RADAR SURABAYA- Liga Muaythai Jawa Timur (Jatim) Seri II yang memperebutkan Piala Wali Kota Surabaya resmi bergulir di Cito Mall, Surabaya, Jumat (24/4).
Ajang ini diikuti sebanyak 150 atlet dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur dan akan berlangsung selama tiga hari.
Kompetisi ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender pembinaan olahraga muaythai di Jatim.
Selain sebagai ajang kompetisi, liga ini juga berfungsi sebagai wadah seleksi atlet menuju level yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudporapar Surabaya, Herry Purwadi, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan seluruh cabang olahraga, termasuk muaythai.
Baca Juga: Dipanggil Timnas! Atlet Jatim Siap Guncang Hong Kong Open Woodball 2026
Ia menyebut, olahraga ini memiliki nilai lebih karena memadukan unsur seni dan bela diri.
“Dukungan Wali Kota Surabaya sangat luar biasa. Hampir 48 hingga 50 cabang olahraga mendapat perhatian dari pemkot, termasuk muaythai,” ujar Herry di sela-sela pertandingan.
Sebagai tuan rumah, Surabaya menurunkan sekitar 40 hingga 50 atlet terbaiknya. Partisipasi besar tersebut menjadi bukti keseriusan kota ini dalam membangun prestasi olahraga, khususnya menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.
Herry menambahkan, Liga Muaythai Jatim Seri II menjadi momentum strategis untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus memetakan potensi yang dimiliki daerah.
Surabaya sendiri menargetkan capaian ambisius pada Porprov mendatang, yakni meraih 250 medali emas.
“Melalui ajang ini, kami berharap lahir atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Jatim, Baso Juherman, menyampaikan bahwa liga ini merupakan
bagian penting dari sistem seleksi berjenjang menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Subang pada Agustus mendatang.
Baca Juga: Timnas Italia Butuh Sponsor untuk Datangkan Pep Guardiola, Gaji Capai Rp245 Miliar per Musim
Menurutnya, para atlet yang berhasil meraih medali emas pada Seri II akan diprioritaskan untuk memperkuat kontingen Jawa Timur di ajang nasional tersebut.
“Para peraih emas di Liga Seri II ini akan kami kirim ke Subang untuk mengikuti Kejurnas. Ini merupakan bagian dari proses seleksi berjenjang, mulai dari kategori junior hingga elite,” jelas Baso.
Ia juga mengungkapkan bahwa Liga Muaythai Jatim digelar dalam empat seri setiap tahun sebagai upaya menjaga konsistensi pembinaan atlet.
Dengan sistem kompetisi berkelanjutan, diharapkan kualitas atlet terus meningkat dan mampu bersaing di level lebih tinggi.
“Harapannya, atlet-atlet terbaik dari liga ini bisa tampil maksimal di Kejurnas nanti dan membawa nama baik Jawa Timur,” tambahnya.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Surabaya Lilies Handayani mengatakan Muaythai menjadi salah satu cabang olahraga andalan setelah berhasil menjadi juara umum pada Porprov sebelumnya.
“Muaythai ini di Porprov kemarin juara umum, sehingga kami berharap ke depan bisa kembali meraih prestasi dengan tambahan medali,” katanya.
Ia menambahkan hasil dari kompetisi tersebut akan menjadi acuan dalam pemilihan atlet yang masuk dalam pemusatan latihan cabang (Puslatcab).
“Kompetisi ini menjadi acuan untuk melihat atlet terbaik karena Puslatcab sudah berjalan sejak April dengan evaluasi setiap tiga bulan,” ujarnya.
Baca Juga: BRI Perkuat Desa Sumberejo Pacitan, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Desa Kian Bersinar
Di sisi lain, Ketua Pengcab Muaythai Surabaya sekaligus Ketua Panitia, Hendry Lianto, menegaskan bahwa penyelenggaraan liga ini juga dimanfaatkan untuk menjaring atlet-atlet baru yang potensial.
Ia mengakui, proses seleksi belum sepenuhnya optimal karena sejumlah atlet masih disibukkan dengan kegiatan akademik serta ada yang mengalami cedera.
Meski demikian, pihaknya tetap optimistis akan mendapatkan talenta-talenta baru yang bisa dikembangkan lebih lanjut.
“Kami ingin melihat potensi atlet baru sekaligus melakukan seleksi untuk persiapan Porprov. Memang belum maksimal karena sebagian atlet sedang ujian dan ada yang cedera,” ujarnya.
Dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Liga Muaythai Jatim Seri II diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mencetak atlet-
atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan