Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Geger Moto3 2026! Adrian Fernandez Didiskualifikasi dari 6 Balapan, Veda Ega Naik Podium dan Tembus Tiga Besar Klasemen

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 6 Juni 2026 | 12:44 WIB
Veda Ega Pratama naik ke posisi ketiga klasemen pembalap dengan poin 71.
Veda Ega Pratama naik ke posisi ketiga klasemen pembalap dengan poin 71.

RADAR SURABAYA – Klasemen Moto3 2026 mengalami perubahan besar setelah pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, resmi didiskualifikasi dari enam balapan akibat pelanggaran teknis terkait mesin.

Keputusan tersebut tidak hanya membuat Fernandez kehilangan hampir seluruh poinnya, tetapi juga menguntungkan pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama.

Panel Steward FIM MotoGP menjatuhkan sanksi diskualifikasi kepada Fernandez dari Grand Prix Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalunya setelah

ditemukan bukti adanya campur tangan tanpa izin pada dua mesin yang digunakannya sepanjang musim ini.

Akibat keputusan tersebut, Fernandez yang sebelumnya menempati peringkat ketiga klasemen sementara Moto3 kehilangan sebagian besar poin yang telah dikumpulkannya.

Baca Juga: Dorong Inovasi Produk Lokal dan Teaching Factory, Bogasari Latih Guru Kuliner SMKN 3 Kediri

FIM Temukan Pelanggaran pada Dua Mesin

Kasus ini bermula setelah Grand Prix Prancis ketika Honda mengajukan prosedur standar pembukaan segel mesin yang telah mencapai batas masa pakai.

Saat pemeriksaan dilakukan, pengawas teknis menemukan segel kawat pada mesin bernomor A810 milik Fernandez tidak sesuai dengan prosedur penyegelan resmi.

Pemeriksaan lebih lanjut kemudian menemukan indikasi pengrusakan pada stiker segel mesin.

Berdasarkan hasil investigasi, Direktur Teknis dan panel steward menyimpulkan bahwa integritas sistem penyegelan telah dirusak dan mesin dibuka tanpa izin.

Tindakan tersebut dinilai melanggar Pasal 2.6.3.3 Peraturan Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM terkait ketahanan mesin Moto3 serta Pasal 3.3.2.2 mengenai tindakan yang merugikan kepentingan olahraga.

Sebagai konsekuensinya, hasil Fernandez di Grand Prix Thailand, Brasil, Amerika Serikat, dan Spanyol dibatalkan.

Pelanggaran Kedua Berujung Sanksi Tambahan

Investigasi tidak berhenti pada mesin pertama. Setelah Grand Prix Italia di Mugello, FIM kembali memeriksa sejumlah mesin yang digunakan para pembalap Moto3.

Dalam pemeriksaan tersebut, mesin bernomor A811 milik Fernandez juga ditemukan memiliki tanda-tanda pengrusakan pada segel kawat dan stiker pengaman.

Baca Juga: Bidik Francisco Trincao, Liverpool Siapkan Suksesor Mohamed Salah di Bursa Transfer Musim Panas

Mesin kemudian dibongkar di bawah pengawasan Direktur Teknis pada 3 Juni 2026.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sejumlah anomali yang mengindikasikan mesin telah dimodifikasi dan dibuka tanpa izin.

Temuan itu membuat panel steward menjatuhkan sanksi tambahan berupa diskualifikasi dari Grand Prix Prancis dan Grand Prix Catalunya.

Adrian Fernandez Kehilangan Hampir Semua Poin

Sanksi tersebut menjadi pukulan telak bagi Fernandez. Pembalap Leopard Racing itu kehilangan seluruh hasil balapan dari enam seri yang telah dijalani musim ini.

Kini, satu-satunya hasil yang masih tersisa dalam catatan poinnya adalah finis di posisi keempat pada Grand Prix Italia di Mugello.

Perubahan tersebut membuat persaingan klasemen Moto3 2026 semakin ketat menjelang paruh musim.

Veda Ega Pratama Naik Podium Le Mans

Keputusan FIM juga berdampak langsung terhadap hasil Grand Prix Prancis di Le Mans.

Pada balapan tersebut, Fernandez awalnya finis di posisi kedua, sedangkan pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, berada di urutan keempat.

Setelah hasil Fernandez dibatalkan, posisi Veda naik ke peringkat ketiga sehingga pembalap muda Indonesia itu resmi meraih podium kedua musim ini setelah sebelumnya naik podium di Goiania, Brasil.

Tambahan poin dari revisi hasil balapan tersebut membuat Veda kini menempati posisi ketiga klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 71 poin.

Tak hanya itu, Veda juga semakin kokoh dalam perebutan gelar Rookie of The Year dengan keunggulan 12 poin atas rival terdekatnya, Brian Uriarte.

Peluang Veda Ega Makin Terbuka

Kenaikan posisi di klasemen menjadi modal penting bagi Veda untuk melanjutkan tren positif pada sisa musim Moto3 2026.

Dengan beberapa rival kehilangan poin akibat sanksi teknis, peluang pembalap Indonesia tersebut untuk bersaing memperebutkan posisi papan atas klasemen kini semakin terbuka.

Performa konsisten yang ditunjukkan sepanjang musim membuat Veda menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar Rookie of The Year sekaligus penantang serius di klasemen Moto3 2026.

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Adrian Fernandez #rookie of the year #le mans #veda ega pratama #Moto3 2026