RADAR SURABAYA— Kejuaraan 3rd BTC Bridge Open Tournament yang digelar di Malang Creative Center (MCC) pada 10–12 April 2026 diikuti 46 tim, termasuk satu tim asal Singapura.
Ajang ini juga diramaikan oleh sejumlah atlet nasional, sehingga meningkatkan kualitas dan tensi persaingan.
Turnamen bridge bergengsi ini menghadirkan klub-klub papan atas yang kerap menjuarai kompetisi nasional, seperti Djarum Black,
Djarum Bold, Djarum Super, Ganesha ISR, dan BTC. Seluruh tim menurunkan pemain terbaiknya demi memperebutkan gelar juara.
Kehadiran tim X-Men dari Singapura yang diperkuat Rajendra, Christopher, Marvin, dan Alan Sia turut menambah daya saing turnamen.
Baca Juga: Rakernas PB Muaythai Indonesia 2026 Dorong Perubahan AD/ART, Siapkan Munaslub
Partisipasi tim internasional ini sekaligus menjadi indikator meningkatnya daya tarik kejuaraan bridge di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.
Inisiator turnamen, Thoriq Alkatiri, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dalam ajang tahun ketiga ini.
Ia menyebut, kehadiran atlet nasional hingga tim luar negeri menjadi bukti bahwa BTC Open semakin diperhitungkan.
“Alhamdulillah, BTC Cup ketiga ini diikuti 46 tim, termasuk satu tim dari Singapura. Selain itu, para pemain kelas nasional juga turut ambil bagian,” ujarnya, Jumat (10/4).
Thoriq berharap turnamen ini dapat menjadi ajang pembinaan bagi atlet muda, khususnya di Jawa Timur.
Menurutnya, pemain junior yang tengah menuju level senior usia 25–30 tahun perlu mendapatkan jam terbang melalui kompetisi berkualitas.
“Ajang ini bisa menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan. Kami berharap mereka dapat menjadi tulang punggung Jawa Timur pada PON mendatang,” tambahnya.
Baca Juga: PPDB 2026, Komisi E DPRD Jatim Minta Orang Tua Realistis Pilih Sekolah
Sementara itu, Sekretaris Pengprov Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Jawa Timur, Raf Radiant Agung SGJ, menilai kejuaraan ini berdampak besar bagi pengembangan olahraga bridge di daerah.
Ia menegaskan, Pengprov Gabsi Jatim terus mendorong peningkatan jumlah kompetisi sebagai bagian dari program pembinaan atlet.
“Semakin banyak kejuaraan, maka peluang mencetak atlet berkualitas juga semakin besar. Ini penting untuk kemajuan bridge di Jawa Timur,” jelasnya.
Ke depan, Pengprov Gabsi Jatim juga telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan. Di antaranya kejuaraan khusus pelajar dalam rangka Hari Pendidikan Nasional pada April, serta Piala Pahlawan yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan