Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tangsi Belanda di Siak Runtuh, Belasan Pelajar dan Guru Terluka

Nurista Purnamasari • Minggu, 1 Februari 2026 | 09:57 WIB

 

Bnanguna bersejarah Tangsi Belanda di Siak runtuh dan melukai belasan siswa dan guru yang sedang mengikuti study tour.
Bnanguna bersejarah Tangsi Belanda di Siak runtuh dan melukai belasan siswa dan guru yang sedang mengikuti study tour.

RADAR SURABAYA - Peristiwa mengejutkan terjadi di Kabupaten Siak, Riau, ketika bagian lantai dua bangunan bersejarah Tangsi Belanda runtuh pada Sabtu (31/1) pagi.

Saat kejadian, rombongan pelajar SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam tengah melakukan study tour di lokasi tersebut.

Bupati Siak, Afni Zulkifli, menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Struktur lantai dua bangunan mendadak ambruk ketika para pelajar berada di atasnya. “Peserta dan pendamping terjatuh serta tertimpa material bangunan,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, sebanyak 16 orang menjadi korban, terdiri dari 15 pelajar dan seorang guru pendamping.

Delapan korban langsung ditangani medis dan dirawat di RS Tengku Rafian Siak, sementara satu korban dengan cedera kepala dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru.

“Satu korban dirujuk ke Pekanbaru. Kondisinya stabil, namun perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan semuanya baik-baik saja,” kata Afni.

Bangunan Tangsi Belanda diketahui berusia lebih dari 200 tahun dan merupakan salah satu cagar budaya peninggalan Kerajaan Siak serta kolonial Belanda.  Afni menegaskan bahwa kondisi bangunan tua ini memang membutuhkan perhatian serius.

“Tangsi Belanda merupakan cagar budaya berusia lebih dari dua abad. Sejak awal menjabat, saya sudah meminta dukungan dari Menteri Kebudayaan untuk revitalisasi bangunan bersejarah di Siak,” jelasnya.

Afni berharap pemerintah pusat segera turun tangan untuk membantu pelestarian cagar budaya di Siak.

“Kami sangat bermohon sekali, sekiranya Bapak Menteri Kebudayaan dapat hadir melihat langsung kondisi cagar budaya peninggalan Kerajaan Siak dan Belanda yang berusia ratusan tahun. Revitalisasi sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (dtk/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#siak #tangsi belanda siak #bangunan bersejarah #bangunan runtuh