RADAR SURABAYA – Seleksi Timnas Futsal Indonesia U-17 digelar di Lapangan Bay Arena, Kenjeran, Surabaya, pada 9–11 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi kesempatan emas bagi pemain muda Jawa Timur untuk menembus skuad nasional dan tampil di turnamen internasional di Spanyol.
Puluhan pemain futsal muda dari berbagai daerah di Jawa Timur ambil bagian dalam seleksi tersebut.
Agenda ini merupakan tahap akhir dari rangkaian seleksi nasional yang sebelumnya telah digelar di sejumlah kota di Indonesia.
Persiapan Menuju Turnamen Internasional
Asisten Pelatih Timnas Futsal Indonesia U-17, Anza Rizal, menjelaskan bahwa seleksi ini menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi turnamen di Spanyol.
Baca Juga: Haji 2026: Terungkap! Ini Alasan Kartu Nusuk Jemaah Haji Sering Hilang, Lansia Paling Terdampak
“Tujuannya adalah untuk persiapan mengikuti turnamen di Spanyol. Selain itu, kami juga ingin menyamakan standar latihan futsal secara nasional,” ujar Anza di sela-sela kegiatan, Senin (11/5).
Menurutnya, selain menjaring pemain terbaik, tim pelatih juga ingin memastikan kualitas pembinaan futsal di berbagai daerah memiliki standar yang seragam.
Penilaian Ketat: Teknik, Taktik, hingga Kerja Sama Tim
Dalam proses seleksi, tim pelatih menerapkan penilaian menyeluruh. Tidak hanya kemampuan individu, tetapi juga aspek taktik, teknik dasar, serta kemampuan kerja sama tim menjadi indikator utama.
“Kami melihat potensi pemain, aspek taktik individu, kemampuan teknis dasar, hingga komunikasi dan kerja sama dalam tim,” jelas Anza.
Sementara itu, staf pelatih Timnas Futsal Indonesia U-17, Reka Cahya, menambahkan bahwa setiap pemain akan mendapatkan penilaian dengan sistem peringkat dari 1 hingga 5.
Peluang Masuk TC Timnas Futsal U-17
Pemain dengan nilai tertinggi memiliki peluang besar untuk masuk Training Camp (TC) utama Timnas Futsal Indonesia U-17.
Baca Juga: Demi Ketertiban Kota, Eri Cahyadi Minta Pedagang Pasar Tanjungsari Patuhi Aturan Operasional
Sedangkan pemain dengan nilai di bawahnya akan diarahkan mengikuti tahap awal pembinaan.
“Pemain dengan nilai 5 berpeluang besar masuk TC utama. Sementara peringkat 4 akan mengikuti Pre-Training Camp terlebih dahulu,” kata Reka.
Ia juga menjelaskan bahwa pemusatan latihan akan dibagi menjadi dua wilayah, yakni Indonesia Barat dan Indonesia Timur, dengan durasi yang bervariasi.
“TC awal berlangsung sekitar lima hari hingga satu minggu. Sedangkan TC utama menuju tahap final bisa berlangsung dua minggu hingga satu bulan sebelum keberangkatan ke Spanyol,” ujarnya.
Antusiasme Tinggi Pemain Jatim
Seleksi di Surabaya mendapat respons positif dari para pemain muda. Antusiasme tinggi terlihat dari semangat peserta yang berharap bisa menembus tim nasional dan merasakan atmosfer kompetisi internasional.
Kesempatan tampil di turnamen Spanyol menjadi motivasi besar bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan tim pelatih.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan