Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Siap Tempur! Muaythai Jatim Incar Dominasi di PON Bela Diri 2026

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 7 April 2026 | 21:47 WIB
Ketua Pengprov Muaythai Jawa Timur,  H Baso Juherman. (KONI Jatim).
Ketua Pengprov Muaythai Jawa Timur, H Baso Juherman. (KONI Jatim).

RADAR SURABAYA – Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia (MI) Jawa Timur menegaskan kesiapan penuh menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026.

Dengan persiapan panjang sejak 2025, kontingen Jatim optimistis mampu meraih gelar juara umum.

Ketua Pengprov MI Jatim, Baso Juherman, mengungkapkan bahwa para atlet telah menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) sejak September 2025 sebagai bagian dari strategi peningkatan performa.

“Muaythai Jawa Timur sudah sangat siap untuk menghadapi PON Bela Diri. Kami sudah melakukan TC sejak September tahun lalu,” ujar Baso.

Ia menjelaskan, pihaknya telah menerima surat resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terkait cabang olahraga yang dipertandingkan.

Baca Juga: Turnamen Domino Nasional di Surabaya Siap Digelar, 1.000 Peserta Rebut Hadiah Rp200 Juta!

Dalam keputusan terbaru, jadwal PON Bela Diri 2026 mengalami perubahan dari semula Juni menjadi awal Oktober 2026.

Perubahan jadwal tersebut dinilai tidak mengganggu kesiapan tim. Justru, tambahan waktu dinilai menjadi peluang untuk memaksimalkan kualitas latihan dan strategi bertanding.

“Dengan waktu yang lebih panjang, atlet bisa berlatih lebih keras sehingga persiapan semakin matang,” jelasnya.

Namun demikian, terdapat perubahan nomor pertandingan dibandingkan PON sebelumnya di Aceh–Sumatera Utara.

Beberapa nomor andalan Jatim seperti Muay Boran dan Muay Robic, baik putra maupun putri, dipastikan tidak masuk dalam daftar yang dipertandingkan.

Pengprov MI Jatim pun terus melakukan komunikasi dengan Pengurus Besar (PB) Muaythai agar nomor-nomor tersebut dapat kembali diusulkan oleh tuan rumah.

“Kami berharap nomor tersebut tetap bisa dipertandingkan karena atlet sudah berlatih cukup lama,” tambah Baso.

Baca Juga: Sosialisasi Parkir Digital di Jalan Manyar Kertoarjo Surabaya, Pimpinan Gerakan Forjustice Dikeroyok dan Dilempar

Meski ada perubahan, Muaythai Jatim tetap percaya diri dapat menurunkan atlet di seluruh nomor yang tersedia dan bersaing di papan atas klasemen.

Sebagai bagian dari pematangan persiapan, atlet juga akan mengikuti uji tanding melalui kompetisi internal. Salah satunya adalah Liga Muaythai Jawa Timur yang menjadi sarana evaluasi kemampuan atlet.

Liga 2 Muaythai Jatim dijadwalkan berlangsung pada 24–25 April 2026 di Surabaya, setelah sebelumnya Liga 1 sukses digelar.

“Atlet yang mengikuti TC akan turun di Liga 2 untuk mengukur kemampuan mereka,” kata Baso.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong agar kompetisi tersebut dibuka untuk atlet senior dari berbagai daerah.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan persaingan yang lebih kompetitif sekaligus menjadi ajang uji tanding terbuka.

“Kami ingin provinsi lain juga ikut serta sehingga pertandingan semakin berkualitas,” pungkasnya.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#muaythai Jawa Timur #muaythai #Baso Juherman #PON Bela Diri 2026