ruang berkumpul bagi komunitas dan pelaku gaya hidup aktif.

"Dari Cito sendiri, ini merupakan bagian dari transformasi kami dari pusat perbelanjaan menjadi pusat kegiatan lifestyle sekaligus pusat komunitas," ujarnya.

Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak kegiatan positif yang melibatkan masyarakat, termasuk pengembangan olahraga di Surabaya.

Klub dari Luar Jawa Ikut Ambil Bagian

Daya tarik CBL 2026 juga berhasil menarik klub-klub dari luar Pulau Jawa. Salah satunya adalah Blue Sky Balikpapan yang mengirimkan atletnya untuk bertanding di sejumlah kategori usia.

Pelatih Blue Sky Balikpapan, Rama, menyebut keikutsertaan timnya merupakan bagian dari program tahunan klub untuk menambah jam terbang dan pengalaman bertanding para pemain.

"Kami tertarik mengikuti kompetisi ini karena sesuai dengan agenda klub setiap tahun, yaitu mengikuti kejuaraan di luar kota.

Kami ingin para pemain mendapatkan pengalaman baru dan tidak hanya bermain di kota sendiri," katanya.

Menurut Rama, menghadapi lawan dari berbagai daerah menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan mental dan kualitas permainan atlet muda.

"Agar mereka lebih berani bertanding dan berkembang. Ini juga menjadi pengalaman pertama bagi klub kami bermain di Surabaya," tambahnya.

Blue Sky Balikpapan akan turun di beberapa kategori usia, termasuk KU-10 dan KU-14 tahun.

Dengan kehadiran puluhan klub dari berbagai daerah, Cito Basketball League 2026 Surabaya diharapkan menjadi salah satu turnamen basket usia muda dan komunitas terbesar di Jawa Timur.

Selain memperkuat ekosistem basket nasional, ajang ini juga berpotensi melahirkan bibit-bibit atlet masa depan yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.(sam) 

 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Cito Basketball League (CBL) 2026 #Frans Oentoro #City of Tomorrow #bola basket