Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Person of The Year Piala Dunia U-17 Selebriti Sidoarjo Sport Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sosok Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK: Dari Penyanyi Dangdut ke Kursi Bupati Pekalongan

Nurista Purnamasari • 2026-03-03 22:44:53

Sebelum terjun ke dunia politik, Fadia Arafiq sempat mengikuti jejak ayahnya, A Rafiq masuk ke dunia tarik suara.
Sebelum terjun ke dunia politik, Fadia Arafiq sempat mengikuti jejak ayahnya, A Rafiq masuk ke dunia tarik suara.

RADAR SURABAYA - Bagi sebagian orang mungkin tidak familiar dengan nama Fadia Arafiq. Namun belakangan namanya menjadi sorotan publik setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada awal Maret 2026.

Namun bagi generasi yang tumbuh di tahun 2000-an mungkin sempat menyaksikan kepopulerannya saat meniti karir di dunia hiburan.

Di balik kasus hukum yang menjeratnya, sosok Fadia memiliki perjalanan panjang, dari dunia hiburan sebagai penyanyi dangdut populer, hingga akhirnya meniti karier politik dan dipercaya memimpin Kabupaten Pekalongan.

Fadia lahir di Jakarta pada 23 Mei 1978 dengan nama asli Laila Fathiah. Ia merupakan putri dari penyanyi dangdut legendaris A. Rafiq, yang dikenal luas lewat lagu-lagu ikonik di era 1980–1990-an.

Fadia juga kakak dari artis Fairuz A. Rafiq, sekaligus kakak ipar aktor Sonny Septian. Kehidupan keluarga yang dekat dengan dunia hiburan membuatnya akrab dengan panggung sejak muda.

Jejak di Dunia Hiburan

Sebelum terjun ke politik, Fadia dikenal sebagai penyanyi dangdut dengan sejumlah lagu populer. Salah satu yang melejitkan namanya adalah Cik-Cik Bum Bum, yang sempat menjadi hits di awal 2000-an.

Popularitasnya di dunia hiburan membuat Fadia dikenal luas, sekaligus membuka jalan untuk membangun jaringan sosial dan politik.

Karier Politik

Fadia mulai masuk ke dunia politik melalui Partai Golkar. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016, sebelum akhirnya terpilih menjadi Bupati Pekalongan pada 2021.

Kepemimpinannya berlanjut hingga periode kedua pada 2025. Dalam masa jabatannya, ia dikenal aktif mendorong pembangunan daerah, terutama sektor UMKM dan pemberdayaan perempuan.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Maret 2025, Fadia tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp 85,6 miliar, didominasi oleh aset properti berupa tanah dan rumah.

Kekayaan besar ini turut menjadi sorotan publik, terutama setelah ia terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemkab Pekalongan.

Kasus OTT KPK yang menjeratnya kini menjadi ujian besar bagi karier politiknya, sekaligus membuka kembali perhatian publik terhadap sosok yang pernah bersinar di panggung dangdut Indonesia. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#selebriti #Cik Cik Bum Bum #Fadia Arafiq #politik #bupati pekalongan #A Rafiq #Penyanyi Dangdut #ott kpk bupati Pekalongan