Dominasi Mercedes Berlanjut di Kualifikasi GP Miami
RADAR SURABAYA - Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, kembali menunjukkan performa luar biasa dengan merebut pole position pada sesi kualifikasi Grand Prix Miami 2026.
Ia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 27,798 detik, unggul tipis atas rival terdekatnya, Max Verstappen.
Ini menjadi pole position ketiga secara beruntun bagi Antonelli, sekaligus mempertegas statusnya sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini.
Persaingan Ketat: Ferrari dan McLaren Tempel Mercedes
Di belakang Antonelli dan Verstappen, pembalap Ferrari, Charles Leclerc, mengamankan posisi ketiga. Rekannya, Lewis Hamilton, harus puas di posisi keenam.
Baca Juga: Barcelona di Ambang Juara La Liga, Menit-menit Terakhir Bungkam Osasuna 2-1
Sementara itu, tim McLaren melalui Lando Norris dan Oscar Piastri, masing-masing finis di posisi keempat dan ketujuh.
Padahal, keduanya sempat tampil dominan dengan finis satu-dua pada sprint race sebelumnya.
Rekan setim Antonelli di Mercedes, George Russell, hanya mampu menempati posisi kelima dan tertinggal cukup jauh dari pembalap muda Italia tersebut.
Upgrade Mobil Jadi Kunci Persaingan
Persaingan di Miami berlangsung sengit setelah Red Bull, Ferrari, dan McLaren membawa pembaruan besar pada mobil mereka. Hal ini sempat membuat dominasi Mercedes diprediksi akan goyah.
Namun, Antonelli tetap mampu tampil konsisten dan memaksimalkan performa mobilnya, terutama di sektor terakhir yang menjadi penentu lap tercepat.
Verstappen mengakui peningkatan performa mobilnya: “Mobil terasa jauh lebih nyaman. Saya kini lebih percaya diri dan tidak lagi merasa seperti penumpang.”
Klasemen Memanas, Antonelli Kian Kokoh
Dengan hasil ini, Antonelli semakin kokoh di puncak klasemen sementara, unggul tujuh poin dari Russell.
Baca Juga: Pemkot Kediri Kaji Peluang Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim 2029
Konsistensi menjadi kunci keberhasilan pembalap muda tersebut dalam beberapa seri terakhir.
Ancaman Cuaca: Balapan Berpotensi Diguyur Hujan
Balapan utama GP Miami masih dibayangi ketidakpastian cuaca. Badan cuaca Amerika Serikat memprediksi hujan lebat disertai badai petir akan melanda area sirkuit.
Pihak FIA tengah mempertimbangkan berbagai skenario, termasuk kemungkinan memajukan jadwal start demi menghindari kondisi berbahaya.
Jika hujan benar-benar turun, balapan ini berpotensi menjadi seri pertama musim ini yang berlangsung dalam kondisi basah—faktor yang bisa mengubah strategi tim secara drastis.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan