RADAR SURABAYA – Persatuan Bola Voli Seluruh Insonesiaa (PBVSI) Kota Surabaya mulai mempersiapkan kekuatan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027 dengan menggelar seleksi atlet bola voli indoor putra dan putri.
Seleksi berlangsung pada 25–28 Mei dan diikuti atlet dari sekitar 20 klub voli di Kota Surabaya.
Langkah ini menjadi bagian awal pembentukan tim voli Surabaya yang ditargetkan meraih medali emas saat Porprov 2027 digelar di Kota Pahlawan.
Ketua Pelaksana seleksi, Edi Swasono, mengatakan agenda penjaringan atlet sebenarnya dijadwalkan pada April lalu.
Namun, pelaksanaan harus diundur karena sejumlah atlet masih memperkuat klub dalam kompetisi Proliga.
“Banyak atlet yang masih bermain di Proliga bersama klub seperti Surabaya Samator dan Bank Jatim, sehingga seleksi baru bisa digelar akhir Mei,” ujarnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya, Selasa 26 Mei 2026, Potensi Hujan Ringan Sejak Pagi
Selain menyesuaikan jadwal kompetisi nasional, seleksi juga dilakukan untuk memenuhi batas penyerahan data atlet menuju pembentukan pusat latihan cabang olahraga (puslatcab) Porprov 2027.
Dalam proses seleksi tersebut, PBVSI Surabaya membagi jadwal penjaringan untuk kategori putra dan putri.
Seleksi atlet putra berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB, sedangkan atlet putri menjalani seleksi pukul 12.00–15.00 WIB.
Sebanyak 96 atlet putra mengikuti proses seleksi yang seluruhnya berasal dari klub-klub voli di Surabaya.
Setelah proses penjaringan selesai, para atlet terpilih akan menjalani pemusatan latihan bersama tim pelatih yang telah disiapkan PBVSI Surabaya.
PBVSI Surabaya juga telah menunjuk pelatih utama untuk menangani tim putra dan putri dalam persiapan menuju Porprov Jatim 2027.
Edi menegaskan, target yang dibebankan kepada tim voli Surabaya cukup tinggi. Setelah mendapat arahan dari Pemerintah Kota Surabaya, cabang olahraga bola voli dituntut mampu meraih prestasi maksimal di kandang sendiri.
Baca Juga: Euforia Konvoi Juara Persib Bandung Berujung Duka, 2 Tewas dan Ratusan Suporter Luka
“Target kami tetap medali emas untuk tim putra maupun putri,” tegasnya.
Untuk syarat usia, PBVSI Surabaya menetapkan batas maksimal kelahiran tahun 2003. Dengan aturan tersebut, sebagian
besar atlet yang tampil pada Porprov 2025 di Malang masih berpeluang memperkuat Surabaya pada Porprov 2027.
Pada ajang Porprov sebelumnya, tim voli putri Surabaya berhasil meraih medali perak setelah dikalahkan Gresik di final.
Sementara tim putra finis di posisi ketiga setelah kalah dari Sidoarjo di babak semifinal. Sidoarjo akhirnya merebut medali emas setelah menang atas Ngawi.
Dengan persiapan lebih awal dan dukungan pemain muda potensial, PBVSI Surabaya optimistis mampu meningkatkan prestasi dan merebut medali emas pada Porprov Jatim 2027.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan