RADAR SURABAYA – Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 resmi berakhir dengan sukses.
Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 ini tidak hanya berlangsung kompetitif, tetapi juga berhasil mencetak atlet-atlet potensial baru.
Kejuaraan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam mendukung perkembangan olahraga prestasi, khususnya cabang muaythai yang terus menunjukkan tren positif.
Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Kota Surabaya, Indriatno Heryawan, menyebut kualitas pertandingan tahun ini meningkat signifikan, seiring dengan performa atlet yang semakin kompetitif.
Baca Juga: Luar Biasa! Start ke-17, Veda Ega Tembus Posisi 6 di Moto3 Spanyol 2026
“Kejuaraan berlangsung sukses dan kompetitif. Atlet-atlet Surabaya menunjukkan performa yang membanggakan.
Ini menjadi indikator positif dalam persiapan menghadapi Porprov mendatang,” ujarnya, Minggu (26/4).
Menurut Indriatno, kehadiran atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur turut meningkatkan kualitas persaingan.
Hal ini menjadi keuntungan bagi atlet Surabaya untuk mengasah kemampuan menghadapi beragam gaya bertarung.
“Dengan hadirnya atlet dari berbagai daerah, kualitas pertandingan menjadi lebih baik. Ini penting sebagai ajang uji tanding untuk mengukur kemampuan sekaligus memperbaiki kekurangan menjelang Porprov 2027,” jelasnya.
Perkembangan muaythai di Surabaya sendiri dinilai cukup pesat. Meski tergolong cabang olahraga baru, minat masyarakat dan atlet muda terus meningkat dari tahun ke tahun.
Capaian tersebut tidak lepas dari program pembinaan berkelanjutan yang dilakukan bersama pengurus cabang olahraga, pelatih, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah.
“Antusiasme atlet dan masyarakat sangat tinggi. Perkembangan muaythai di Surabaya cukup pesat berkat pembinaan yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Baca Juga: Waduh! 44 Persen Daycare di Indonesia Belum Berizin
Dalam kejuaraan ini, Kota Surabaya berhasil meraih gelar juara umum. Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan atlet yang konsisten dan terarah.
Pemerintah Kota Surabaya juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung atlet berprestasi melalui berbagai program, termasuk pembinaan jangka panjang dan pemberian beasiswa.
“Kami akan terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk pembinaan maupun akses beasiswa bagi atlet berprestasi.
Harapannya, mereka dapat terus berkembang dan membawa nama Surabaya ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkas Indriatno.
Berakhirnya Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kota Pahlawan di level provinsi hingga nasional. (Sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan