Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sensasi Mirra Andreeva! Petenis 19 Tahun Juara French Open 2026

Rahmat Adhy Kurniawan • Minggu, 7 Juni 2026 | 05:05 WIB
Mirra Andreeva tercatat sebagai juara termuda French Open sejak Monica Seles meraih gelar tersebut pada 1992.
Foto: (The Guardian/Teresa Suárez/EPA)
Mirra Andreeva tercatat sebagai juara termuda French Open sejak Monica Seles meraih gelar tersebut pada 1992. Foto: (The Guardian/Teresa Suárez/EPA)

RADAR SURABAYA – Mirra Andreeva menorehkan sejarah baru dalam kariernya setelah berhasil menjuarai French Open 2026.

 Petenis Rusia berusia 19 tahun itu meraih gelar Grand Slam pertamanya usai mengalahkan petenis Polandia,

Maja Chwalinska, dengan skor 6-3, 6-2 pada partai final yang berlangsung di Court Philippe-Chatrier, Roland Garros, Sabtu waktu setempat. 

Kemenangan tersebut mengukuhkan Andreeva sebagai salah satu bintang muda paling menjanjikan di dunia tenis.

 Ia juga menjadi juara French Open termuda sejak Monica Seles memenangkan gelar ketiganya secara beruntun pada 1992.

Baca Juga: Prancis di Piala Dunia 2026: Kombinasi Mbappe, Dembele, dan Olise Jadi Ancaman Besar bagi Rival

Meski tampil sebagai unggulan dan favorit juara, Andreeva sempat mengalami kesulitan pada awal pertandingan.

 Kondisi angin yang cukup kencang serta permainan variatif Chwalinska membuat petenis Rusia itu kesulitan menemukan ritme terbaiknya.

Chwalinska, yang berstatus petenis kualifikasi dan menempati peringkat ke-114 dunia, tampil tanpa beban.

Ia berusaha mengganggu permainan Andreeva melalui kombinasi topspin, slice, dropshot, serta variasi tempo yang membuat reli berlangsung panjang.

Namun, Andreeva menunjukkan kematangan mental yang luar biasa. Setelah tertinggal 2-3 pada set pertama, ia mampu bangkit dengan meningkatkan kualitas servis dan bermain lebih agresif dari garis belakang.

Perubahan strategi tersebut langsung membuahkan hasil. Andreeva berhasil memenangkan sembilan gim secara beruntun

untuk membalikkan keadaan dan mengendalikan jalannya pertandingan hingga memastikan kemenangan dalam dua set langsung.

"Saya sering memimpikan momen ini. Saya membayangkan bagaimana, kapan, dan di mana hal ini akan terjadi.

Baca Juga: Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026 Setelah Menanti 11 Tahun

Namun kenyataannya jauh lebih indah daripada yang saya bayangkan," ujar Andreeva seusai pertandingan dikutip dari The Guardian

Petenis berusia 19 tahun itu mengaku sangat bangga dapat menyebut dirinya sebagai juara Grand Slam untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya.

Setelah memastikan kemenangan lewat pukulan backhand winner, Andreeva langsung menjatuhkan diri ke lapangan sebagai bentuk luapan emosinya. Ia kemudian memeluk keluarga dan tim pelatih yang selama ini mendukung perjalanan kariernya.

Dalam pidato kemenangan, Andreeva memberikan apresiasi kepada pelatihnya, Conchita Martínez, yang berperan besar dalam perkembangan permainannya.

 Ia juga mengucapkan terima kasih kepada psikolog olahraga Alexis Castorri yang membantunya mengelola tekanan selama turnamen.

Menurut Andreeva, keberhasilannya tidak lepas dari perubahan cara berpikir saat berada di lapangan.

"Psikolog saya selalu mengatakan bahwa saya bisa memilih bagaimana bersikap dan bermain di lapangan. Saya memilih untuk menjadi seorang petarung," katanya.

Andreeva juga mengungkapkan bahwa ia banyak terinspirasi oleh legenda tenis dunia, Roger Federer.

Ia mengaku sering menonton pertandingan Federer di Roland Garros dan mencoba meneladani ketenangan serta sikap positif sang legenda saat bertanding.

Baca Juga: Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Start Posisi 9, Peluang Raih Poin Terbuka

Sementara itu, perjalanan Maja Chwalinska menuju final tetap menjadi salah satu kisah menarik di French Open 2026.

Petenis Polandia tersebut menjadi petenis kualifikasi kedua dalam sejarah yang berhasil mencapai final Grand Slam setelah Emma Raducanu pada US Open 2021.

Meski gagal meraih gelar juara, pencapaian Chwalinska diprediksi akan menjadi titik balik penting dalam kariernya di level tertinggi tenis dunia.

Bagi Andreeva, kemenangan di Roland Garros menjadi bukti bahwa dirinya telah siap bersaing di papan atas tenis putri dunia.

Dengan usia yang masih sangat muda dan perkembangan performa yang terus meningkat, Andreeva berpeluang menambah koleksi gelar Grand Slam pada masa mendatang.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#french open 2026 #maja Chwalinska #rolland garros #Mirra Andreeva #grand slam