Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

TNI Bantu Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Prajurit di Terminal Arjosari Malang

Lambertus Hurek • Minggu, 29 Juni 2025 | 00:55 WIB
Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi
Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi

RADAR SURABAYA — Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengecam keras insiden pengeroyokan terhadap seorang prajurit TNI AL yang terjadi di Terminal Arjosari, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (26/6). Tiga pelaku telah ditangkap, sementara lainnya masih dalam pengejaran aparat gabungan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut berawal dari cekcok antara prajurit TNI AL dengan seorang pria yang diduga merupakan juru panggil penumpang (calo) di kawasan terminal.

Perselisihan tersebut kemudian berujung pada pengeroyokan oleh sekelompok orang yang diduga rekan calo tersebut. Akibatnya, korban mengalami luka cukup parah dan harus mendapat perawatan medis.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menyatakan pihaknya akan memberikan dukungan penuh kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus ini.

"TNI akan membantu penuh pihak kepolisian dalam memburu dan menangkap para pelaku. Data para pelaku sudah kita dapatkan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memberantas segala bentuk premanisme yang meresahkan," ujar Kristomei saat memberikan keterangan di Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (28/6).

Ia menegaskan bahwa tindak kekerasan terhadap aparat negara tidak bisa ditoleransi. Semua pelaku akan diproses sesuai hukum agar memberikan efek jera.

"Siapa pun pelakunya, akan diproses secara hukum. Kami menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak takut melaporkan tindakan premanisme. Negara tidak boleh kalah oleh preman," tambahnya.

TNI juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi. Seluruh proses hukum diserahkan kepada kepolisian, sementara TNI berkomitmen untuk terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah-wilayah rawan seperti terminal dan fasilitas umum lainnya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#malang #Tentara dikeroyok preman #pengeroyokan tni #terminal arjosari #Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi #premanisme