RADAR SURABAYA — Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi memulai uji coba penggunaan kok sintetis dalam sejumlah turnamen level bawah.
Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengevaluasi kemungkinan penerapan kok nonbulu di level elite.
Dalam keterangan resminya, Minggu (12/4), BWF menyatakan bahwa uji coba dilakukan pada turnamen BWF Grade 3 serta ajang Junior International.
Dua produsen besar, Victor dan Yonex, dilibatkan dalam pengembangan dan pengujian kok sintetis tersebut.
Baca Juga: Liga Champions: Liverpool Butuh Keajaiban! Ngumoha Bisa Jadi Kunci Comeback Lawan PSG
Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam dunia bulu tangkis, mengingat selama ini pertandingan profesional selalu menggunakan kok berbahan bulu alami.
BWF ingin memastikan bahwa kok sintetis mampu menghadirkan performa yang setara, terutama dari sisi stabilitas terbang dan konsistensi permainan.
Adapun dua produk yang digunakan dalam fase uji coba ini adalah Victor New Carbon Sonic Max Synthetic Shuttlecock (SC-NCS-MAX-12) dan Yonex Crosswind 70 Synthetic Shuttlecock.
BWF menegaskan bahwa proses evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh dan objektif.
Federasi akan mengumpulkan data performa dari produsen, serta masukan langsung dari pemain, ofisial teknis, hingga penyelenggara turnamen.
“Uji coba ini penting untuk memahami bagaimana kok sintetis berperforma dalam kondisi pertandingan nyata,” demikian pernyataan BWF dalam laman resminya.
Selain faktor performa, penggunaan kok sintetis juga berpotensi menjadi solusi terhadap isu keberlanjutan dan efisiensi biaya.
Baca Juga: BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi ISO/IEC 25000
Kok berbahan bulu alami selama ini membutuhkan penggantian yang cukup sering karena mudah rusak, terutama dalam pertandingan intensitas tinggi.
Dengan hadirnya alternatif sintetis, BWF berharap dapat menemukan solusi yang lebih tahan lama tanpa mengorbankan kualitas permainan.
Meski demikian, BWF menegaskan bahwa keputusan penggunaan kok sintetis di turnamen level tertinggi belum akan diambil dalam waktu dekat.
Seluruh data hasil uji coba akan menjadi dasar pertimbangan sebelum kebijakan tersebut diterapkan secara luas.
Jika hasilnya positif, bukan tidak mungkin masa depan bulu tangkis akan mengalami perubahan signifikan, termasuk dalam penggunaan perlengkapan utama pertandingan.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan